GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Sesuai Tujuan Awal? Ternyata Uang Rp400 Juta dari Donasi 1,4 M Agus Salim Dihabiskan untuk Hal Ini

Publik tengah menyoroti donasi berjumlah miliaran untuk Agus Salim yang menjadi korban penyiraman air keras rekan kerja. Rupanya uang tidak digunakan semestinya
Sabtu, 30 November 2024 - 23:45 WIB
Agus Salim
Sumber :
  • YouTube/DennySumargo

tvOnenews.com - Publik dibuat heboh dengan kabar dugaan penyalahgunaan dana donasi Rp1,4 miliar yang dikumpulkan untuk pengobatan mata Agus Salim.

Kabar ini mencuat setelah Novi, salah satu pengelola donasi, mengungkapkan adanya penggunaan dana yang tidak sesuai dengan tujuan awal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam siaran langsung bersama Bunda Corla di TikTok pada Jumat, 29 November 2024, Novi menguraikan secara rinci penggunaan uang yang dinilai mencurigakan.  

Novi menjelaskan bahwa setelah memeriksa mutasi rekening Agus, ia menemukan sejumlah transaksi yang tidak relevan dengan pengobatan.

Dari total dana yang terkumpul sebesar Rp1,4 miliar, diketahui sekitar Rp400 juta digunakan untuk keperluan pribadi yang tidak terkait dengan biaya medis.  

“Dari total uang itu, sekitar Rp250 juta ditransfer ke istri Agus dengan alasan untuk memisahkan biaya jika ada pengeluaran rumah sakit yang besar. Padahal, selama ini pengobatan Agus menggunakan BPJS,” ungkap Novi.  

Selain itu, Novi juga menemukan bahwa dana sebesar Rp90 juta digunakan untuk melunasi hutang rumah seorang kerabat bernama Wawa.

Tidak hanya itu, Rp50 juta lainnya ditransfer kepada kakak Agus.

“Ada juga Rp50 juta yang ditransfer ke kakaknya Mas Agus, sementara pengobatan sebenarnya hanya menghabiskan Rp915 ribu,” tambahnya.  

Novi menyoroti fakta mengejutkan bahwa dari total donasi Rp1,4 miliar lebih, hanya Rp915 ribu yang benar-benar digunakan untuk kebutuhan pengobatan pribadi Agus.

Sisanya, seluruh pengobatan Agus sepenuhnya ditanggung oleh BPJS, program asuransi kesehatan gratis dari pemerintah.  

“Makanya aku bingung, kok dari total uang segitu, yang benar-benar dipakai untuk pengobatan pribadi cuma Rp915 ribu. Sisanya pakai BPJS,” ujar Novi.  

Penemuan ini memunculkan pertanyaan besar di kalangan publik tentang bagaimana pengelolaan dana donasi dilakukan.

Banyak yang mulai mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas penggunaan uang tersebut.  

Setelah menemukan bukti-bukti transaksi mencurigakan, Novi memutuskan untuk memindahkan sisa dana donasi ke rekening yayasan yang ia kelola.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan penggunaan dana lebih transparan dan sesuai dengan kebutuhan yang telah disepakati sebelumnya.  

Pengungkapan ini langsung menuai reaksi keras dari masyarakat.

Banyak yang merasa kecewa dengan fakta bahwa dana donasi yang diberikan dengan niat tulus justru digunakan untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan tujuan awal oleh Agus dan keluarga.

“Kalau begini caranya, orang jadi ragu buat berdonasi lagi. Padahal, kami ikhlas untuk membantu pengobatan, bukan keperluan pribadi,” tulis seorang netizen di media sosial.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengumpulan dana untuk tujuan kemanusiaan memerlukan akuntabilitas yang tinggi agar kepercayaan publik tetap terjaga.  

Dengan langkah pemindahan dana ke yayasan yang dilakukan Novi, diharapkan sisa uang tersebut dapat digunakan sesuai dengan tujuan awal: membantu pengobatan Agus. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelanggaran UU Sisdiknas Diusut, Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda Rp2 Miliar

Pelanggaran UU Sisdiknas Diusut, Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda Rp2 Miliar

Dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) dalam perkara kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta tengah diusut oleh aparat kepolisian setempat. 
Tak Tega, Sherly Tjoanda Minta Datangkan Dokter untuk Cek Kesehatan Anak-anak Suku Togutil: Bawa ke Sini, Ya

Tak Tega, Sherly Tjoanda Minta Datangkan Dokter untuk Cek Kesehatan Anak-anak Suku Togutil: Bawa ke Sini, Ya

Melihat ada anak Suku Togutil yang menunjukkan gejala kekurangan gizi, Sherly Tjoanda pun langsung menginstrusikan untuk membawa dokter ke wilayah suku itu.
6 Sunnah Sebelum Shalat Idul Adha, Lengkap dengan Dalil dan Keutamaannya

6 Sunnah Sebelum Shalat Idul Adha, Lengkap dengan Dalil dan Keutamaannya

Berikut 6 sunnah sebelum shalat Idul Adha yang dianjurkan Rasulullah SAW, lengkap dengan dalil dan keutamaannya.
Hyundai Hillstate Resmi Umumkan Jadwal Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, Minta Dukungan Volimania

Hyundai Hillstate Resmi Umumkan Jadwal Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, Minta Dukungan Volimania

Hyundai Hillstate resmi mengumumkan jadwal pertandingan mereka di Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026.
Pasca Pembubaran Ibadah di Gereja, Warga Dihimbau Jaga Toleransi Dan Kerukunan Mayoritas Minoritas Di Yogyakarta Istimewa

Pasca Pembubaran Ibadah di Gereja, Warga Dihimbau Jaga Toleransi Dan Kerukunan Mayoritas Minoritas Di Yogyakarta Istimewa

Ketua Asosiasi World Muaythai Indonesia (AWMI) sekaligus Dewan Pembina Pemuda Batak Bersatu (PBB), Dewanto P. Siregar memberikan tanggapan resmi terkait insiden penghentian kegiatan ibadah Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Panggungharjo, Sewon.
KPK Dalami Soal Kontainer yang Terparkir 30 Hari di Pelabuhan Tanjung Emas Terkait Kasus Suap DJBC

KPK Dalami Soal Kontainer yang Terparkir 30 Hari di Pelabuhan Tanjung Emas Terkait Kasus Suap DJBC

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami temuan satu unit kontainer yang terparkir di Pelabuhan Tanjung Emas selama 30 hari.

Trending

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral di medsos soal narasi adanya pembubaran ibadah di salah satu gereja di Sewon Bantul oleh sekelompok orang. Sontak, hal itu membuat Sultan HB X berkomentar
Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengatakan bahwa Jordan Wilson sebenarnya bukan target utama untuk dipasangkan dengan Megawati Hangestri selain Vanja Bukilic.
Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai terkait begal tidak boleh ditembak mati di tempat. Ternyata mencuri perhatian dan menuai kritik dari Hotman Paris di media
Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan pria yang merupakan WNA diduga tewas usai dipukul botol oleh seorang selebgram di kawasan Blok M.
Langgar Kode Etik, Dua Polisi Dumai Resmi Dipecat Tidak Hormat

Langgar Kode Etik, Dua Polisi Dumai Resmi Dipecat Tidak Hormat

Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang mencoret foto dua anggota Polri dengan tanda silang sebagai tanda resmi dipecat secara tidak hormat (PTDH) karena
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT