News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Biodata Profil Lengkap Maarten Paes, Kiper Timnas Indonesia yang Memikat Publik Lewat Aksi Gemilangnya Kontra Arab Saudi

Berhasil gagalkan tendangan penalti dari pemain Arab Saudi, nama Maarten Paes kian mencuri perhatian publik karena performa mengagumkannya dalam menjaga gawang.
Senin, 9 September 2024 - 21:13 WIB
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes
Sumber :
  • Instagram - Timnas Indonesia

tvOnenews.com - Maarten Paes merupakan kiper Timnas Indonesia pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Namanya kian banyak diperbincangkan pasca penampilan gemilangnya menjaga pertahanan Timnas dari serangan lawan kontra Arab Saudi pada, Jumat (6/9/2024). Bertandang di King Abdullah Sport City, Timnas Indonesia menahan imbang sang tuan rumah dengan skor 1 - 1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasukan Shin Tae-yong itu unggul terlebih dahulu lewat gol yang dicetak oleh Ragnar Oratmangoen di menit 19, dan Arab Saudi oleh Musah Fahz Aljuwayr pada pertambahan waktu di babak pertama (45+3).

Meskipun sempat kebobolan, tapi Maarten Paes berhasil menahan skor hingga peluit akhir dibunyikan. 

Lantas, seperti apakah sosok Maarten Paes dan bagaimana perjalanan karier sepakbolanya? Simak pemaparannya berikut.

Perjalanan karier Maarten Paes sebelum bergabung dengan timnas Indonesia dan berhasil menghalau tendangan penalti dari Arab Saudi

Maarten Paes, lahir di Nijmegen, Belanda pada 14 Mei 1998 (usia 26) adalah pesepakbola yang memiliki keturunan Indonesia dari nenek moyangnya yang merupakan blijvers. Sehingga, ia bisa bermain di Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.

Sebelum membela timnas Indonesia, perjalanan karier Paes sebagai penjaga gawang dimulai sejak ia berusia 12 tahun melalui akademi NEC Nijmegen, salah satu klub sepakbola profesional di Belanda.

Lewat akademi ini, bakat Paes sebagai kiper mulai terlihat dan berkembang pesat dalam beberapa tahun. 

Kemudian, Paes memulai debut profesionalnya dengan Eerste Divisie di liga sepakbola tingkat dua di Belanda. Penampilan gemilang terus Paes tunjukan di tim ini hingga pada tahun 2019, dia pindah ke FC Utrecht, salah satu klub yang bermain di Eredivisie, liga tertinggi Belanda.

Selama menjadi penjaga gawang utama di FC Utrecht, Paes dikenal karena punya reflek cepat, kemampuan membaca permainan, hingga keberanian mengamankan bola dari penalti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lewat kemampuannya tersebut Paes dan tim berhasil membawa FC Utrecht ke beberapa posisi klasesmen baik, termasuk finis di zonan kualifikasi Eropa.

Sebelum resmi dinaturalisasi dan bergabung dengan timnas Indonesia, sebelumnya Paes juga pernah menjadi timnas U-21 yang membela Belanda dan berpartisipasi dalam berbagai pertandingan internasional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Campak, Dinkes Ungkap Ratusan Kasus Ditemukan di Subang

Waspada Campak, Dinkes Ungkap Ratusan Kasus Ditemukan di Subang

Ratusan kasus campak tercatat ditemukan di Subang, Jawa Barat terhitung sejak tahun 2025 hingga Maret 2026 berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.
Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri dan Anak, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri dan Anak, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Usai kasus pengejaran polisi lalu lintas yang berakibat tewasnya seorang pengendara setelah menabrak tiang listrik, kini Polres Pacitan kembali jadi sorotan.
DPR Ungkap Tantangan Investasi Jumbo Jepang ke RI, Sebut Komitmen Rp384 Triliun Bukan Basa-Basi

DPR Ungkap Tantangan Investasi Jumbo Jepang ke RI, Sebut Komitmen Rp384 Triliun Bukan Basa-Basi

Komitmen investasi Jepang ke Indonesia yang mencapai 22,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp384 triliun disebut bukan basa-basi diplomasi atau formalitas kunjungan Presiden saja.
Dedi Mulyadi Blak-blakan soal WFH ASN, Tegaskan Dampaknya bagi Jawa Barat

Dedi Mulyadi Blak-blakan soal WFH ASN, Tegaskan Dampaknya bagi Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi blak-blakan menanggapi soal kebijakan WFH bagi ASN, jelaskan secara detail dampaknya bagi Jawa Barat.
Pemilik Hajat di Purwakarta Dikeroyok Preman hingga Tewas, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak

Pemilik Hajat di Purwakarta Dikeroyok Preman hingga Tewas, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak

Warga mendesak agar Gubenernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengusut tentang insiden pengeroyokan pemilik hajat oleh sekelompok preman di Purwakarta. Seperti apa?
Masih Terpuruk di Tiga Balapan Awal, Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Masih Terpuruk di Tiga Balapan Awal, Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Fabio Quartararo terpuruk di peringkat ke-17 di klasemen sementara MotoGP 2026 dengan mengoleksi enam poin

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT