News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ingin Bungkam Lagi, Ruben Onsu Ungkap Apa yang Dirasakan Selama Ini ke Betrand Peto dan Sarwendah: Cukup Nak ...

Jauh-jauh hari sebelum perceraian dengan Sarwendah, Ruben Onsu pernah mengungkapkan isi hatinya tentang kehadiran Betrand Peto di keluarganya, sambil menangis.
Sabtu, 18 Januari 2025 - 15:54 WIB
Kejujuran Ruben Onsu tentang Betrand Peto.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Ruben Onsu pernah menumpahkan segala isi hati dan keresahannya kepada putra angkatnya, Betrand Peto. Sang Presenter kondang tak kuasa menangis tangis sampai menyampaikan isi surat yang ditulisnya karean tak mampu berbicara langsung.

Sepertri diketahui, Betrand Peto alias Onyo sempat menjadi perbincangan hangat netizen saat proses perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak pihak yang mempertanyakan nasib Betrand Peto jika sang pasangan artis itu bercerai, mau ikut sama siapa.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan Ruben Onsu dan Sarwendah resmi bercerai secara verstek pada Selasa 24 September 2024.

Setelah proses perceraian yang menyita perhatian publik, Onyo ikut bersama Sarwendah dan tinggal bersama adik-adiknya yakni Thalia dan Thania.

Rupanya di tengah popularitas yang didapatkan Onyo setelah diangkat anak oleh Ruben Onsu dan Sarwendah, ternyata Onyo punya masa lalu yang cukup kelam dan menyedihkan.

Fakta itu terungkap setelah kedua orang tuanya menceritakan bagaimana Betrand Peto masa kecil di hadapan Sarwendah dan Ruben Onsu.

Kolase foto Ruben Onsu, Sarwendah dan Betrand Peto.
Kolase foto Ruben Onsu, Sarwendah dan Betrand Peto.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Sejak remaja bersama keluarga Ruben Onsu, siapa sangka ternyata Betrand Peto menyimpan rasa kekesalan dan rasa tidak terima kepada kedua orang tua kandungnya. Hal itu atas perlakuan yang diterimanya selama menjadi anak, di mana kedua orang tua kandung Onyo sudah bercerai.

Betrand Peto lahir dari orang tua bernama Ferdy Peto dan Maria Octaviana atau Vivi. Ia memiliki satu kakak kandung dan adik yaitu Chetryn Peto dan Kevin Peto.

Ferdy Peto dalam kesempatan podcast di The Onsu, menyampaikan apa hal yang dilakukan kurang baik kepada putranya, Betrand Peto.

Kisah masa kecil Onyo itu memang cukup menyentuh, setelah kedua orang tuanya berpisah, Betrand Peto tinggal dengan kakek dan neneknya.

Kisah masa kecil Onyo itu memang cukup menyentuh, setelah kedua orang tuanya berpisah, Betrand Peto tinggal dengan kakek dan neneknya.

"Dosa saya yang paling besar itu ketika kata kasarnya, saya buang Onyo di Opa, Oma. Saya tidak pernah mencintai Onyo selayaknya bapak, dan secara pribadi Nyo saya minta maaf," ungkap Ferdy Peto dilansir youtube The Onsu Family.

"Biarkan itu menjadi kenangan pahit untuk saya saja, dan Onyo tidak perlu menyimpan itu semua. Kalaupun Onyo punya rasa sakit hati, bapak siap menanggung itu, dan engkau berhak untuk dendam kepada Bapak, engkau punya hak itu, bapak tidak marah," tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Maria Octaviana ibu kandung Onyo ikut berbicara dan mengungkapkan permintaan maafnya.

Vivi mengaku memiliki banyak kekurangan sebagai ibu kandung untuk Onyo.

"Mama juga minta maaf atas segalanya yang terjadi selama Onyo sama Mama, seperti bapak bilang punya kekurangan, Mama lebih banyak punya kekurangan," ucapnya.

Pesan Ruben Onsu ke Betrand Peto

Menyambung pembicaraan tersebut, Ruben Onsu ikut buka suara dengan memberi pesan kepada kedua orang tua kandung Betrand Peto.

"Bapak dan ibu, tidak ada yang saling menguntungkan ya, jadi sama-sama kita bertekad untuk membesarkan Onyo dengan cinta, untuk masa depannya dia," ujarnya.

Dia juga menegaskan jika ada berpandangan bahwa jika Vivi memanfaatkan Onyo di keadaan sekarang."Itu tidak benar sama sekali," ujar Ruben.

"Mamanya punya hak untuk kehidupan Onyo, begitu juga Papanya. Tugas kami untuk mendidik anak ini untuk menjadi anak yang berbakti sama Papa dan Mamanya," imbuhnya. 

Kemudian, Ruben membacakan sebuah kalimat ungkapan hatinya kepada Betrand Peto, dia bahkan sampai menuliskan hal itu karena tidak sanggup mengatakannya secara langsung.

"Saya mengetik ini dari hati saya yang paling dalam, khusus untuk putra saya Onyo. Onyo tahu Ayah suka bicara, tapi untuk kali ini Ayah tidak sanggup untuk bicara langsung kalau Ayah tidak tulis, Ayah takut ada yang terlewatkan," ungkapnya.

"Biar semua menjadi saksi kalau baik keluarga Jakarta dan di NTT semuanya baik, semuanya support Onyo," ujar Ruben.

Kemudian Ruben Onsu membacakan tulisan tangannya dari secarik kertas, menumpahkan segala isi hatinya.

"Onyo anakku, Ayah menulis ini sebagai ungkapan hati Ayah yang paling dalam, semua sudah diungkapkan bagaimana perasaanmu tentang orang tuamu, Ayah hanya minta tolong padamu Nak, perlahan berdamailah dengan suasana ini," tulisnya.

"Cerita hidupmu yang kamu anggap luka, biar tugas Ayah Bunda mengobati tanpa perlu kau ungkit lagi, sebelum pertemuan ini mati-matian kamu tidak mau ada pertemuan ini, karena kamu menganggap tidak perlu," ucap Ruben.

Ruben mengucapkan permintaan maaf kepada putra sulungnya itu karena tidak menuruti kemauannya. Karena tetap melakukan pertemuan dengan kedua orang tua Onyo.

Menurut Ruben, ini agar semua clear dan tidak boleh ada pihak yang tersakiti.

"Onyo sayang, lapangkanlah hatimu Nak, jadilah Ksatria yang tangguh, doa Ayah Bunda pasti sama dengan Papa Mama," ucap Ruben sambil mata berkaca-kaca.

"Onyo tetap anak pertama Ayah Bunda, tapi di sini Ayah berdiri atas nama dua adikmu yang harus Ayah jaga juga, dan harus Ayah juga perjuangkan kebahagiaannya, sehingga tidak dianggap merebut kebahagiaanmu dengan saudara-saudara kandung," tutur Ruben Onsu.

Di akhir, Ruben Onsu menitikkan air mata sambil berkata,"Ayah pernah berkata kepada Onyo bahwa tetap jadikan Papa dan Mamamu adalah yang utama," tuturnya.

"Jadi kami yang dijadikan utama, karena Mama Papa yang terbaik, kami tetap akan mengasuhmu Onyo, dan memposisikan sebagai anak pertama kami," ucap Ruben Onsu sambil terisak tangis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Maaf ayah kali ini lemah, tidak bisa bicara langsung hanya bisa lewat tulisan karena Ayah tidak mau ada yang terlewatkan ungkapan hati Ayah," tuturnya.

"Onyo sayang suatu saat bertambah usiamu, kamu akan tahu betapa susah dan sulitnya di posisi Ayah saat ini, tapi Ayah Bunda harus selesaikan satu-satu," kata Ruben Onsu. (ind)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Pansus DPRD DKI temukan pengelolaan lokasi parkir belum kantongi izin

Pansus DPRD DKI temukan pengelolaan lokasi parkir belum kantongi izin

Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta menemukan pengelolaan parkir diduga belum mengantongi izin di sejumlah kawasan ramai, termasuk area pertokoan dan kompleks ruko
Daftar Lengkap Pot Drawing Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia U-20 Berada dalam Posisi Tak Menguntungkan

Daftar Lengkap Pot Drawing Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia U-20 Berada dalam Posisi Tak Menguntungkan

Daftar lengkap pot drawing Piala Asia U-20 2027 sudah diketahui. Timnas Indonesia U-20 dipastikan tidak akan berada di pot yang menguntungkan.
Cadangan Devisa Indonesia Melonjak ke US$146,5 Miliar, Tembus Rekor Baru di Tengah Gejolak Global

Cadangan Devisa Indonesia Melonjak ke US$146,5 Miliar, Tembus Rekor Baru di Tengah Gejolak Global

Cadangan devisa Indonesia kembali menguat di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Pasokan Menipis, Harga Cabai Rawit di Probolinggo Naik Capai Rp60 Ribu Per Kilogram

Pasokan Menipis, Harga Cabai Rawit di Probolinggo Naik Capai Rp60 Ribu Per Kilogram

Harga cabai rawit di Pasar Baru Kota Probolinggo naik mencapai Rp60 ribu per kilogram.

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT