News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hah, Pemain Asing di Indonesia Sangat Dimanjakan? Pratama Arhan Jujur ke Grace Tahir Kalau Ternyata...

Pratama Arhan buka-bukaan jujur tentang perbedaan kondisi pemain asing di Indonesia dan luar negeri. Menurut suami Azizah Salsha itu ada perlakuan khusus yang..
Rabu, 30 Oktober 2024 - 14:53 WIB
Kolase foto Grace Tahir dan Pratama Arhan
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @gtahirs @pratamaarhan8

tvOnenews.com - Pratama Arhan, bek Timnas Indonesia yang kini tengah menjadi sorotan berkat bakat dan prestasinya, mengungkapkan fakta menarik tentang perbedaan perlakuan pemain asing dan lokal di dunia sepak bola Indonesia. 

Dalam obrolannya dengan Grace Tahir di kanal YouTube @gt.bodyshot, Arhan tak sungkan berbagi pengalaman pribadinya mengenai dunia sepak bola, terutama soal bagaimana pemain asing kadang lebih "dimanjakan" daripada pemain lokal di beberapa klub.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pratama Arhan, yang dikenal sebagai pemain andalan Timnas Indonesia, semakin dikenal setelah tampil gemilang di Piala AFF 2020. 

Grace Tahir dan Pratama Arhan
Grace Tahir dan Pratama Arhan
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube: @gt.bodyshot

 

Tidak hanya itu, karirnya terus menanjak hingga mendapat perhatian dari klub Jepang, Tokyo Verdy, tempat ia melanjutkan karir profesionalnya. 

Kini, sebagai salah satu sosok pesepakbola muda berbakat Indonesia, Arhan membuka cerita tentang realitas di balik layar mengenai perbedaan perlakuan antara pemain asing dan lokal, yang mengejutkan banyak orang.

Dalam perbincangan hangat dengan Grace Tahir, Pratama Arhan secara terbuka menyampaikan bahwa pemain asing sering kali mendapat perlakuan khusus. 

"Ya, kadang memang ada bedanya sih," ujarnya, menggambarkan situasi di beberapa klub di Indonesia yang lebih mengutamakan pemain asing. 

Menurut Arhan, hal ini menciptakan sedikit perbedaan sikap dan perhatian yang mungkin tidak selalu didapatkan oleh pemain lokal. 

Bagi Arhan, kondisi ini seolah menunjukkan bahwa pemain asing dianggap memiliki nilai lebih hanya karena mereka berasal dari luar negeri, meski secara keterampilan belum tentu lebih unggul dari pemain lokal.

Pratama Arhan di Suwon FC
Pratama Arhan di Suwon FC
Sumber :
  • Instagram - Pratama Arhan

 

Tak hanya soal perlakuan, Arhan juga mengungkapkan tantangan besar yang dihadapi pemain Indonesia dalam membangun mentalitas dan pengalaman di lapangan. 

Meski mengaku bahwa pemain Indonesia memiliki potensi yang besar, Arhan menekankan pentingnya peningkatan pengalaman dan mentalitas agar bisa bersaing lebih baik di level internasional. 

“Mungkin kita butuh lebih banyak pengalaman dan mental yang kuat, jadi bukan hanya soal skill saja,” ungkapnya.

Baginya, pengalaman bermain di luar negeri menjadi nilai tambah yang luar biasa, terutama dalam meningkatkan kualitas sebagai pemain profesional.

Lebih lanjut, Arhan bercerita mengenai kehidupan pemain asing di Indonesia, yang dianggap lebih nyaman dibandingkan pemain lokal. 

Ia menuturkan bahwa pemain asing biasanya diberikan fasilitas lebih dan terkadang mendapatkan perhatian khusus dari klub. 

Pratama Arhan Blak-blakan Soal Perbedaan Pemain Asing di Indonesia yang Terkesan Sangat Dimanjakan? Suami Azizah Salsha itu Bilang Jujur ke Grace Tahir...
Pratama Arhan Blak-blakan Soal Perbedaan Pemain Asing di Indonesia yang Terkesan Sangat Dimanjakan? Suami Azizah Salsha itu Bilang Jujur ke Grace Tahir...
Sumber :
  • YouTube Denny Sumargo / Antara

 

Hal ini tentu menjadi pembicaraan menarik, mengingat tak semua pemain lokal merasakan fasilitas yang sama. 

"Kalau di klub luar sih, pemain asing juga sering dapat perhatian khusus, mungkin karena mereka dianggap lebih ‘wah’,” ujarnya.

Sebagai pesepakbola profesional, Pratama Arhan sendiri telah menorehkan banyak prestasi, baik bersama Timnas Indonesia maupun di level klub. 

Karirnya yang gemilang di Tokyo Verdy, Jepang, dan rumor ketertarikan dari klub Korea Selatan, Suwon FC, menunjukkan betapa seriusnya Arhan dalam membuktikan bahwa pemain Indonesia pun bisa bersaing di kompetisi internasional. 

Di laga Timnas Indonesia terakhir, ia bahkan tampil sebagai pemain utama melawan Brunei Darussalam pada kualifikasi Piala Dunia 2026, menunjukkan bahwa posisinya di Timnas semakin solid.

Kehidupan pemain asing di Indonesia mungkin terasa lebih "mewah", namun Arhan yakin bahwa pemain lokal pun memiliki potensi besar untuk bersinar, asalkan mendapatkan dukungan yang tepat. 

Pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan diusulkan kembali ke Liga 1
Pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan diusulkan kembali ke Liga 1
Sumber :
  • AFC

 

Dalam wawancaranya, ia juga menyinggung bagaimana seharusnya pemain lokal mendapat kesempatan yang sama dalam fasilitas dan pelatihan agar kualitas mereka bisa meningkat. 

"Kalau fasilitasnya merata, saya rasa kita juga bisa jadi lebih baik,” kata Arhan menegaskan pandangannya.

Arhan sendiri menjadi bukti bahwa dengan kerja keras dan tekad yang kuat, pemain lokal Indonesia mampu bersaing di dunia internasional. 

Baginya, pengalaman bermain di Jepang telah memberinya perspektif baru tentang ketangguhan mental yang perlu dimiliki pemain profesional. 

“Contoh kayak latihan-latihan fisik kita nggak kuat, kalau di luar mereka nggak gampang menyerah,” jelasnya, mengisyaratkan pentingnya mental baja untuk bisa bertahan di kompetisi tinggi.

Meskipun sempat ada perbedaan perlakuan antara pemain asing dan lokal, Arhan tetap optimis bahwa pemain Indonesia bisa terus maju. 

{{imageId:284796}}{{imageId:284796}}

Kini, dengan semakin banyaknya pemain muda Indonesia yang berkarier di luar negeri, Arhan berharap hal ini dapat memotivasi pemain lainnya untuk terus berjuang dan membuktikan kemampuan mereka. 

Baginya, kiprah di luar negeri bukan hanya soal karier, tetapi juga sebagai inspirasi bagi pemain muda di Tanah Air agar semakin bersemangat mengejar mimpi di dunia sepak bola.

Melihat sepak terjang Arhan dan ketekunannya, banyak yang percaya bahwa Pratama Arhan akan terus memberikan kontribusi besar bagi Timnas Indonesia di masa depan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan segala pengalaman dan potensi yang dimilikinya, ia diharapkan menjadi salah satu pemain kunci bagi Skuad Garuda untuk meraih prestasi di level internasional.

(udn/anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.
Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT