News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan dari Keluarga Biasa, Ayah Lady Aurellia, Mahasiswi yang Terlibat Pemukulan Dokter Koas di Palembang Ternyata...

Akhirnya terungkap sosok sebenarnya dari orang tua Lady Aurellia Pramesti, mahasiswi yang terlibat dalam pemukulan terhadap chief dokter gegara jadwal piket.
Sabtu, 14 Desember 2024 - 15:03 WIB
Latar belakang keluarga Lady Aurellia Pramesti, mahasiswi yang terlibat pemukulan chief dokter koas
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Terjawab sudah siapa orang tua dari Lady Aurellia Pramesti, mahasiswi yang terlibat dalam penganiayaan terhadap chief dokter koas di Palembang.

Ayah dan Ibu dari Lady Aurellia Pramesti, mahasiswi yang menjadi pemicu tindak penganiayaan terhadap dokter koas disebut-sebut bukan sosok sembarangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, terjadi penganiayaan pada Rabu (11/12/2024) di sebuah toko kue daerah Demang, Palembang terhadap seorang dokter koas yang terlihat masih mengenakan baju dinas.

Korban diketahui bernama Luthfi, Chief Koas Mahasiswa Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) yang tengah praktik di RS Siti Fatimah Palembang.

Dalam video yang beredar di media sosial, tampak seorang pria berbaju merah sedang memukuli dokter koas hingga membabi buta karena terbawa emosi.

Pelaku berbaju merah disebut berinisial D yang merupakan supir dari junior dokter koas tadi yang tidak terima karena mendapat jadwal piket di libur panjang natal dan tahun baru.

Insiden tersebut membuat korban mengalami luka memar di bagian wajah dan mata kirinya memerah lantaran pemukulan itu. Saat ini, Luthfi dirawat di RS Bhayangkara, Palembang.

tvonenews

Kronologi dari peristiwa ini bermula ketika junior koas di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya bernama Lady Aurellia Pramesti mengeluh kepada orang tuanya soal jadwal piket.

Ketika itu, Lady Aurellia mengeluhkan jadwal piket yang diterimanya karena diharuskan mendapatkan shift di libur panjang natal dan tahun baru.

Kebetulan, Luthfi yang merupakan ketua koas stase Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya bertanggung jawab atas pembuatan jadwal piket tersebut.

Hal inilah yang membuat ibu dari Lady Aurellia menghubungi Luthfi dan mengajaknya bertemu di suatu tempat untuk membahas keluhan dari sang anak.

Namun, tiba-tiba saja supir dari Lady Aurellia berinsial D memukuli Chief Koas itu tanpa ampun hingga babak belur meski telah berusaha dilerai oleh orang di sekitarnya.

Di video tersebut, tampak laki-laki berbaju merah merasa tersinggung dengan sikap Chief Koas yang menurutnya tidak sopan saat berbicara dengan orang tua Lady Aurellia.

Korban Luthfi pun langsung dilarikan ke RS Bhayangkara, Palembang dan telah membuat visum hingga laporan ke Polda Sumatera Selatan, Rabu malam (11/12/2024).

Di sisi lain, setelah kasus ini viral di jagat maya, warganet kemudian mulai mengorek-orek siapa sebenarnya keluarga dari Lady Aurellia Pramesti.

Hal ini karena warganet bertanya-tanya kenapa Lady Aurellia Pramesti yang masih berstatus junior dokter koas dengan lancang menolak jadwal piket yang telah ditentukan.

Tak perlu waktu lama bagi warganet untuk mencari tahu siapa sebenarnya kedua orang tua dari Lady Aurellia Pramesti, mahasiswi kedokteran yang terlibat pemukulan terhadap seniornya.

Latar belakang keluarga Lady Aurellia Pramesti, mahasiswi yang terlibat pemukulan chief dokter koas
Latar belakang keluarga Lady Aurellia Pramesti, mahasiswi yang terlibat pemukulan chief dokter koas
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Usut punya usut, ayah dari Lady Aurellia merupakan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat bernama Dedy Mandarsyah.

Sementara itu, ibu dari Lady Aurellia yang datang menemui Chief Koas Luthfi bernama Sri Meilina yang merupakan pengusaha galeri batik tenun di Palembang.

“Nih lengkapnya ya netizen gausah tanya kenapa berani gini, maklum bapaknya Dedy Mandarsyah (Kepala BPJN Kalbar) istrinya Sri Meilina terkenal karena punya galeri batik tenun di Palembang,” tulis @ceomical.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, warganet juga menaruh curiga terhadap LHKPN dari ayah Lady Aurellia yaitu Dedy Mandarsyah yang dicurigai tidak semuanya dilaporkan.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT