Pantas Timnas Indonesia Menang, Dari Awal Indra Sjafri Patahkan Taktik Thailand dengan Cara Begini, Ternyata...
- Kolase tvOnenews / PSSI
Namun hal yang menjadi persoalan adalah serangan balik yang dilakukan oleh Indonesia itu tidak begitu presisi.
"Tetapi secara defensif itu sangat amat rapi, 5-4-1 yang dibentuk oleh Coach Indra Sjafri. Bayangkan saja berkali-kali coba di-repetisi diulang-ulangi oleh Thailand lewat sektor tengah," tuturnya.
![]()
Pemain Thailand berani bermain di ruang sempit dan mencoba menciptakan kombinasi.
Di mana hal itu diakui oleh Tommy Desky, karena Thailand menyerang dari sisi kiri dan kanan secara berulang.
"Kita lihat kenyataan di lapangan, Indonesia bisa mematahkan hal tersebut," jelasnya.
Hal yang menjadi catatan juga, ketika timnas Indonesia mampu mematahkan serangan dari Thailand yang berujung turnover ataupun counter yang dimiliki oleh skuad Garuda. Tetapi hal itu tak begitu bisa dioptimalkan.
"Bola berhasil dipatahkan, langsung buang, berhasil patahkan langsung kehilangan bola, atau pun bola itu balik lagi ke timnas Thailand," bebernya.
Menurutnya apa yang dilakukan oleh Indra Sjafri dalam hal ini menunjukkan adaptif permainan.
"Babak kedua bermain defence counter, tentu itu pun melihat situasional yang terjadi di atas lapangan," jelas dia.
"Akhirnya sepanjang 90 menit Indonesia mampu menahan atau pun menyulitkan Thailand untuk menciptakan sebuah gol," paparnya.
Di sisi lain, pengamat sepak bola yang kerap mengulas taktik dari setiap tim ini mengakui sisi pola permainan yang ditunjukkan oleh Thailand.
"Bicara soal tactical, kita harus fair apa yang ditampilkan oleh Thailand luar biasa, permainan mereka lebih baik dari Indonesia, jujur-jujuran," ujarnya.
![]()
Indra Sjafri dan Jens Raven.Â
"Tetapi defensif yang dimiliki oleh Indonesia lebih baik, lebih terukur ketimbang Thailand," ungkap Tommy Desky.
Dia menyebut bahwa tim Thailand banyak bolong dari sisi pertahanan dengan menggunakan pola 5-4-1.
Namun sayangnya, timnas Indonesia tidak mampu secara prima lewat situasi open play, penjaga gawang, lini belakang, lini tengah sampai lini depan untuk menciptakan atau pun mengkonversikan sebuah gol.
Adapun gol diciptakan oleh Jens Raven datang dari bola mati atau tendangan pojok.
Menurut pengamat, apa yang dilakukan oleh Indra Sjafri selama turnamen Piala AFF U-19 berlangsung.
Load more