GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Pernah Dihiraukan, Ternyata Kehidupan di Lapas Indonesia Punya Sisi Gelap, Ada Transaksi Iphone di Penjara?

Tanpa tercium baunya, perlahan sisi gelap kehidupan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Indonesia terbongkar. Seorang sipir bongkar kehidupan dibalik penjara
Selasa, 5 November 2024 - 16:29 WIB
Ilustrasi Penjara
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Tanpa tercium baunya, perlahan sisi gelap kehidupan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Indonesia terbongkar.

Selama ini tidak ada pihak yang membuka suara bagaimana kehidupan di dalam penjara Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhirnya aktor senior, Tio Pakusadewo mulai membongkar kebobrokan di balik penjara setelah ia menghirup udara bebas.

Setelah dirinya blak-blakan membongkar sisi lain dari kehidupan di balik penjara, sejumlah pihak turut membuka suara, mulai dari mantan narapidana hingga sipir lapas.

Salah satu yang berbicara seorang sipir yang dirahasiakan identitasnya pada tayangan di kanal Youtube Uya Kuya TV. 

Sipir tersebut menceritakan bagaimana keadaan di balik penjara yang tidak begitu menakutkan untuk narapidana tertentu, justru mereka hidup bak raja dengan segala kebebasannya.

Dirinya mengungkapkan pada umumnya para narapidana diberikan makanan sehari-hari dari beras berkualitas rendah dengan sebutan nasi cadong.

"Makanan di situ ada nasi cadong yang kalau 5 menit pertama anget, 5 menit berikutnya kayak bola bekel dan itu tidak layak lah kalau mau makan makanan enak harus di kantin dan harganya mahal," tanya artis sekaligus anggota DPR RI, Uya Kuya.

“Betul, karena memang jatah beras yang ada pada Lapas dan rutan di DKI ya. Jatah yang paling kualitas paling rendah karena memang anggaran yang diberikan negara itu 16.000 per 3 kali makan, DKI justru paling rendah," jawab sang sipir.

Sipir Penjara
Uya Kuya melakukan wawancara dengan sipir lapas. (Tangkapan Layar YouTube Uya Kuya TV)

Oleh sebab itu, banyak narapidana yang menjalankan bisnis narkoba di balik penjara demi memenuhi kebutuhannya. 

"Di luar ini bandar narkoba biasanya di dalam itu dia untuk memenuhi kebutuhannya atau untuk mensukseskan vonisnya. Nah caranya yaitu dia melakukan lobi-lobi ke petugas yang ada di dalam Lapas dan rutan,” ungkap sipir penjara.

Dirinya mengatakan bahwa para narapidana biasanya menjalankan bisnis haram itu bahkan diketahui para atasan.

“Yang pasti di level paling atas karena kalau dia level paling bawah itu ibarat kata ya Mas jarum jatuh aja pimpinan tahu berarti gak mungkinlah pimpinan dibodoh-bodohi sama yang level paling bawah ya. Secara teori bandar-bandar itu harus melebihi yang paling atas kalau paling atas sudah dipegang udah pasti aman,” jelas sipir tersebut.

Kemudian, Uya Kuya menanyakan adakah seorang sipir yang mendapatkan penghasilan tinggi dengan gaya hidup yang mewah.

Sipir tak disebutkan identitasnya tersebut menjawab dalam praktiknya banyak terjadi sipir-sipir yang memiliki penghasilan fantastis.

Ia mengatakan apabila sipir telah memiliki penghasilan tinggi pada umumnya ia telah menguasai kantin serta koperasi, pasti memiliki banyak uang. 

Sementara kantin dan koperasi dimiliki oleh suatu perusahaan dibawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

“Banyak biasanya kalau orang di dalam itu, dia udah bisa pegang kantin dan koperasi itu pasti dia punya uang banyak. Karena putaran uang di Lapas dan rutan itu kan di kantin dan koperasi yang ada di dalam,” terangnya.

Secara teori di dalam peraturan ditetapkan bahwa Narapidana dilarang membawa handphone. Namun pada kenyataannya para oknum justru membawa handphone melalui petugas. 

Ia mengatakan oknum petugas tersebut yang membawa handphone ke dalam lapas untuk digunakan oleh para Narapidana.

“Pada kenyataannya ada juga oknum yang masukin handphone lewat petugas. (caranya) petugas bawa handphone, karena kalau petugas bawa handphone 5 juga dia bisa bilang itu punya dia,” kata Sipir tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, di setiap daerah terdapat perbedaan, memasukan handphone dengan menyewakan maupun membelikan handphone. Bahkan transaksi perjual belian handphone terjadi di lapas Indonesia.

“Beberapa daerah ada yang sewa menyewa, jadi nggak beli. Ada beberapa daerah yang memang beli putus. Jadi petugasnya minta tolong, ‘Pak, tolong beli IPhone 14 Pro Max dong’. Dikasih handphone, dikasih uang jalannya, uang koordinasinya, udah,” pungkasnya. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sudah Tinggalkan Milan, Fabrizio Romano Sebut Nasib Nkunku Bersama Rossoneri Masih Abu-abu

Sudah Tinggalkan Milan, Fabrizio Romano Sebut Nasib Nkunku Bersama Rossoneri Masih Abu-abu

Masa depan Christopher Nkunku di AC Milan masih belum menemui kepastian. Meski sang pemain terlihat meninggalkan Milan, transfernya belum menjadi kenyataan.
Tidur Lagi Setelah Shalat Subuh Karena Masih Ngantuk, Apakah Boleh? Begini Hukumnya Dalam Islam

Tidur Lagi Setelah Shalat Subuh Karena Masih Ngantuk, Apakah Boleh? Begini Hukumnya Dalam Islam

Rasa kantuk yang tak tertahankan, banyak orang memilih untuk kembali tidur setelah menunaikan shalat Subuh. Lantas, bolehkah tidur kembali setelah shalat subuh?
Weton Minggu Kliwon Diprediksi Banjir Rezeki pada 16 Agustus 2026? Begini Ramalannya!

Weton Minggu Kliwon Diprediksi Banjir Rezeki pada 16 Agustus 2026? Begini Ramalannya!

Bagi pemilik weton Minggu Kliwon, dinamika keuangan pada 16 Agustus 2026 diwarnai oleh benturan antara peluang hoki menggiurkan dan potensi kebocoran anggaran.
Sorot Polemik Mediasi, Anggota DPD RI Mirah Midadan Imbau Hindari Konflik Antar Daerah

Sorot Polemik Mediasi, Anggota DPD RI Mirah Midadan Imbau Hindari Konflik Antar Daerah

Anggota DPD RI asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Mirah Midadan Fahmid turut menyorot polemik seorang perempuan asal Lombok yakni Hilda dengan pemilik usaha di Badung, Bali.
AC Milan Siap Curi Kesempatan, Wonderkid Arsenal Jadi Incaran Rossoneri usai Tersisih dari Skuad The Gunners

AC Milan Siap Curi Kesempatan, Wonderkid Arsenal Jadi Incaran Rossoneri usai Tersisih dari Skuad The Gunners

AC Milan masih menaruh minat besar kepada Ethan Nwaneri. Wonderkid Arsenal itu bahkan disebut berada di posisi teratas daftar Rossoneri pada bursa transfer.
Ramalan Keuangan Weton Minggu Legi 16 Agustus 2026, Apakah Banjir Peluang Cuan?

Ramalan Keuangan Weton Minggu Legi 16 Agustus 2026, Apakah Banjir Peluang Cuan?

Bagi Anda pemilik weton Minggu Legi, cermati peta hoki dan potensi kesialan keuangan berikut agar investasi maupun pendapatan Anda tetap berada di jalur aman.

Trending

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

Berikut 4 zodiak yang diprediksi dapat hadiah menarik akhir Agustus 2026: Bisa datang dari orang terdekat.
Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (15/8) dini hari, menuai reaksi maksyarakat
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
Menyentuh Hati, Film Pendek Musikal "Di Bawah Langit Timur" Hadirkan Kisah Cinta Tanah Air dari Pedalaman Papua di HUT ke-81 RI

Menyentuh Hati, Film Pendek Musikal "Di Bawah Langit Timur" Hadirkan Kisah Cinta Tanah Air dari Pedalaman Papua di HUT ke-81 RI

film pendek musikal “Di Bawah Langit Timur”, sebuah karya yang mengambil kisah dari pedalaman Papua dan dipersembahkan untuk memperingati HUT ke-81 Indonesia -
NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Siapa Putri Juficha? Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal Dunia di Hari Ulang Tahun

Siapa Putri Juficha? Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal Dunia di Hari Ulang Tahun

Putri Juficha, sosok Miss Earth Indonesia 2025 sekaligus Runner Up Miss Grand Indonesia 2025 meninggal dunia tepat di perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-26.
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT