News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Pria yang Tertawa Keras Saat Gus Miftah 'Cela' Penjual Es Teh Adalah Pimpinan Ponpes, Netizen Geram Berapi-api: Orang Ngerti Agama Mulutnya...

Pria yang tertawa saat Gus Miftah hina penjual Es Teh, Sunhaji diketahui adalah Kyai Haji Usman Ali Masyukri, pengasuh Pondok Pesantren API Al Huda di Magelang
Sabtu, 7 Desember 2024 - 23:18 WIB
Ternyata Pria yang Tertawa Keras Saat Gus Miftah 'Cela' Penjual Es Teh Adalah Pimpinan Ponpes, Netizen Geram Berapi-api Orang Ngerti Agama Mulutnya...
Sumber :
  • tangkapan layar x mazzini

tvOnenews.com - Kasus penghinaan yang melibatkan Gus Miftah terhadap seorang pedagang es teh belakangan ini menjadi sorotan luas di media sosial dan masyarakat. 

Dalam sebuah acara di salah satu pondok pesantren di Magelang, Jawa Tengah, Gus Miftah menggunakan kata-kata kasar dengan menyebut penjual es teh sebagai "goblok" saat diminta untuk memborong dagangannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa ini terekam dalam video yang kemudian viral, memicu kemarahan publik.

Dalam video tersebut, terlihat seorang pria berjas hitam dan berkacamata yang tertawa terbahak-bahak saat penghinaan tersebut dilontarkan. 

Pria itu belakangan diketahui adalah Kyai Haji Usman Ali Masyukri, pengasuh Pondok Pesantren API Al Huda di Magelang. 

Profil Usman Ali, Pria yang Tertawa saat Gus Miftah Cela Penjual Es Teh

Kehadirannya dalam video itu juga menuai kritik publik karena dianggap mendukung perilaku tidak pantas dari seorang tokoh agama.

Usman Ali, yang dikenal sebagai tokoh Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah Magelang, memiliki reputasi panjang sebagai seorang pendidik dan pemimpin agama. 

Ia lahir pada 5 Juli 1975 di Magelang dan menghabiskan lebih dari satu dekade menuntut ilmu agama di Pondok Pesantren API Tegalrejo. 

Setelah itu, ia mendirikan Pondok Pesantren API Al Huda, yang kini menjadi salah satu pusat pendidikan agama berpengaruh di daerah tersebut. 

Usman Ali Masyukri, pengasuh Pondok Pesantren API Al Huda di Magelang
Usman Ali Masyukri, pengasuh Pondok Pesantren API Al Huda di Magelang
Sumber :
  • Tangkapan layar / Instagram/@el_aduh.official

 

Tradisi keagamaan seperti mujahadah dan pengajian rutin menjadi ciri khas pondok pesantren yang diasuhnya.

Namun, sikapnya dalam video yang viral ini memicu gelombang kekecewaan. Banyak warganet mempertanyakan mengapa seorang tokoh agama yang dihormati bisa bersikap demikian. 

Salah satu komentar pedas datang dari akun X @tmounttmount, yang menulis, “Orang yang ngerti agama mulutnya terjaga, tidak melukai perasaan orang lain, apalagi menggoblokkan orang di muka umum.”

Sementara netizen yang lain seakan tak percaya bahwa Usman Ali adalah sosok pemuka agama.

"Serius pemuka agama begini?" tulis @wementions.

"Oh ini orangnya yang ketawa melihat orang lagi direndahkan oleh seorang pendakwah yang tidak punya akhlak," ujar @chef_ikitara.

Kontroversi ini tidak hanya menyoroti perilaku Gus Miftah, tetapi juga membuka diskusi tentang pentingnya menjaga akhlak dan rasa hormat, terutama bagi mereka yang memiliki posisi sebagai pemimpin agama. 

Kasus ini mengingatkan kita akan nilai-nilai dasar dalam kehidupan bermasyarakat, yaitu menghormati orang lain tanpa memandang status atau profesi mereka.

Dalam konteks ini, profesi sebagai pedagang es teh bukanlah sesuatu yang patut direndahkan. 

Mereka adalah bagian penting dari perekonomian lokal, yang bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Menghormati pekerjaan mereka seharusnya menjadi bagian dari ajaran agama yang menekankan kasih sayang dan penghargaan terhadap sesama manusia.

Meski Gus Miftah sudah memberikan klarifikasi, namun hingga saat ini, Usman Ali belum memberikan pernyataan resmi atas insiden tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik terus menunggu tanggapan dari kedua tokoh ini untuk memberikan penjelasan dan, diharapkan, permintaan maaf yang tulus. 

Kasus ini menjadi pengingat bagi semua pihak, terutama tokoh masyarakat, untuk berhati-hati dalam bertindak dan berbicara, agar tidak melukai perasaan orang lain. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Kim Yeon-gyeon Terpukau dengan Power Megawati Hangestri, Singgung Gaya Serang Megatron

Kim Yeon-gyeon Terpukau dengan Power Megawati Hangestri, Singgung Gaya Serang Megatron

Megawati Hangestri mulai menunjukkan kualitasnya dalam latihan bersama Hyundai Hillstate. Libero utama tim, Kim Yeon-gyeon, bahkan mengaku terkejut atas power.
Pernyataan Tak Terduga Roberto Mancini usai Timnas Italia Kalahkan Turki: Ini Tak Ada Artinya

Pernyataan Tak Terduga Roberto Mancini usai Timnas Italia Kalahkan Turki: Ini Tak Ada Artinya

Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini, menilai bahwa kemenangan atas Turki sama tidak berartinya dengan kekalahan dari Belgia. Dia menekankan timnya harus fokus kepada apa yang bisa dilakukan di lapangan.
Detik-detik Kevin Diks dapat Contekan dari John Herdman, Kapten Timnas Indonesia Langsung Baca di Tengah Lapangan

Detik-detik Kevin Diks dapat Contekan dari John Herdman, Kapten Timnas Indonesia Langsung Baca di Tengah Lapangan

Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks kedapatan baca contekan yang diberikan John Herdman lewat Ivar Jenner di tengah lapangan dalam laga lawan Malaysia, semalam
Pengakuan Jujur Alessandro Bastoni usai Bikin Timnas Italia Gagal ke Piala Dunia 2026: Saya Merasa Berutang

Pengakuan Jujur Alessandro Bastoni usai Bikin Timnas Italia Gagal ke Piala Dunia 2026: Saya Merasa Berutang

Bek tengah Timnas Italia, Alessandro Bastoni, merasa bahwa dirinya berutang kepada masyarakat Italia. Hal ini beriringan dengan kegagalannya untuk mempersembahkan tiket ke Piala Dunia 2026.
Hitung-hitungan Timnas Voli Indonesia Lolos ke Perempat Final Asian Games 2026

Hitung-hitungan Timnas Voli Indonesia Lolos ke Perempat Final Asian Games 2026

Menilik hitung-hitungan peluang Timnas Voli Indonesia lolos ke babak perempat final voli putra Asian Games 2026. Skuad Garuda masih memiliki peluang untuk melaju ke babak delapan besar, namun kemenangan atas Iran menjadi syarat mutlak.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT