News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heran Deh, Orang China, Jepang, dan Korea Tetap Sehat Makan Mie Instan, Ternyata Ini Rahasianya, dr Zaidul Akbar Bilang...

Orang Jepang, Korea, dan China kerap mengonsumsi mie instan namun tetap sehat. Apa rahasianya? dr Zaidul Akbar bilang kalau ternyata gaya hidup mereka jauh dari
Rabu, 19 Februari 2025 - 23:49 WIB
Heran Deh, Orang China, Jepang, dan Korea Tetap Sehat Makan Mi Instan, Ternyata Ini Rahasianya, dr Zaidul Akbar Bilang...
Sumber :
  • Tangkapan layar youtube dr Zaidul Akbar / istockphoto

tvOnenews.com - Jika melihat film atau tayangan media sosial, kita sering melihat orang Jepang, Korea, dan China mengonsumsi mie instan. 

Meskipun sering makan mie, mereka tetap tampak sehat dan bugar. Lalu, apa rahasianya?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mie instan memang menjadi favorit banyak orang karena harganya terjangkau dan mudah disajikan. 

Di negara-negara Asia seperti Jepang, Korea, dan China, mie instan bahkan menjadi bagian dari kebiasaan makan sehari-hari.

Gaya Hidup Aktif sebagai Kunci Kesehatan

Menurut dr. Zaidul Akbar, pola konsumsi tepung, termasuk mie instan, sangat umum di negara-negara tersebut.

“Orang Korea, China, Jepang itu konsumsi mereka tidak lepas dari tepung terutama mie instan,” ujarnya.

“Mie instannya tidak tanggung-tanggung, tapi mereka masih memiliki kualitas kesehatan yang baik,” sambungnya.

Berbeda dengan Indonesia, kebiasaan makan mie di negara-negara tersebut diimbangi dengan gaya hidup aktif. Salah satu kebiasaan yang sangat menonjol adalah budaya jalan kaki.

“Orang-orang di sana suka jalan kaki. Kalau Anda pernah pergi ke Hongkong itu luar biasa. Saya pernah menghitung ada hampir 14 ribu langkah kalau kita mau naik MRT,” jelas dr. Zaidul Akbar.

“Itu jauh banget, 14 ribu langkah bisa berapa kilo. Jadi setiap hari kebakar (kalorinya). Kalau di kita (di Indonesia) kan nggak gitu masalahnya,” tambahnya.

Ilustrasi orang China, Jepang dan Korea makan mi instan
Ilustrasi orang China, Jepang dan Korea makan mi instan
Sumber :
  • Istockphoto

 

Di Indonesia, kebiasaan berjalan kaki masih tergolong rendah karena berbagai faktor, termasuk ketersediaan transportasi yang lebih memudahkan orang untuk berpindah tempat tanpa harus banyak bergerak.

Pola Makan yang Sehat dan Seimbang

Selain aktif bergerak, pola makan orang Jepang, Korea, dan China juga sangat berbeda dengan kebiasaan makan di Indonesia. 

Mereka lebih banyak mengonsumsi bawang-bawangan dan sayur dalam jumlah besar serta tidak terbiasa memanaskan makanan berulang kali.

“Bukan masakan yang dipanaskan, sebab pasti akan teroksidasi. Maka Anda lihat di China, Hongkong jarang terlihat orang gemuk,” kata dr. Zaidul Akbar.

Orang Jepang, misalnya, terkenal dengan kebiasaan makan dalam porsi kecil dan menerapkan prinsip Hara Hachi Bu, yaitu makan hanya sampai 80% kenyang. 

Di Korea, makanan fermentasi seperti kimchi juga berperan besar dalam menjaga kesehatan pencernaan mereka. 

Sementara di China, teh hijau menjadi bagian dari budaya yang membantu metabolisme tubuh tetap optimal.

Meneladani Pola Hidup yang Sehat

Sebagai umat Muslim, dr. Zaidul Akbar juga menyarankan agar mencontoh pola hidup Nabi Muhammad SAW. 

“Nah, harusnya seperti itu karena nabi kita shalallahu alaihi wassalam kalau berjalan kayak orang nurunin bukit,” ujarnya.

Ia pun menganjurkan untuk mengikuti cara hidup Rasulullah yang aktif bergerak dan mengonsumsi makanan alami agar tubuh tetap sehat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ikutin aja cara jalannya Nabi, olahraganya Nabi, pasti sehat,” tutupnya.

Dengan meniru gaya hidup sehat orang Jepang, Korea, dan China—terutama dalam hal pola makan dan aktivitas fisik kita tetap bisa menikmati mie instan tanpa harus khawatir berlebihan akan dampak kesehatannya. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Seorang oknum guru bergelar ustaz di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. Ini kata polisi.
Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Bek Timnas Malaysia, Dion Cools, tetap bangga meski Harimau Malaya gagal menang atas Timnas Indonesia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026.
172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair mengalami mual, muntah hingga pusing setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan di RSUD Dr. Soetomo pada Senin (28/9/2026).
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 shio diprediksi beruntung soal karier besok 30 September 2026. Ada peluang menunjukkan kemampuan, mendapat kepercayaan baru, hingga menemukan kesempatan menarik.
Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menemukan pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jelang menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT