Lucky Hakim Blak-blakan Ungkap Mengapa Banyak Janda Muda di Indramayu, Tak Disangka: Awalnya Pacaran, Sengaja Melakukan...
- YouTube Macan Idealis / istockphoto
Banyak warga Indramayu, terutama perempuan muda, yang memilih bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri atau di kota-kota besar seperti Jakarta.
Tren ini dipicu oleh keinginan untuk meningkatkan taraf hidup, meskipun sering kali harus mengorbankan keluarga.
Mantan Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim berani jujur mengapa banyak janda muda di Indramayu. Sumber: YouTube Macan Idealis
"Banyak warga Indramayu yang merantau untuk bekerja di luar negeri atau di Jakarta. Ini menjadi tren yang masif," jelas Lucky.
Sayangnya, fenomena ini juga berdampak pada meningkatnya angka pernikahan dini. Banyak anak perempuan yang sengaja menikah di usia muda untuk terbebas dari tanggungan orang tua.Â
Bahkan, beberapa di antaranya melakukan hubungan di luar nikah agar mendapat dispensasi menikah secara hukum.Â
Setelah menikah dan memiliki anak, mereka sering kali meninggalkan anak-anak mereka kepada orang tua untuk kemudian bekerja di luar negeri atau di kota besar.
"Banyak pernikahan usia dini yang dimulai dari pacaran dan hubungan di luar nikah agar bisa hamil dan mendapat dispensasi menikah. Setelah menikah, anaknya dititipkan kepada orang tua, sementara mereka pergi bekerja ke luar negeri atau ke kota besar," tambah Lucky.
"Bekerja di luar negeri, di luar kota nggak boleh karena masih di bawah umur. Jadi sengaja melakukan hubungan dengan pacarnya agar hamil dan bisa menikah. Setelah menikah dan punya anak, anaknya dititipkan ke orang tuanya, dianya pergi ke luar negeri, ke luar kota. Bisa kerja," sambungnya.Â
Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Agama, penyebab tingginya angka perceraian di Indramayu terkait erat dengan kondisi sosial-ekonomi yang kurang menguntungkan.Â
Faktor utama yang diidentifikasi adalah kemiskinan, rendahnya tingkat pendidikan, dan kurangnya kesempatan kerja lokal.Â
Selain itu, pernikahan dini yang marak juga berkontribusi terhadap tingginya angka perceraian.Â
Pemerintah setempat mencatat bahwa banyak pernikahan di Indramayu dilakukan tanpa kesiapan mental dan finansial, yang pada akhirnya berujung pada perceraian.
Load more