News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Segarnya Es Puter Conglik, Kuliner Legendaris Semarang Sejak Tahun 1944

Namanya Es Puter Conglik. Sudah buka sejak tahun 1944,  membuat kuliner ini cukup populer di Kota Semarang.
Sabtu, 12 Februari 2022 - 10:17 WIB
Es Puter Conglik, Kuliner Legendaris Semarang Sejak Tahun 1944
Sumber :
  • tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Anda pecinta wisata kuliner, khususnya yang demen banget sama minuman segar, menu legendaris yang satu ini mesti dicoba. Namanya Es Puter Conglik. Sudah buka sejak tahun 1944,  membuat kuliner ini cukup populer di Kota Semarang.

Es puter dibuat dengan cara mencampur adonan bahan es berupa santan, gula, garam, dan buah ke dalam tabung alumunium. Lalu tabung tersebut direndam dalam es batu yang sudah dicampur garam. Diputar-putar cukup lama sampai adonan tersebut membeku jadi es. Dari proses memutar-mutar itu tadi lah yang kemudian memunculkan istilah es puter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Es Puter Conglik punya sejarah cukup panjang. Menurut Siti, salah satu keluarga yang menjual es puter di kawasan pecinan Semarang, nama Conglik berawal saat generasi pertama dulu berjualan keliling.

"Istilah jaman itu orang yang jualan keliling atau orang yang suka disuruh-suruh itu disebut kacong. Nah, karena es puter ini yang jual masih kecil, maka disebut kacong cilik. Maka biar gampang ia dipanggil conglik. Sejak itulah nama kedai es ini disebut Es Puter Conglik, sampai sekarang," cerita Siti.

Setelah melewati tiga generasi, sekarang Es Puter Conglik punya dua kedai PKL di kawasan pecinan dan di Jalan Ahmad Dahlan Simpang Lima Semarang.

Pada awalnya es ini hanya menyajikan rasa kelapa muda. Kemudian setelah pembelinya banyak dan dunia kuliner terus berkembang dengan selera yang bermacam-macam, kini penjualnya membuat banyak menu. Antara lain es durian, es coklat, rasa nangka, alpukat, dan lain-lain. Pada musim buah tertentu, ada juga tambahan rambutan dan kelengkeng.

Meski banyak varian, namun bahan dasar yaitu es puter tetap mempertahankan resep tradisional sejak awal kedai ini buka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Resep es tetap sama, tapi untuk toping itu dari pembeli juga yang minta. Mbok dikasih ini mbok dikasih itu. Ya namanya kita melayani ya kita buatkan, sehingga kita sediakan variasinya. Tapi es puternya tetap tidak berubah," ungkapnya.

Bagi penggemar tradisional, es santan dengan campuran kelapa muda atau kelapa kopyor teyap jadi favorit, karena menghadirkan citarasa tempo dulu. Sedang mereka yang suka coba menu baru, es rasa durian jadi idola. Ada juga yang suka menu campur, yaitu es puter kelapa kopyor yang diberi kolang-kaling, alpukat, puding, serta ada toping duriannya. Semua sesuai selera, dan tentu saja harga.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Pecahnya Kaca Gendung, BGN Bakal Lakukan Evaluasi Menyeluruh

Buntut Pecahnya Kaca Gendung, BGN Bakal Lakukan Evaluasi Menyeluruh

Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara buntut pecahnya kaca gedung yang terjadi pada Kamis (9/7/2026) siang.
Hasil Babak Perempat Final Piala Dunia 2026: Gagal Penalti, Kylian Mbappe Bayar Kontan dengan Pulangkan Maroko

Hasil Babak Perempat Final Piala Dunia 2026: Gagal Penalti, Kylian Mbappe Bayar Kontan dengan Pulangkan Maroko

Prancis menang dengan skor 2-0 dari Maroko di Stadion Boston, Massachusetts, Jumat (10/6/2026) dini hari WIB. 
Wakil Gubernur Jabar Ancam Sanksi ASN yang Main Judi Online

Wakil Gubernur Jabar Ancam Sanksi ASN yang Main Judi Online

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan akan melakukan penindakan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bermain judi online atau judol.
KPK Ungkap Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Diduga Pakai Uang Gratifikasi untuk Biayai Nikahan Anak

KPK Ungkap Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Diduga Pakai Uang Gratifikasi untuk Biayai Nikahan Anak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan temuan baru terkait kasus dugaan gratifikasi yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal MPR RI, Ma'ruf Cahyono. 
Tak Dipanggil Piala AFF, Pemain Timnas Indonesia Putri Susul Kevin Diks ke Klub Jerman

Tak Dipanggil Piala AFF, Pemain Timnas Indonesia Putri Susul Kevin Diks ke Klub Jerman

Pelatih Timnas Indonesia Putri, Satoru Mochizuki telah menentukan skuad Garuda Pertiwi yang akan tampil melawan Timor Leste dan Kamboja di Kuala LUmpur, mulai Jumat (10/6/2026). 
AS Menyerang Iran Selama Dua Hari, 14 Orang Tewas dan 78 Luka-luka

AS Menyerang Iran Selama Dua Hari, 14 Orang Tewas dan 78 Luka-luka

Serangan yang dilakukan Amerika Serikat di lima provinsi negara tersebut selama dua hari terakhir menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai 78 lainnya.

Trending

Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Duel antara Prancis vs Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Boston, Massachusetts, Amerika Serikat (AS), diprediksi berjalan ketat.
Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Tim Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya kembali melakukan penggeledahan di sejumlah ruko yang terletak di komplek ruko Thamarin, Jalan Asem 2, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, pada Kamis (9/7/2026).
Langkah Polri Telusuri Dugaan Korupsi dan TPPU  Dinilai Sesuai Prosedur

Langkah Polri Telusuri Dugaan Korupsi dan TPPU Dinilai Sesuai Prosedur

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri sedang melakukan pengungkapan penanganan dugaan kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Laporan Tak Kunjung Tuntas Diusut, BBHAR PDIP Dampingi Korban Mafia Tanah ke Bareskrim Polri

Laporan Tak Kunjung Tuntas Diusut, BBHAR PDIP Dampingi Korban Mafia Tanah ke Bareskrim Polri

Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDIP mendampingi seroang profesor asal Sulawesi Utara (Sulut) yakni Ing Mokoginta ke Bareskrim Polri pada Kamis (9/7/2026).
Siapa Kiper Maroko Yassine Bounou? Penangkis Tendangan Penalti Kylian Mbappe yang Pulangkan Belanda

Siapa Kiper Maroko Yassine Bounou? Penangkis Tendangan Penalti Kylian Mbappe yang Pulangkan Belanda

Tampil di Stadion Boston, Masschusetts, Jumat (10/7/2026), Prancis ditahan imbang tanpa gol oleh Maroko. Termasuk penyelamatan krusial Yassine Bonou yang mengantisipasi tendangan penalti Kylian Mbappe. 
Western Cape Semakin Lirik ASEAN, KJRI Cape Town Promosikan Indonesia sebagai Mitra Strategis

Western Cape Semakin Lirik ASEAN, KJRI Cape Town Promosikan Indonesia sebagai Mitra Strategis

Meski Indonesia dan Afrika Selatan belum memiliki perjanjian perdagangan bebas (FTA), peluang kerja sama di berbagai sektor terbuka luas melalui penguatan jejaring bisnis.
Argentina Panaskan Kontroversi Kemenangan Atas Mesir, FIFA Tak Ambil Hukuman Atas Chant Kontroversial di Ruang Ganti Piala Dunia

Argentina Panaskan Kontroversi Kemenangan Atas Mesir, FIFA Tak Ambil Hukuman Atas Chant Kontroversial di Ruang Ganti Piala Dunia

Argentina menang atas Mesir dalam laga sarat drama dengan skor akhir 3-2. Dari mulai keputusan wasit, penalti hingga gol dianulir tak selesai menjadi pembahasan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT