GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sindiran Menohok Gus Miftah Setelah Tak Diakui sebagai Keturunan Ke-9 Kiai Ageng Muhammad Besari: Aku Sebel...

Penceramah Gus Miftah akhirnya angkat bicara setelah dirinya tidak diakui sebagai keturunan ke-9 dari Kiai Ageng Muhammad Besari, pendiri Ponpes Tegalsari.
Minggu, 15 Desember 2024 - 07:25 WIB
Sindiran pedas Gus Miftah setelah tak diakui keturunan ke-9 Kiai Ageng Muhammad Besari
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Miftah Maulana atau Gus Miftah memberikan reaksi menohok setelah tidak diakui sebagai keturunan ke-9 dari Kiai Ageng Muhammad Besari.

Dalam sebuah pengajian, Gus Miftah mengatakan jika ia cukup kesal karena tidak dianggap sebagai salah satu keturunan dari sang ulama besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, nama Miftah Maulana atau Gus Miftah sedang ramai diperbincangkan publik belakangan ini menyusul tindakan kontoversialnya kepada orang lain.

Awalnya, video lama Gus Miftah viral setelah dirinya kedapatan mengolok-olok seorang penjual es teh Sunhaji dalam sebuah acara di Magelang.

Bahkan karena persoalan tersebut, Miftah sampai mengundurkan diri dari Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Namun belum selesai kegaduhan dengan penjual es teh, video lama Gus Miftah lainnya juga kembali memicu kontroversi setelah diangkat oleh warganet.

Tampak di video yang diunggah pada dua tahun lalu, Miftah Maulana bersikap tidak sopan terhadap seniman senior Yati Pesek dengan menghinanya di depan umum.

tvonenews

Sontak saja, hal ini memicu gelombang kecaman yang lebih hebat lagi dari warganet. Para selebriti bahkan sampai angkat bicara atas permasalahan ini.

Di sisi lain, tindakan kontroversial Gus Miftah membuat warganet mulai mencari tahu soal silsilah keturunan dari sang penceramah kondang tersebut.

Pada sebuah kesempatan, Gus Miftah mengaku kalau dia keturunan ke-9 Kiai Ageng Muhammad Besari, pendiri Ponpes Tegalsari, Ponorogo, Jawa Timur.

“Kebetulan kiai, saya keturunan ke-9 dari Mbah Muhammad Besari,” jelas Gus Miftah.

“Jadi saya keturunan ke-18 dari Prabu Brawijaya dan keturunan ke-17 dari Raden Patah Demak,” pungkasnya.

Namun belakangan, keturunan ke-8 Kiai Ageng Muhammad Besari yaitu Raden Kunto Pramono mempertanyakan klaim yang dibuat oleh Gus Miftah.

“(Gus Miftah) Itu tidak ada dalam silsilah. Saya juga mengharapkan, kalau memang dari (keturunan) Kiai Ageng Muhammad Ilyas, itu dari istri ke berapa, nanti akan ketemu,” tukasnya.

“Setelah saya cek yang namanya ini, namanya ini, itu kok enggak ada, sehingga saya merasa ada keraguan di situ,” kata Raden Kunto Pramono dikutip dari Apa Kabar Indonesia tvOne.

Ucapan dari Raden Kunto Pramono tadi seolah dibenarkan oleh adik kandung Miftah Maulana yakni Tajib terkait asal usul keturunan sang kakak.

“(Bapak) ya petani, bapak tani sawah, mama dagang di pasar,” tegas Tajib dikutip dari Al Ayyubi Channel.

Sementara itu, Gus Miftah pun akhirnya memberikan respons setelah dirinya tidak diakui sebagai keturunan ke-9 dari Kiai Ageng Muhammad Besari.

Pengasuh Ponpes Ora Aji, Sleman itu mengutarakan sindiran pedas terhadap pihak yang tidak mengakuinya sebagai keturunan ke-9 Kiai Ageng Muhammad Besari.

“Saya nggak perlu diakui cucu, nggak apa-apa, tapi kalau ada acara aku bantuin,” tegas Miftah dikutip dari YouTube Bumi Karya Jati dalam pengajian di Tegalsari beberapa waktu lalu.

Sindiran pedas Gus Miftah setelah tak diakui keturunan ke-9 Kiai Ageng Muhammad Besari
Sindiran pedas Gus Miftah setelah tak diakui keturunan ke-9 Kiai Ageng Muhammad Besari
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Ia pun ke merasa kesal terhadap orang yang mengaku benar-benar keturunan dari Kiai Ageng Muhammad Besari, tapi enggan mengeluarkan dana jika sedang ada acara.

“Aku itu sebel orang pada ngaku-ngaku cucunya Mbah Muhammad Besari, tapi kalau ada acara, modal aja nggak mau,” ujarnya.

Dia pun menyindir balik pihak lain lantaran hanya mengambil keuntungan semata dari makam Kiai Ageng Muhammad Besari, namun tidak mau merawatnya.

“Bikin proposal kesana-kesini tapi hasilnya nggak buat makam, yang modelnya kayak gitu, jan**k banget,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sekarang, semuanya rebutan merasa cucunya Mbah Muhammad Besari, tapi nggak mau merawat makamnya mbah Muhammad Besari, malah cari untung,” tutup Gus Miftah.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

HIPMI Jakarta Utara Tanam 3.000 Mangrove Lewat The North Green Movement

HIPMI Jakarta Utara Tanam 3.000 Mangrove Lewat The North Green Movement

BPC HIPMI Jakarta Utara melalui The North Green Movement menggelar aksi penanaman mangrove di Hutan Lindung PIK Pos 2, Jakarta Utara
Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Disahkan Desember

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Disahkan Desember

Dia mengatakan Komisi III DPR terus melakukan percepatan pembahasan terhadap RUU Perampasan Aset agar dapat segera disahkan.
Taksi Green SM Terserempet KRL di Stasiun Karet, Bagian Belakang Ringsek Parah

Taksi Green SM Terserempet KRL di Stasiun Karet, Bagian Belakang Ringsek Parah

Kejadian ini salah satunya diposting akun Instagram @jakartapusat.info. Dalam postingan disertakan video memperlihatkan taksi tersebut ringsek karena tertemper KRL.
Bila Destry Damayanti Terpilih Jadi Gubernur BI, Pesan Ketua PP Muhammadiyah: Perhatikan Kerentanan Sistem Keuangan

Bila Destry Damayanti Terpilih Jadi Gubernur BI, Pesan Ketua PP Muhammadiyah: Perhatikan Kerentanan Sistem Keuangan

Destry Damayanti jadi calon tunggal Gubernur BI. Sontak, hal ini langsung komentar berbagai kalangan. Satu di antaranya, Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas,
‎PT LUI Buka Peluang Suporter Away Hadir di Liga 2 Championship, Keputusan Ada di Tuan Rumah

‎PT LUI Buka Peluang Suporter Away Hadir di Liga 2 Championship, Keputusan Ada di Tuan Rumah

Operator kompetisi PT Liga Utama Indonesia (LUI) mengungkapkan aturan terkait kehadiran suporter tim tamu pada Liga 2 Indonesia atau Championship 2026/2027. Suporter away tidak secara otomatis diperbolehkan hadir dalam setiap pertandingan.
Lanud Abd Saleh Berangkatkan 200 Personel Satgas Karhutla Menuju Kalimantan Barat

Lanud Abd Saleh Berangkatkan 200 Personel Satgas Karhutla Menuju Kalimantan Barat

Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh memberikan dukungan penuh terhadap pemberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menuju Kalimantan Barat.

Trending

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, aktris Korea calon istri Jang Dong Yoon, debut di drama The Tale of Nokdu.
6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

Berikut daftar 6 drama dan 7 film yang dibintangi Kim Seung Yoon, aktris Korea yang akan menikah dengan Jang Dong Yoon.
Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Menilik hitung-hitungan peluang Timnas Voli Putri Indonesia untuk lolos ke perempat final AVC Women's Continental 2026. Garuda Pertiwi masih memiliki asa untuk lolos ke babak selanjutnya meski sebelumnya kalah telak dari Thailand.
Stigma "Gotham City" Disebut-sebut Melekat dengan Jakarta Barat, Begini Respons Wali Kota

Stigma "Gotham City" Disebut-sebut Melekat dengan Jakarta Barat, Begini Respons Wali Kota

Stigma "Gotham City" disebut-sebut melekat dengan Jakarta Barat karena dinilai tidak aman seperti kota fiksi yang penuh kejahatan di DC Comics.
Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Seorang perwira polisi berinisial EB harus rela kehilangan jabatannya sebagai Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Pahandut. 
Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Cekikan Ekonomi Amerika ke Iran Makin Kencang, Ini Lima Sektor Baru yang Terkena Sanksi

Cekikan Ekonomi Amerika ke Iran Makin Kencang, Ini Lima Sektor Baru yang Terkena Sanksi

Sanksi baru Amerika Serikat terhadap Iran berfokus pada lima sektor utama ekonomi negara tersebut, seperti penerbangan, pelayaran, teknologi, emas, dan aset digital, kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin (24/8).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT