News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Terima Pernyataan Dede soal Diminta Beri Kesaksian Palsu, Iptu Rudiana Layangkan Somasi, Dedi Mulyadi Ikut Kena!

Kuasa hukum Iptu Rudiana memberikan somasi terbuka atas pernyataan Dede dan Dedi Mulyadi, keduanya dia anggap menyebarkan berita bohong dan fitnah. Seperti apa?
Senin, 22 Juli 2024 - 16:55 WIB
Iptu Rudiana, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Kasus Vina Cirebon nampak semakin pelik usai saksi Dede Riswanto menemui Dedi Mulyadi dan mengaku dipaksa membuat kebohongan oleh Iptu Rudiana.

Berbincang dengan Dedi Mulyadi, Dede sebagai saksi kunci di kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon mengungkap pernyataan yang cukup mengejutkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dede secara berani mengaku bahwa ia dipaksa untuk membohongi penyidik soal penjelasan tentang kronologi sebelum Vina dan Eky tewas.

Dede mengaku dapat desakan dari dua orang yang tak lain adalah Iptu Rudiana dan Aep.

Menurut pernyataan Dede, tahun 2016 silam ia diminta untuk memberi pernyataan bohong soal kejadian pengejaran Vina dan Eky dari sekelompok geng motor.

Mulanya, Dedi Mulyadi memastikan apakah Dede tahu bahwa ada kecelakaan yang menewaskan Vina dan Eky.

“Kamu tahu ada peristiwa Eky dan Vina meninggal di jembatan?” tanya Dedi Mulyadi.

“Nggak tahu sebelumnya,” jawab Dede.

Ia menyebut baru tahu ada penemuan dua orang tewas di jembatan dua hari setelah kejadian.

Mulanya ia mendengar dari banyak orang bahwa ada kecelakaan yang menewaskan dua orang. 

Kemudian, Dede diajak menjadi saksi BAP oleh Aep usai para terpidana saat ini ditangkap polisi.

Dede mulanya mengaku bingung saat diminta menjadi saksi, namun ia tidak bisa berbuat apa-apa karena sudah ada di kantor polisi.

“Saya bingung, saya bilang ‘Aep apa ini nggak keberatan?’, kata dia ‘Yaudah ikutin aja’. Sebenarnya saya nggak mau jadi saksi, saya mau keluar dari situ cuma saya udah di dalam saya bisa apa?” kata Dede.

Dede mengaku menyesal karena sudah membuat laporan palsu. Ia juga menyebut tidak mendapat upah dari pernyataanya.

Dedi Mulyadi lantas kembali bertanya kepada Dede untuk memastikan apakah pernyataannya kepada penyidik adalah kebohongan.

"Kamu bohong di depan penyidik?" tanya Dedi Mulyadi. "Bohong pak," jawab Dede.

"Kenapa kamu bohong depan penyidik?" tanya Dedi. "Karena saya disuruh pak sama Aep dan Iptu Rudiana," jawabnya.

Lantaran Dede sudah berani jujur, ia menyarankan agar Aep muncul lalu mengatakan kejadian dengan sebenar-benarnya soal kematian Vina.

"Lebih baik bagi Aep untuk berbicara jujur daripada kita berbohong dan merusak nama baik kita di masa depan," ujar Dede menyampaikan pesan kepada Aep.

"Jika kita terus berbohong, akan ada beban berat yang mengganggu hidup kita, juga akan memberikan penderitaan kepada keluarga kita," imbuhnya.

Pernyataan Dede ini langsung ditanggapi oleh kuasa hukum Iptu Rudiana saat konferensi pers.

Pitra Romadoni tegas membantah pernyataan Dede soal pernyataan di BAP yang telah dirancang Iptu Rudiana.

Terkait dengan tudingan bahwa Rudiana menyuruh Dede merekayasa keterangan agar sesuai permintaan, itu adalah fitnah dan pencemaran nama baik.

Oleh karena itu, kuasa hukum Rudiana memberikan ultimatum dengan somasi terbuka kepada Dede hingga Dedi Mulyadi.

“Karena memang ini sudah viral dan sudah membuat fitnah di tengah-tengah masyarakat, maka perhari ini resmi kami somasi terbuka saudara Dede,” kata Pitra Romadoni.

“Kedua kami juga melakukan somasi terhadap Dedi Mulyadi karena telah membuat video dan menyebarkan berita bohong ataupun fitnah dan mendistribusikan terkait muatan yang mencemarkan nama baik,” sambungnya.

Somasi ini dilayangkan selama 3x24 jam, jika Dede dan Dedi Mulyadi tidak meminta maaf atas masalah yang terjadi, kuasa hukum akan melaporkannya.

“Apabila dalam 3x24 jam tidak meminta maaf kepada Iptu Rudiana beserta keluarga dan masyarakat melalui media pers yang ia beritakan, maka dengan tegas kami akan melakukan tindakan hukum,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pitra Romadoni mengungkap bahwa perbuatan yang dilakukan Dede dan Dedi Mulyadi di media sosial sudah merugikan Iptu Rudiana.

Pitra juga menyebut mereka bisa dijerat dengan dugaan penyebaran fitnah, mencemarkan nama baik, dan berita bohong. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Haji 2026: Di Kabupaten Ini Hanya Dua Orang yang Berangkat Ibadah Haji

Update Haji 2026: Di Kabupaten Ini Hanya Dua Orang yang Berangkat Ibadah Haji

Keberangkatan haji dua orang tersebut merupakan akhir dari kesabaran mereka menanti antrean selama 12 tahun sejak mendaftar pada 2014 silam.
KDM Minta Rektor Berkumpul, Rumuskan Konsep 'Kota Pelajar Jatinangor' Terpadu

KDM Minta Rektor Berkumpul, Rumuskan Konsep 'Kota Pelajar Jatinangor' Terpadu

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) meminta para rektor berkumpul dan merumuskan konsep 'Kota Pelajar Jatinangor' terpadu.
Gubernur Banten Tabuh Genderang Perang Lawan Calo Tenaga Kerja Lewat Desk Khusus

Gubernur Banten Tabuh Genderang Perang Lawan Calo Tenaga Kerja Lewat Desk Khusus

Upaya pemberantasan mafia percaloan dan pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen tenaga kerja di Provinsi Banten memasuki babak baru. 
Update Pasca Tragedi Kereta Bekasi Timur: 81 Penumpang Sudah Pulang, Dirut KAI Fokus Perkuat Keselamatan

Update Pasca Tragedi Kereta Bekasi Timur: 81 Penumpang Sudah Pulang, Dirut KAI Fokus Perkuat Keselamatan

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, terjun langsung untuk memastikan penanganan menyeluruh pasca-insiden di Bekasi Timur. 
Momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Jurnalis Bersih-bersih TMP Kalibata

Momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Jurnalis Bersih-bersih TMP Kalibata

Berbagai cara dilakukan insan media dalam momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026.
Terpopuler Trend: Rencana Pratama Arhan Setelah Jadi Sarjana, hingga Aksi Tegas Dedi Mulyadi Temui Truk 42 Ton

Terpopuler Trend: Rencana Pratama Arhan Setelah Jadi Sarjana, hingga Aksi Tegas Dedi Mulyadi Temui Truk 42 Ton

mantan pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan ungkap rencananya setelah jadi Sarjana. Aksi tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi setelah menemui truk 42 ton

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga dr Myta Aprilia Azmy, seorang dokter yang meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD K.H. Daud Arif, Jambi
Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyiapkan skema pembinaan khusus bagi kelompok pengacau keamanan yang terlibat ricuh di Dago Bandung beberapa waktu lalu. 
Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan baru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), siapkan Jatinangor jadi 'Kota Pelajar', sebuah kawasan pendidikan terpadu.
Momen Libur Hari Buruh 2026: 99 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama

Momen Libur Hari Buruh 2026: 99 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama

Arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek mengalami peningkatan signifikan selama periode libur panjang Hari Buruh Internasional 2026. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT