GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menteri PPPA Tak Kuasa Tahan Tangis Beberkan Fakta di Balik Kasus Anak Bunuh Ayah dan Nenek: Sedih ya Saya...

Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi nampak tak kuasa tahan tangis saat menceritakan kondisi MAS, anak yang membunuh ayah dan nenek. Ia turut membongkar fakta ini
Selasa, 3 Desember 2024 - 15:12 WIB
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi
Sumber :
  • Kolase YouTube

tvOnenews.com - Publik diguncang tragedi memilukan pada Sabtu, 30 November 2024, ketika seorang anak berusia 14 tahun, MAS, membunuh ayah dan neneknya serta melukai ibunya di sebuah perumahan di Lebak Bulus.

Kasus ini menyita perhatian publik dan pemerintah, termasuk Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, yang langsung turun tangan untuk memahami situasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kunjungannya ke Polres Metro Jakarta Selatan, Arifatul tak kuasa menahan air mata ketika menceritakan pertemuannya dengan MAS.

“Tadi kami memang bertemu dengan Ananda A. Ya pasti sedih ya saya, karena anak baik, anak baik," ujarnya, suaranya sempat terhenti beberapa saat.

Arifatul mengungkapkan bahwa MAS adalah anak yang tampak baik dari interaksi langsung, meski dirinya menyadari bahwa kondisi psikologis anak tersebut masih sangat rapuh.

Arifatul menegaskan bahwa hingga kini motif di balik aksi tragis, anak MAS, belum dapat diungkap.

Ia menekankan pentingnya proses pemeriksaan yang melibatkan pendamping ahli guna memastikan anak tetap mendapatkan perlindungan selama menghadapi proses hukum.

“Kami memastikan bahwa Ananda A benar-benar terpenuhi hak dan pendampingannya," katanya.

Ia juga menyoroti bagaimana pemeriksaan terhadap anak berhadapan dengan hukum harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

Dalam kondisi seperti ini, menurut Arifatul, memastikan kesejahteraan psikologis anak adalah prioritas utama.

“Saat ini, saya melihat MAS masih dalam kondisi yang kurang baik untuk ditanya-tanya," ujarnya.

Arifatul percaya bahwa setiap anak, termasuk MAS, adalah cerminan lingkungan tempat mereka tumbuh.

Karena itu, ia berharap pemeriksaan dapat mengungkap fakta yang sesungguhnya terjadi tanpa tekanan yang berlebihan terhadap anak.

Di tengah tragedi ini, Arifatul menyampaikan pesan penting kepada masyarakat.

Ia menekankan pentingnya pola asuh yang baik dalam keluarga serta membangun komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak.

Arifatul menyebut bahwa tragedi seperti ini bisa menjadi momen introspeksi bagi seluruh masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengajak semua pihak untuk belajar dari kasus ini dan mencegah hal serupa terulang.

“Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih memahami anak-anak kita," tambahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Hadapan Investor AS, Prabowo Pamer Rekam Jejak RI: Tak Pernah Sekali Pun Gagal Bayar Utang

Di Hadapan Investor AS, Prabowo Pamer Rekam Jejak RI: Tak Pernah Sekali Pun Gagal Bayar Utang

Pemerintahan baru, kata dia, tetap menghormati kewajiban yang dibuat rezim sebelumnya, bahkan jika berasal dari rival politik.
Pramono Berharap Tawuran Perang Sarung saat Ramadhan Tidak Terjadi di Jakarta

Pramono Berharap Tawuran Perang Sarung saat Ramadhan Tidak Terjadi di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pemerintah Provinsi Jakarta mengantisipasi terjadinya hal-hal yang membahayakan selama bulan Ramadhan.
Pramono Ungkap Penyebab Harga Cabai Keriting di Jakarta Naik, Yakin Kembali Normal dalam 2 Minggu

Pramono Ungkap Penyebab Harga Cabai Keriting di Jakarta Naik, Yakin Kembali Normal dalam 2 Minggu

Pramono meyakini harga cabai kriting akan turun dan normal kembali dalam waktu satu atau dua minggu ke depan.
Hari Pertama Puasa, Warga Dusun Sumberlangsep Kembali Terisolasi Akibat Jalur Diterjang Lahar Dingin Semeru

Hari Pertama Puasa, Warga Dusun Sumberlangsep Kembali Terisolasi Akibat Jalur Diterjang Lahar Dingin Semeru

Hujan lebat yang terjadi di hulu sungai mengakibatkan Gunung Semeru kembali memuntahkan banjir lahar dingin dalam dua hari terakhir dan menerjang aliran Sungai Regoyo di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Kamis (19/2/2026).
Rupiah Melemah Dekati 17.000 saat The Fed Bernada Hawkish, Emas Naik Dekati 5.000 Per Ons

Rupiah Melemah Dekati 17.000 saat The Fed Bernada Hawkish, Emas Naik Dekati 5.000 Per Ons

Pada FOMC Minutes Bank Sentral AS, ada dua pendapat yang berbeda dimana bisa disimpulkan bahwa kemungkinan The Fed akan cenderung menunda pemangkasan bunga acua
Harga Emas Antam Hari Ini 19 Februari 2026 Naik Tipis Rp4.000, Kini Ada di Angka Rp2.916.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 19 Februari 2026 Naik Tipis Rp4.000, Kini Ada di Angka Rp2.916.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 19 Februari 2026 pukul 08.47 WIB naik tipis senilai Rp4.000.

Trending

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT