News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nikita Mirzani Sampai Naik Pitam, Padahal Sudah Mau Diorbitkan jadi Duet dengan Anang Hermansyah, Semua Buyar, Gara-gara Artis ini: Gue Merasa Dijatuhin Banget...

Nikita Mirzani pernah ditawari duet dan membuat ulang lagu "Rembulan," salah satu hit besar Anang Hermansyah. Namun tiba-tiba Syahrini muncul dan semuanya hancur
Kamis, 19 September 2024 - 20:11 WIB
Nikita Mirzani Sampai Naik Pitam, Padahal Sudah Mau Diorbitkan jadi Duet dengan Anang Hermansyah, Semua Buyar, Gara-gara Artis ini: Gue Merasa Dijatuhin Banget...
Sumber :
  • youTube Hotman Paris

"Di satu sisi gue pengen banget bikin bangga nyokap, di sisi lain gue harus ada buat dia di rumah sakit," kata Nikita dengan penuh perasaan.

Rasa kecewa dan ketegangan ini tampaknya semakin memperburuk hubungan antara Nikita dan Syahrini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persaingan yang awalnya mungkin hanya soal pekerjaan, berkembang menjadi konflik pribadi yang melibatkan keluarga. 

Bahkan, Nikita sempat terlibat pertengkaran sengit dengan Aisyahrani, adik Syahrini, di media sosial. 

Perseteruan ini semakin menegaskan bahwa konflik di antara mereka begitu mendalam dan sulit diselesaikan.

Dalam sebuah kesempatan, Nikita mengungkapkan bahwa setelah kehilangan kesempatan duet tersebut, ibunya mengalami kondisi kesehatan yang semakin buruk. 

"Gue langsung kayak sedih dan nyokap gue langsung masuk ICU yang parah dan intensif. Gue mikir ini emang belum jodoh gue," katanya dengan nada penuh penyesalan. 

Meski merasa terpukul, Nikita mencoba tegar dan mengambil hikmah dari setiap kejadian.

Hingga kini, baik Anang Hermansyah maupun Syahrini belum pernah memberikan pernyataan resmi terkait perubahan keputusan ini. 

Publik hanya bisa berspekulasi tentang alasan sebenarnya di balik pemilihan Syahrini sebagai pasangan duet Anang. 

Ada yang berpendapat bahwa keputusan ini murni soal bisnis musik, sementara yang lain meyakini ada faktor lain yang berperan di belakang layar.

Namun, bagi Nikita, kehilangan kesempatan ini adalah pelajaran besar tentang ketidakpastian dalam dunia hiburan. 

Ia memahami bahwa dalam industri yang penuh persaingan seperti ini, hal-hal tidak selalu berjalan sesuai rencana. 

"Gue tahu semua ini pasti ada hikmahnya. Gue percaya kalau jalan Tuhan itu selalu yang terbaik, meski awalnya gue nggak ngerti kenapa harus begitu," ujarnya dengan nada optimis.

Banyak yang berspekulasi bahwa perseteruan ini turut menyumbang ketegangan berkepanjangan antara Nikita Mirzani dan Syahrini. 

Bahkan, meskipun sudah bertahun-tahun berlalu, hubungan keduanya tetap panas. Nikita beberapa kali terlihat melontarkan sindiran keras terhadap Syahrini di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Syahrini dan Aisyahrani lebih memilih untuk tidak menanggapi secara langsung.

Meski gagal menjadi pasangan duet Anang Hermansyah dan impiannya untuk menjadi diva baru musnah, Nikita Mirzani tidak menyerah. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AS-Saudi Serang Irak, PM Irak Gelar Pertemuan Dewan Keamanan

AS-Saudi Serang Irak, PM Irak Gelar Pertemuan Dewan Keamanan

Menanggapi serangan udara yang dilancarkan oleh AS dan Saudi terhadap fasilitas milisi Syiah, Perdana Menteri Irak Ali Faleh Al-Zaidi akan mengadakan pertemuan darurat Dewan Keamanan Nasional pada Rabu. Pernyataan ini dilansir dari Badan Keamanan pemerintah Irak.
Legislator: Korupsi Kepala Daerah Kebutuhan atau Keserakahan?

Legislator: Korupsi Kepala Daerah Kebutuhan atau Keserakahan?

Maraknya kepala daerah yang terjerat kasus korupsi dan terjaring OTT KPK menjadi persoalan yang mengkhawatirkan. Pemerintah diminta segara mengatasi akar masalahnya.
Terbongkar, 50 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-detik Maut Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah

Terbongkar, 50 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-detik Maut Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah

Misteri kasus kebakaran yang menimpa sejumlah santri di sebuah pondok pesantren di wilayah Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, mulai menemui titik terang. 
Uang Rp1,2 Miliar Raib Sekejap, Polisi Ringkus Spesialis Gembos Ban di Bogor, Sisa Uangnya Cuman Sebegini

Uang Rp1,2 Miliar Raib Sekejap, Polisi Ringkus Spesialis Gembos Ban di Bogor, Sisa Uangnya Cuman Sebegini

Polisi Tim Subdirektorat Reserse Mobile (Resmob) Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk seorang pria berinisial SA (53), anggota komplotan pencuri spesialis gembos ban dan pecah kaca. 
Penerima MBG akan Disaring Lagi, Pemerintah Target Penataan Ulang Beres sebelum 5 Agustus

Penerima MBG akan Disaring Lagi, Pemerintah Target Penataan Ulang Beres sebelum 5 Agustus

Pemerintah menarget penataan ulang penerima Program Makan Bergizi Gratis selesai sebelum 5 Agustus 2026. Daerah dengan stunting, ibu hamil, dan balita akan jadi prioritas pertama.
Lewat Program Desa Emas, Vini Menyulap Diri Jadi Insipirasi Pelaku UMKM

Lewat Program Desa Emas, Vini Menyulap Diri Jadi Insipirasi Pelaku UMKM

Vini pemilik Riva Cake di Bogor merupakan pelaku UMKM yang mengikuti berbagai program pelatihan diantaranya dari Yayasan Indonesia Setara (YIS).

Trending

Viral di Media Sosial Tukang Martabak Mini di Jakarta Selatan Jadi Korban Pencurian, Dua Ponsel untuk Kado Ulang Tahun Anak Raib

Viral di Media Sosial Tukang Martabak Mini di Jakarta Selatan Jadi Korban Pencurian, Dua Ponsel untuk Kado Ulang Tahun Anak Raib

Viral di media sosial @wargajakarta.id sebuah video memperlihatkan tukang martabak mini menjadi korban pencurian.
Uang Rp1,2 Miliar Raib Sekejap, Polisi Ringkus Spesialis Gembos Ban di Bogor, Sisa Uangnya Cuman Sebegini

Uang Rp1,2 Miliar Raib Sekejap, Polisi Ringkus Spesialis Gembos Ban di Bogor, Sisa Uangnya Cuman Sebegini

Polisi Tim Subdirektorat Reserse Mobile (Resmob) Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk seorang pria berinisial SA (53), anggota komplotan pencuri spesialis gembos ban dan pecah kaca. 
Marak Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, DPR Singgung Biaya Politik hingga Kewenangan Jadi Akar Masalah Korupsi

Marak Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, DPR Singgung Biaya Politik hingga Kewenangan Jadi Akar Masalah Korupsi

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf menyinggung tingginya biaya politik, persoalan pendapatan, dan besarnya kewenangan menjadi akar persoalan korupsi di daerah.
Terbongkar, 50 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-detik Maut Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah

Terbongkar, 50 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-detik Maut Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah

Misteri kasus kebakaran yang menimpa sejumlah santri di sebuah pondok pesantren di wilayah Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, mulai menemui titik terang. 
Momen Pelajar SMAN 1 Plus Matauli Berbaur dengan Puluhan Militer dari 5 Negara

Momen Pelajar SMAN 1 Plus Matauli Berbaur dengan Puluhan Militer dari 5 Negara

SMAN 1 Plus Matauli Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut) mendadak didatangi tamu berupa 35 personel militer yang berasal Amerika Serikat, Kanada, Jerman, dan Australia.
Lewat Program Desa Emas, Vini Menyulap Diri Jadi Insipirasi Pelaku UMKM

Lewat Program Desa Emas, Vini Menyulap Diri Jadi Insipirasi Pelaku UMKM

Vini pemilik Riva Cake di Bogor merupakan pelaku UMKM yang mengikuti berbagai program pelatihan diantaranya dari Yayasan Indonesia Setara (YIS).
Legislator: Korupsi Kepala Daerah Kebutuhan atau Keserakahan?

Legislator: Korupsi Kepala Daerah Kebutuhan atau Keserakahan?

Maraknya kepala daerah yang terjerat kasus korupsi dan terjaring OTT KPK menjadi persoalan yang mengkhawatirkan. Pemerintah diminta segara mengatasi akar masalahnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT