News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Musim Hujan, Ini Lima Kesalahan Bikin Mantel atau Jas Hujan Tak Awet

Bagi Anda pengendara motor alias biker, perlengkapan mantel atau jas hujan menjadi wajib. Mantel kadang seperti diabaikan saat cuaca ramah buat pengendara berdoa dua.
Senin, 31 Januari 2022 - 09:47 WIB
Mantel dikeringkan dengan cara diangin-angin.
Sumber :
  • tim tvOne - Sonik Jatmiko

Banyumas, Jawa Tengah - Januari identik dengan musim hujan dengan curah hujan tinggi. Katanya, nama bulan ini kependekan dari "hujan sehari-hari". Lepas dari akronim yang dibuat secara awam, di bulan ini memang hujan merata di wilayah Indonesia. 

Bagi Anda pengendara motor alias biker, perlengkapan mantel atau jas hujan menjadi wajib. Mantel kadang seperti diabaikan saat cuaca ramah buat pengendara berdoa dua. Tetapi akan sangat penting ketika hujan datang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sering perlengkapan ini terbengkalai alias tak dirawat dengan baik saat tidak dibutuhkan. Ini lima kesalahan memperlakukan mantel, sehingga alat pelindung ini menjadi tak nyaman dipakai atau mudah rusak. 

1. Melipat dan menyimpan dalam kondisi basah

Ini kesalahan yang banyak dilakukan oleh biker. Melipat dan menyimpan mantel di boks motor dalam kondisi basah, membuat lembab. Ujungnya, mantel akan mengeluarkan bau tak sedap. Jika disimpan lama, karena lupa, akan tumbuh jamur. Tentu saja tak nyaman dan tak sehat kalau dipakai. Jadi, gantung mantel saat basah agar air menetes dan menguap sehingga kering. Jika perlu, gunakan kain penyerap air untuk mengelap mantel. 

2. Tidak dicuci

Usai dipakai, mantel dalam kondisi basah karena air hujan. Karena kondisi itu, seolah kita tak perlu mencuci. Padahal saat dipakai di jalanan, banyak kotoran dan debu jalanan yang terbawa air hujan menempel di mantel. Solusinya harus dicuci menggunakan sabun mantel akan kembali bersih. 

3. Buka-tutup resluiting dengan satu tangan

Bisa karena tangan kita multitasking, sehingga saat membuka atau menutup resluiting mantel, hanya menggunakan satu tangan. Ini akan cepat merusak resluiting dan bagian kain di dekatnya. Upayakan saat membuka dan menutup resluiting dengan dua tangan. Satu memegang kepala resluiting, lainnya memegang pangkal atau ujung resluiting. Dengan dua tangan, buka-tutup resluiting menjadi lebih smooth. 

4. Menjemur di bawah terik matahari

Ini juga kesalahan membuat mantel cepat getas. Mantel berbahan sintetis, tipikal bahan sintetis adalah tidak tahan terhadap sinar ultra violet. Menjemur mantel di bawah terik matahari membuat materialnya cepat rapuh. Disarankan untuk diangin-anginkan setelah dicuci, atau dilap sampai kering. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5. Menjuntai hingga ke knalpot

Ini juga pasti pengendara sering abai. Memakai mantel dengan ujung menjuntai sampai ke bawah, hingga tak sadar menyentuh mesin atau knalpot. Material mantel akan mudah terbakar atau mengkerut saat terkena panas. Sebaiknya atur posis agar mantel bisa fit ke tubuh pengendara. Misalnya dengan melipat bagian bawah yang menjuntai, lalu diduduki di atas jok. (Sonik Jatmiko) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT