News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ayah Eky Makin Disudutkan Usai Pegi Setiawan Bebas, Praktisi Hukum ini Pasang Badan: Iptu Rudiana itu Harusnya Diapresiasi!

Keberadaan ayah Eky, Iptu Rudiana disorot usai Pegi Setiawan tak lagi jadi tersangka, praktisi hukum Pitra Nasution ikut angkat bicara. Berikut artikelnya.
Kamis, 11 Juli 2024 - 07:00 WIB
Ayah Eky Iptu Rudiana dan Praktisi Hukum Pitra Nasution
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Keberadaan ayah Eky, Iptu Rudiana disorot usai Pegi Setiawan tak lagi jadi tersangka, praktisi hukum bernama Pitra Nasution ikut angkat bicara.

Baru-baru ini, Pegi Setiawan dinyatakan tak bersalah atas kasus Vina Cirebon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gugatan praperadilan yang diajukan Pegi Setiawan dalam kasus Vina Cirebon dan Eky pada 2016 dikabulkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri atau PN Bandung, Jawa Barat pada Senin (8/7/2024).

Hakim tunggal Eman Sulaeman menyatakan proses penetapan Pegi Setiawan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat tidak sah dan dibatalkan.

Sering dengan Pegi Setiawan dinyatakan bebas, sosok ayah Eky, Iptu Rudiana didesak untuk muncul ke hadapan publik.

Salah satunya, mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol (Purn) Susno Duadji mendesak Iptu Rudiana untuk memberikan penjelasan terkait kasus kematian Vina Cirebon.

Kini, rekam jejak ayah Eky Iptu Rudiana dalam kasus Vina Cirebon kembali disorot. Seorang praktisi hukum, Pitra Nasution ikut angkat bicara. Seperti apa? Simak artikel selengkapnya berikut ini.


Ayah Eky Iptu Rudiana dalam kasus Vina Cirebon. Sumber: kolase tvOnenews

Kasus Vina Cirebon mendapat atensi besar dari masyarakat.

Peristiwa naas yang menimpa Vina dan kekasihnya, Eky terjadi di Cirebon pada 2016. 

Awalnya, Vina dan Eky disebut sebagai korban laka lantas. 

Jenazah kedua korban ditemukan pada Minggu, 26 Agustus 2016 di Jembatan Layang Talun, Cirebon, Jawa Barat. 

Namun dari hasil penyelidikan selanjutnya, kedua korban disebut sebagai korban pembunuhan geng motor. 

Terbaru, praktisi hukum bernama Pitra Nasution ikut menyoroti kasus Vina Cirebon.

Hal Ini terungkap ketika Pitra Nasution hadir menjadi salah satu bintang tamu dałam acara Catatan Demokrasi tvOne.

Pitra menyebut bahwa ayah Eky Iptu Rudiana sampai saat ini masih sangat terpukul kehilangan anaknya Muhammad Rizky alias Eky.

“Saya melihat keluarga Eky menyedihkan sekali. Sampai saat ini masih terpuruk kehilangan putra kebanggaannya,” ujar Praktisi Hukum Pitra Nasution dałam acara Catatan Demokrasi tvOne.

Di tengah ramainya kabar Pegi Setiawan dinyatakan bebas, Pitra menyebut bahwa ada sosok penting yang seharusnya patut diapresiasi.

Sosok tersebut merupakan ayah Eky, Iptu Rudiana yang kini menjabat sebagai Kapolsek Kapetakan Polres Cirebon Kota, Jawa Barat.

“Saya kira bapak Iptu Rudiana perlu juga diberikan apresiasi oleh Kapolri dan Kapolda karena dengan gigih mengungkap tabir yang semula (kasus Vina) itu lakalantas menjadi pembunuhan yang menewaskan dua manusia,” sambungnya.

Banyak yang menilai bahwa Ayah Eky Iptu Rudiana seolah lebih banyak bungkam atas kasus ini.

Dengan tegas, Pitra Nasution membela Iptu Rudiana. 

Dia mengatakan apabila Iptu Rudiana hanya diam selama ini, kasus kematian Vina Cirebon akan berakhir sebagai korban lakalantas.

“Apabila dahulunya didiamkan oleh keluarga ayah Eky, Rudiana diam terkait permasalah tersebut, maka kasus tersebut akan tutup dengan masalah lakalantas," ujarnya.

Kasus Vina memasuki babak baru, Pegi Setiawan tak lagi jadi tersangka.

Namun ayah Eky Iptu Rudiana belum juga angkat bicara di hadapan publik.

Pitra Nasution mengungkapkan kondisi Rudiana saat ini. Dia menyebut bahwa Rudiana meminta untuk memperjuangkan hak mendiang putra tercintanya.

“Belum muncul (ke publik), Rudiana bilang ‘Bang tolong perjuangkan almarhum, saya bersama istri dan anak-anak saya terpukul dengan beliau’,” ujar Pitra meniru ucapan ayah Eky Iptu Rudiana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan suara lantang, Pitra menyebut bahwa tujuannya memberi tahu ke publik agar mendiang Eky tentang di alam sana.

“Saya tidak ada kepentingan di sini. Silahkan netizen menghujat saya. Tapi tujuan saya mulia membantu saudara saya Rudiana agar terbalaskan, agar almarhum tenang di alam sana.” tutur praktisi hukum Pitra Nasution yang bela ayah Eky, Iptu Rudiana di kasus Vina Cirebon. (hnf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Hari Ini 13 Agustus 2026 Rp2.700.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 13 Agustus 2026 Rp2.700.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 13 Agustus 2026 yang dipantau dari laman Logam Mulia Rp2.700.000 per gram.
Herry Alamsjah dan Gubernur Lampung Resmikan Rumah Sakit Alamsjah Ratuperwiranegara di Lampung

Herry Alamsjah dan Gubernur Lampung Resmikan Rumah Sakit Alamsjah Ratuperwiranegara di Lampung

Suasana penuh khidmat, rasa hormat, dan kehangatan kekeluargaan mewarnai perhelatan silaturahmi serta penguatan komitmen pelayanan masyarakat yang berlangsung di Rumah Sakit Alamsjah Ratu Perwiranegara.
Hasil Ekshumasi Sutrimo, Tim Forensik Blak-blakan Soal Indikasi Kekerasan

Hasil Ekshumasi Sutrimo, Tim Forensik Blak-blakan Soal Indikasi Kekerasan

Ketua Tim Dokter Forensik, Ahmad Yudianto, mengatakan Sutrimo merupakan laki-laki berusia 40 tahun dengan panjang badan 166 sentimeter.
Belum juga Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Striker Berdarah Depok Masuk Best XI Kasta Kedua Liga Belanda

Belum juga Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Striker Berdarah Depok Masuk Best XI Kasta Kedua Liga Belanda

Striker keturunan Depok yang belum dinaturalisasi Timnas Indonesia Dean Zandbergen masuk ke dalam Best XI pekan pertama Eerste Divisie, kasta kedua liga Belanda
Resmi! Ini Daftar Lengkap Peserta FIVB Club World Championship 2026: Ada Jakarta Bhayangkara Presisi

Resmi! Ini Daftar Lengkap Peserta FIVB Club World Championship 2026: Ada Jakarta Bhayangkara Presisi

Delapan klub dari berbagai penjuru dunia akan menjadi peserta di ajang FIVB Club World Championship 2026. Salah satunya ada tim voli putra Jakarta Bhayangkara Presisi yang akan menjadi perwakilan Asia.
Bayar Sebelum 30 September, PBB-P2 Tahun 2026 Otomatis Dipotong 5%

Bayar Sebelum 30 September, PBB-P2 Tahun 2026 Otomatis Dipotong 5%

Bapenda DKI Jakarta berlakukan keringanan pembayaran mulai 1 Agustus hingga 30 September 2026, bertepatan dengan batas akhir pembayaran PBB-P2 tahun pajak 2026.

Trending

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Iran siap menghadapi konflik berkepanjangan dengan Amerika Serikat demi menjamin kondisi keamanan sepenuhnya.
Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi menunjuk Xavi Hernandez sebagai pelatih baru Timnas Belanda. Sang mantan pelatih Barcelona mengambil alih tugas Ronald Koeman.
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Gadis baju putih bukan yang pertama, pria bertopi ini ternyata yang memulai sayembara hafalan ayat Al-Qur'an dengan sebotol miras yang diawali surat Al-Ikhlas.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT