News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Pandai Khotbah, Rahasia Besar Gus Miftah Pernah Dibongkar Habis oleh Kiai Tersohor Asal Purworejo Ini, Tak Disangka Selama Ini...

Di tengah sorotan negatif, sosok kiai masyhur asal Purworejo, KH Chalwani, mengungkapkan hal mengejutkan terkait rahasia besar Gus Miftah. Katanya selama ini...
Sabtu, 14 Desember 2024 - 14:31 WIB
Gus Miftah dan KH Chalwani
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews.com

tvOnenews.com - Nama Gus Miftah masih menghiasi sorotan kabar dan perbincangan hangat warganet di media sosial.

Beredar video yang memperlihatkan dirinya melontarkan ucapan kurang pantas kepada seorang penjual es teh saat menghadiri acara selawat di sebuah pondok pesantren di Magelang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video tersebut, Gus Miftah dengan nada bercanda namun dianggap menghina berkata kepada seorang pria paruh baya, "Es teh kamu masih banyak nggak? Masih? Yaudah dijual lah goblo*."

Kontroversi Gus Miftah usai mengolok-olok penjual es teh hingga komedia senior Yati Pesek.
Kontroversi Gus Miftah usai mengolok-olok penjual es teh hingga komedia senior Yati Pesek.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Pernyataan itu disusul gelak tawa dari Gus Miftah dan beberapa orang yang berada di atas panggung bersamanya.

Rekaman ini memicu kemarahan netizen. Tak sedikit yang mengecam tindakan tersebut, mengingat Gus Miftah dikenal sebagai tokoh agama yang seharusnya menjadi panutan.

Kemarahan warganet semakin meluas ketika sejumlah selebritas dan tokoh masyarakat ikut buka suara.

Mereka menilai tindakan Gus Miftah mencederai nilai-nilai agama yang seharusnya ia junjung.

Tidak berhenti di situ, warganet juga mengungkit sejumlah insiden lain yang melibatkan Gus Miftah.

Sebelumnya, ia pernah dikecam karena diduga menghina seniman senior Yati Pesek.

Kritik terhadap Gus Miftah mencapai puncaknya hingga ia memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden.

Langkah ini dianggap sebagai bentuk tanggung jawab atas tindakannya yang dinilai mencoreng citra dirinya sebagai tokoh publik.

Di tengah sorotan negatif, seorang ulama asal Purworejo, KH Chalwani, mengungkapkan hal mengejutkan terkait kemampuan Gus Miftah dalam membaca Al-Qur'an.

Kontroversi Gus Miftah usai viral mengolok-olok penjual es teh hingga komedian senior Yati Pesek.
Kontroversi Gus Miftah usai viral mengolok-olok penjual es teh hingga komedian senior Yati Pesek.
Sumber :
  • Tangkapan layar

 

Dalam sebuah ceramah yang diunggah di kanal YouTube Dakwahwalisongo313, Kiai Chalwani menyebut bahwa Gus Miftah sangat pandai berpidato, tetapi kemampuan membaca bahasa Arabnya masih banyak kekeliruan.

"Itu di Jogja juga ada orang yang pintar pidato, pinter banget, tapi kalau baca Arab keliru. Terkenal banget orangnya, Gus Miftah," ujar Kiai Chalwani, dilansir dari YouTube Dakwahwalisongo313.

Menurut Kiai Chalwani, hal ini sering luput dari perhatian masyarakat awam, namun sangat kentara bagi para tokoh agama yang memahami bahasa Arab.

"Kalau khutbah menjelaskan artinya menggunakan bahasa Indonesia hebat sekali, pintar sekali, tapi ketika membaca bahasa Arab banyak yang keliru," pungkasnya.

Ia menambahkan bahwa masyarakat awam cenderung menilai Gus Miftah sebagai tokoh alim karena kefasihannya berpidato.

Namun, para pendakwah yang memahami bahasa Arab memiliki pandangan berbeda.

"Kalau orang bodoh kan ngertinya orang itu (Miftah) alim, tapi kalau Kyai kan ngerti kalau dia baca Arab suka keliru," tutur KH Chalwani lagi.

Hingga berita ini diturunkan, Gus Miftah belum memberikan tanggapan resmi atas video yang viral dan pernyataan Kyai Chalwani.

Sementara itu, Sunhaji, penjual es teh yang menjadi sasaran ucapan Gus Miftah, memilih untuk tidak terlalu mempermasalahkan kejadian tersebut.

Namun, masyarakat menuntut agar Gus Miftah memberikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf secara terbuka untuk meredam polemik yang semakin meluas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apakah ini akan menjadi titik balik bagi Gus Miftah untuk lebih berhati-hati dalam bersikap? Ataukah reputasinya sebagai tokoh agama akan terus tergerus? Kita tunggu kelanjutannya. (asl)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demi Lindungi Dapur Rakyat dari Guncangan Ekonomi, Presiden Prabowo Pimpin Langsung "Super Tim", Ini Strukturnya

Demi Lindungi Dapur Rakyat dari Guncangan Ekonomi, Presiden Prabowo Pimpin Langsung "Super Tim", Ini Strukturnya

Pemerintah membentuk struktur pimpinan “Super Tim” ekonomi yang dikomandani langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Keputusan Presiden Prabowo untuk memimpin -
34 Tahun Perjuangan Ponpes Assalam, Cetak Santri Berprestasi Dunia dari Pedalaman Kutai Barat

34 Tahun Perjuangan Ponpes Assalam, Cetak Santri Berprestasi Dunia dari Pedalaman Kutai Barat

Ponpes Assalam Kutai Barat genap 34 tahun berdakwah di pedalaman, membina mualaf, dan mencetak santri berprestasi hingga kejuaraan internasional.
Presiden Prabowo Kucurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun Bagi 2,1 Juta Petani, Nelayan, Pedagang, hingga Ojol

Presiden Prabowo Kucurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun Bagi 2,1 Juta Petani, Nelayan, Pedagang, hingga Ojol

Presiden RI Prabowo Subianto menyerahkan secara simbolis akad kredit dan pembiayaan produktif dengan nilai fantastis sebesar Rp53,15 triliun dalam puncak Rapat
Ketar-ketir Setelah Erick Thohir Buka Opsi Batal, Yordania Pastikan Keamanan Timnas Indonesia Selama FIFA Matchday November

Ketar-ketir Setelah Erick Thohir Buka Opsi Batal, Yordania Pastikan Keamanan Timnas Indonesia Selama FIFA Matchday November

Timnas Indonesia akan menjalani laga tandang di FIFA Matchday untuk pertama kalinya sejak 2019.
Ruben Onsu Kecam Komnas Anak soal Polemik Hak Asuh, Minta Tak Ikut Campur Lagi

Ruben Onsu Kecam Komnas Anak soal Polemik Hak Asuh, Minta Tak Ikut Campur Lagi

Ruben Onsu kecam Komnas Anak terkait polemik hak asuh dengan Sarwendah. Ia meminta lembaga tersebut tak ikut campur dalam perkara yang masih bergulir di pengadilan.
Petugas Gabungan Terus Berjibaku Padamkan Api di Hutan TNWK

Petugas Gabungan Terus Berjibaku Padamkan Api di Hutan TNWK

Sebanyak 350 petugas gabungan dari unsur TNI, Polri, Polhut, Brigade Manggala Agni masih berjibaku di lokasi untuk memadamkan api yang membakar sebagian kawasan

Trending

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Media sosial Threads dihebohkan dengan video kekerasan yang dilakukan orang tua terhadap anak balitanya di dalam lift diduga dipicu rebutan naik ke stroller.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat demokrasi ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. 
Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. A. Kamil Razak, S.H., M.H. meninggal dunia.
Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

PP PMKRI menyampaikan perhatian dan kepedulian mendalam terhadap penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang memengaruhi lingkungan hidup serta kesehat
Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak meninggal dunia, Polresta Bandung sampaikan belasungkawa.
Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?

Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?

Insiden memilukan yang menimpa Bharatu Valdo di lingkungan Markas Ditpoludara, Pondok Cabe, kini memasuki babak krusial.
Video Orang Tua Kasar ke Dua Anak Balitanya di Lift saat Berada di Malaysia Viral, Diduga WNI

Video Orang Tua Kasar ke Dua Anak Balitanya di Lift saat Berada di Malaysia Viral, Diduga WNI

Media sosial X hingga Threads digegerkan dengan beredarnya video rekaman CCTV yang memperlihatkan orang tua berlaku kasar ke dua anaknya di lift. Diduga mereka adalah turis asal Indonesia atau WNI.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT