News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merasa Tidak Khusyuk, Bolehkah Mengulang Shalat? Ternyata Kata Ustaz Adi Hidayat Hukumnya Itu...

Bolehkah mengulang shalat hanya karena merasa tidak khusyuk? Misalnya ketika shalat banyak pikiran sampai tak khusyuk, Ustaz Adi Hidayat jelaskan hukumnya.
Senin, 5 Agustus 2024 - 14:16 WIB
Ustaz Adi Hidayat, hukum mengulang shalat
Sumber :
  • youtube

tvOnenews.com - Apa hukumnya mengulang shalat karena merasa tidak khusyuk dalam pelaksanaannya?

Misalnya saat sedang shalat dzuhur, kemudian merasa selama mengerjakan shalat tersebut pikiran ke mana-mana dan tak khusyuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas setelah salam, langsung mengulang kembali shalat dzuhur.

Atau diulang setelah menunggu beberapa saat ketika keadaan sudah mulai kondusif kembali untuk shalat.

Bagaimana hukumnya?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Ustaz Adi Hidayat, berikut penjelasan tentang hukum mengulang shalat dengan alasan tidak khusyuk.

Selain karena merasa kurang khusyuk, ada banyak kekhawatiran lain yang bisa terjadi seputar shalat.

Misalnya, merasa saat shalat seperti keluar angin kentut.

Atau merasa ada najis yang menempel di pakaian selama shalat tadi.

Lantas bagaimana hukumnya yang demikian itu?

Biarkan shalat terlanjur dilaksanakan walaupun tak khusyuk atau wajib mengulang?

Perkara shalat memang tidak boleh dianggap remeh, terutama jika hukumnya wajib.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, boleh-boleh saja jika ingin mengulan shalat fardhu jika sebelumnya dirasa kurang khusyuk selama masih berada di waktunya.

Misalnya, mengulang shalat maghrib di waktu maghrib.

"Diperkenankan, boleh-boleh saja, sepanjang masih berada di waktunya," terang Ustaz Adi Hidayat.

Terutama jika memang diduga ada hal-hal yang sifatnya membatalkan, seperti terdapat najis di pakaian atau keluar hadas.

"Atau misalnya ada yang membatalkan yang sifatnya memang harus diulang," kata Ustaz Adi Hidayat.

Kemudian Ustaz Adi Hidayat menerangkan bahwa di dalam madzhab Syafi'i ada juga tuntunannya.

"Contoh kasus pertama, dalam madzhab Syafi'i itu seperti taqrib dalam waktu shalat, jadi di dalam perjalanan kita enggak bisa memastikan pakaian kita itu bersih atau kotor, sudah masuk waktunya," terang Ustaz Adi Hidayat.

"Namun diduga kalau sudah sampai ke tujuan bisa terlambat atau bahkan terlewat dugaan kita, nah itu ada yang dikenal dengan yang memuliakan atau segera menjemput waktu shalat," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Shalat tersebut tetap dikerjakan di tengah perjalanan namun ketika sudah sampai diulang kembali shalatnya.

"Maka ditunaikan pada saat itu dengan keyakinan yang baik, yang bersih, lantas kemudian ketika sampai di tujuan, dia bisa mengulang," kata Ustaz Adi Hidayat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemeriksaan Maraton, KPK Mintai Keterangan 9 Biro Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Pemeriksaan Maraton, KPK Mintai Keterangan 9 Biro Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sembilan saksi dari biro travel atau agen perjalanan haji terkait dengan dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
‎Ini Hasil Autopsi Siswa SMP di Sragen yang Meningga Usai Berkelahi dengan Teman

‎Ini Hasil Autopsi Siswa SMP di Sragen yang Meningga Usai Berkelahi dengan Teman

Siswa SMP yang meninggal dunia usai berkelahi dengan rekannya di sekolah karena patah tulang tengkorak.
Ingat Ahmad Husein? Pemuda yang Berkhianat ke Bupati Pati Sudewo, Kini Kalah Tinju oleh Jagoan Purwodadi: sampai Ditandu

Ingat Ahmad Husein? Pemuda yang Berkhianat ke Bupati Pati Sudewo, Kini Kalah Tinju oleh Jagoan Purwodadi: sampai Ditandu

Ahmad Husein Hafid alias Husein Pati, aktivis demo besar yang damai dengan Bupati Pati, Sudewo dipasang oksigen usai kalah tinju dengan jagoan Purwodadi viral.
Pemuda Lecehkan Gadis Bawah Umur di Pantai Caringin Garut, Modus Ajak ke Semak-Semak dengan Alasan Berteduh

Pemuda Lecehkan Gadis Bawah Umur di Pantai Caringin Garut, Modus Ajak ke Semak-Semak dengan Alasan Berteduh

Seorang laki-laki berinisial A (20) ditangkap karena diduga melakukan kekerasan seksual kepada gadis bawah umur (15) di Pantai Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Respons Tegas Gibran soal Usulan Kenaikan Harga BBM dari Jusuf Kalla: Pemerintah Pilih Jaga Stabilitas dan Lindungi Rakyat

Respons Tegas Gibran soal Usulan Kenaikan Harga BBM dari Jusuf Kalla: Pemerintah Pilih Jaga Stabilitas dan Lindungi Rakyat

Gibran tanggapi usulan Jusuf Kalla soal kenaikan BBM. Pemerintah tegaskan harga subsidi tetap dijaga demi lindungi masyarakat kecil.
Ajukan 150 Ribu Peserta Magang 2026, Menaker Tunggu Anggaran

Ajukan 150 Ribu Peserta Magang 2026, Menaker Tunggu Anggaran

Kementerian Ketenagakerjaan RI mengusulkan lonjakan besar program magang nasional pada 2026. Target peserta diajukan mencapai 150 ribu orang.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT