News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gus Miftah Diragukan Memiliki Nasab Keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari, Adik Kandung: Kalau Pun Tidak, Namanya Mengidolakan Ulama

Banyak diragukan, Adik kandung Gus Miftah buka suara soal nasab keturunan sang kakak, yang sebelumnya ngaku punya garis keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari.
Selasa, 17 Desember 2024 - 13:37 WIB
Adik kandung Gus Miftah angkat bicara soal klaim nasab keturunan ke-9 Kiai Ageng Muhammad Besari.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Adik kandung Gus Miftah, Tajib buka suara soal kontroversi nasab atau garis keturunan dari sang kakak, sebelumnya mengaku masih memiliki garis keturunan dari Kiai Ageng Muhammad Besari.

Nama Gus Miftah menjadi perbincangan hangat publik beberapa waktu belakangan ini, setelah polemik mengolok-olok penjual es teh bernama Sunhaji hingga komedian senior Yati Pesek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Imbas dari polemik tersebut yang semakin ramai dibicarakan, Gus Miftah secara mengejutkan memutuskan mengundurkan diri dari dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Sarana Keagamaan.

Publik kini mulai menyoroti silsilah keturunan dari Gus Miftah, setelah dia mengakui punya garis keturunan keluarga Kiai Ageng Muhammad Besari.

Pernyataan dari Gus Miftah itu tersebar luas di media sosial, Gus Miftah menegaskan dalam suatu kesempatan ceramahnya bahwa dirinya merupakan keturunan ke-9 dari Kiai Ageng Muhammad Besari.

"Kebetulan kiai, saya keturunan ke-9 dari Mbah Muhammad Besari," ungkap Gus Miftah dalam video viral di media sosial.

Bayaran Gus Miftah saat isi ceramah akhirnya terungkap
Bayaran Gus Miftah saat isi ceramah akhirnya terungkap
Sumber :
  • YouTube Gus Miftah

 

"Miftah, Kiai Murodi, Muhammad Boniran, Muhammad Usman, Jalal Iman, Karyo Nawi Madarum, Muhammad Ilyas, Muhammad Besari," tuturnya.

"Jadi saya keturunan ke-18 dari Prabu Brawijaya dan keturunan ke-17 dari Raden Patah Demak," sambungnya.

Kiai Ageng Muhammad Besari merupakan seorang ulama besar dari Ponorogo, lahir pada tahun 1729. Putra dari Kiai Anom Besari itu merupakan sosok bangsawan yang memilih hidup seperti orang awam.

Kiai Ageng Muhammad Besari adalah pendiri Pondok Pesantren Tegalsari, yang merupakan salah satu pesantren tertua di Nusantara, atau dikenal juga dengan nama Pesantren Gebang Tinatar.

Warisan ajaran Kiai Ageng Muhammad Besari hingga saat ini masih dipegang oleh para santrinya yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia.

Setelah kasus ini viral, banyak dari netizen yang mulai mempertanyakan silsilah keturunan dari Miftah Maulana.

Namun, klaim Gus Miftah ini dengan cepat dibantah oleh keturunan kedelapan dari Kaia Ageng Besari yaitu Raden Kunto Pramono. Ia mengatakan bahwa Gus Miftah tidak ada dalam silsilah keluarga Kiai Ageng Besari.

Penjelasan adik kandung Gus Miftah

Tajib, adik kandung Gus Miftah mengungkapkan bahwa keluarga dari Gus Miftah bermukim di desa Adiluhur Jabung, Lampung Timur.

Miftahul Khoirun atau disapa Tajib itu menceritakan bahwa ibunya seorang petani dan ibunya pedagang sayur.

Ia menyebut bahwa bapaknya punya jemaah juga di kampungnya, meski bukan dari Kiai atau Ulama Besar.

"Bapak saya punya jemaah sekitar 500 orang di kampung ini, bapak saya di sini ditokohkan sebagai ulama yang tertua pada saat ini di wilayah kami ini," ungkapnya dalam wawancara Apa Kabar Indonesia Siang.

"Boleh ditanya di sini, kalau memang bapak saya bukan Kiai, memang ya Kiai, cuman bukan Kiai besar seperti Kiai yang populer di Pulau Jawa," pungkasnya.

Warganet ramai mempertanyakan soal kebenaran Gus Miftah diduga hanya mengaku-aku sebagai keturunan dari ulama besar dari Ponorogo yakni Kiai Muhammad Ageng Besari.

Hasan Besari atau dikenal memiliki nama lengkap Kiai Muhammad Ageng Besari merupakan tokoh besar sekaligus Ulama yang memiliki peran besar dalam perkembangan pesantren di Ponorogo.

Dalam kesempatan wawancara khusus, Gus Tajib mengaku tidak tahu dengan detail mengenai nasab keturunan keluarganya.

"Untuk masalah nasab-nasab, ada sedikit yang saya paham tapi saya khawatir ada yang salah, nanti dipelintir-pelintir. Tapi kalau silsilah masalah nasab itu memang ada," ungkapnya.

Ia mengaku bahwa ayah mereka, M. Murodhi berasal dari daerah yang satu area dengan Desa Tegalsari, Ponorogo.

Pengakuan jujur adik kandung Gus Miftah soal silsilah keluarga Kiai.
Pengakuan jujur adik kandung Gus Miftah soal silsilah keluarga Kiai.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Di mana desa itu pula tempat Kiai Ageng Muhammad Besari menyebarkan ajaran Islam.

"Memang di sini saya sedikit ada pengetahuan tentang masalah nasab dari Mbah Besari dan selebih-lebihnya tetapi saya tidak tahu persis, karena saya memang anak kelahiran kemarin, jadi saya tidak bisa menyampaikan," pungkasnya.

Lebih lanjut, dengan nada sedikit tinggi, Tajib menjawab jika ada pihak keluarga Kiai Ageng Muhammad Besari mempermasalahkan klaim dari kakaknya itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau memang dipermasalahkan, ayo kita datangkan ke Jawa Timur, di Ponorogo, untuk kita menemui silsilah dari keluarga Mbah Besari atau dari keluarga besar Bapak saya, yang lebih tahu, yang bisa menyampaikan detailnya," ujar Tajib.

"Kalau misalnya memang keturunan, berarti netizen juga mau berbuat apa? Kalau bukan keturunan, memang gimana ya? Namanya kita mengidolakan Kiai, kita menganggap dia guru besar kita, apakah kita nggak boleh untuk membesar-besarkan guru kita?" kata adik kandung Gus Miftah. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.

Trending

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT