GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernyataan Berani Kakak Vina Cirebon Soal Sidang PK Saka Tatal, Blak-blakan Singgung Kejanggalan Ini, Katanya...

Kakak Vina Cirebon, Marliyana blak-blakan memberikan pesan menohok soal Saka Tatal mengajukan Peninjauan Kembali (PK). Seperti apa? Simak artikelnya berikut
Jumat, 26 Juli 2024 - 17:15 WIB
Pesan menohok Kakak Vina soal sidang PK Saka Tatal
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Kakak Vina Cirebon, Marliyana blak-blakan memberikan pesan menohok soal Saka Tatal mengajukan Peninjauan Kembali (PK).

Tim kuasa hukum Saka Tatal mengajukan PK untuk mengembalikan nama baiknya, karena merasa tidak pernah melakukan perbuatan pidana dalam kasus Vina Cirebon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, seperti apa tanggapan kakak Vina Cirebon, Marliyana soal sidang PK Saka Tatal? Simak artikel selengkapnya berikut ini.


Marliyana, kakak Vina Cirebon. Sumber: Tim tvOne/Azizi Erfan

Kasus Vina Cirebon seolah tak kunjung usai, bahkan kini semakin memanas.

Kilas balik kasus Vina Cirebon dan Eky pada 2016, keduanya merupakan korban pembunuhan di Kecamatan Talun, 

Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Awalnya, kasus yang menyeret Vina dan Eky merupakan korban tewas karena kecelakaan lalu lintas. 

Namun, hasil penyelidikan selanjutnya membuktikan bahwa Vina dan Eky tewas karena dibunuh.

Terbaru, Saka Tatal saat ini tengah menjalani sidang Peninjauan Kembali (PK).

Saka Tatal merupakan salah satu dari delapan tersangka yang ditangkap dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon.

Tujuh terdakwa divonis penjara seumur hidup, yaitu Jaya, Supriyanto, Eka Sandi, Hadi Saputra, Eko Ramadhani, Sudirman dan Rivaldi Aditya Wardana. 

Saat kisah tragis itu terjadi, Saka Tatal satu-satunya tersangka yang masih di bawah umur.  Hal ini membuatnya divonis penjara selama 8 tahun. 

Saka Tatal kemudian mendapat remisi dan keringan lainnya, sehingga dia hanya menjalani hukuman penjara hanya sekitar 4 tahun.

Dalam sidang PK di PN Cirebon, Saka Tatal memohon agar nama baiknya dipulihkan.

Dalam wawancara terbaru bersama tim tvOne, kakak Vina Marliyana ikut menanggapi soal sidang PK Saka Tatal.

Sebagaimana diketahui, tim kuasa hukum Saka Tatal mengatakan bahwa Vina dan Eky pada 2016 itu tidak dibunuh, melainkan kecelakaan motor.

Pihak Saka Tatal mengajukan sejumlah novum atau bukti baru dalam sidang PK.

Tak terima, keluarga Vina tetap meyakini bahwa kematian Vina dan Eky adalah akibat pembunuhan. 

"Keyakinan keluarga tetap ini kasus pembunuhan bukan kecelakaan," ujar Marliyana.

Terkait kesimpulan kecelakaan dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky pada sidang PK Saka Tatal, dia serahkan kepada pihak hukum. 

"Soal itu saya serahkan ke polisi dan pengadilan. Saya menghormati setiap proses hukum tapi kami yakini dari keluarga ya tetep ini pembunuhan," kata Marliyana.

Kemudian, Marliyana mengatakan dirinya yakin bahwa sang adik meninggal dunia lantaran dibunuh bukan karena kecelakaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan tanpa alasan, Marliyana menyebut bahwa banyaknya kondisi luka tak wajar pada tubuh adiknya membuktikan bahwa Vina meninggal karena dibunuh.

"Dari luka-luka yang adik saya alami itu jauh dari kata kecelakaan,” ujar Marliyana, kakak Vina Cirebon. (hnf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK dan Ombudsman RI Lakukan Pertemuan, Bahas Pencegahan Kasus Suap dan Gratifikasi Melalui Peningkatan Layanan Publik

KPK dan Ombudsman RI Lakukan Pertemuan, Bahas Pencegahan Kasus Suap dan Gratifikasi Melalui Peningkatan Layanan Publik

Wakil Ketua Ombudsman RI, Rahmadi Indra mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (12/6/2026).
Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Rasa takut ke dokter gigi, antrean panjang, hingga kekhawatiran soal biaya menjadi alasan klasik yang membuat banyak orang menunda perawatan. Fenomena ini sebenarnya bukan
Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seorang pasien berinisial Y diduga menjadi korban malpraktik di sebuah rumah sakit swasta, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan.
Santriwati Korban Kiai Ashari Beri Pengakuan Lengkap: dari Suasana di Ponpes Pati hingga Jadi Target Siasat Pencabulan

Santriwati Korban Kiai Ashari Beri Pengakuan Lengkap: dari Suasana di Ponpes Pati hingga Jadi Target Siasat Pencabulan

Seorang santriwati memberi pengakuan lengkap menjadi korban kasus pencabulan AS (51) alias Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati.
Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Jepang Geger: Undian yang Sulit

Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Jepang Geger: Undian yang Sulit

Media Jepang heran kok bisa tim Samurai Biru untuk ketiga kalinya dalam empat tahun kembali dihadapkan dengan Timnas Indonesia. Kini di grup F Piala Asia 2027.
Bareskrim Polri Ambil Alih Penanganan Kasus Sindikat Bandar Narkoba Ishak, Usut Keterlibatan Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat

Bareskrim Polri Ambil Alih Penanganan Kasus Sindikat Bandar Narkoba Ishak, Usut Keterlibatan Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat

Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengambil alih penanganan kasus narkoba sindikat Kutai Barat yang melibatkan bandar narkoba Ishak dkk.

Trending

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT