News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Marcio Souza? Dulu Bintang Liga 1 yang Dipuja-puja Fans Persela Lamongan dan Persib Bandung, Setelah Pulang Kampung Nasibnya jadi...

Masih ingat dengan Marcio Souza? Dulunya bintang Liga 1 yang dipuja-puja fans Persela Lamongan dan Persib Bandung. Sekarang begini nasibnya.
Jumat, 21 Februari 2025 - 08:29 WIB
Striker Asing Legendaris Liga Indonesia, Marcio Souza
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @marciosouza1401

tvOnenews.com - Nama Marcio Souza mungkin masih teringat oleh penggemar sepak bola Indonesia, terutama mereka yang mengikuti perjalanan Liga 1 pada musim 2011/2012.

Sebagai salah satu striker asing terbaik, Souza sempat meramaikan kompetisi Indonesia dengan tampil gemilang di sejumlah klub besar, termasuk Persela Lamongan, Semen Padang, Arema FC, dan Persib Bandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, setelah pensiun dari sepak bola, perjalanan hidupnya tak berlanjut mulus dan justru dipenuhi dengan berbagai kontroversi yang mengejutkan banyak pihak.

Lantas, seperti apa kabar Marcio Souza sekarang? Scroll untuk mengetahui jawabannya.

Karier Cemerlang di Indonesia

Mantan pemain Persib Bandung sekaligus legenda asing Liga Indonesia, Marcio Souza
Mantan pemain Persib Bandung sekaligus legenda asing Liga Indonesia, Marcio Souza
Sumber :
  • Instagram/@marciosouza1401

 

Marcio Souza memulai karier sepak bola profesionalnya di Indonesia pada tahun 2006, ketika Persela Lamongan merekrutnya sebagai pemain asing.

Di klub tersebut, Souza langsung menunjukkan ketajamannya dengan mencetak 44 gol dalam 66 pertandingan selama dua musim.

Performa impresifnya itu membuatnya menjadi salah satu striker asing paling ditakuti pada masa itu.

Keberhasilannya bersama Persela mengantarkannya pindah ke klub-klub besar lainnya, seperti Semen Padang, Deltras Sidoarjo, dan Arema FC.

Kariernya di Semen Padang juga tidak kalah gemilang. Souza membantu timnya promosi ke Liga Super Indonesia dan mencetak sembilan gol.

Perjalanan berikutnya membawanya ke Deltras Sidoarjo dan Arema FC, meski performanya sedikit menurun. Namun, kesuksesannya di Indonesia tetap membuatnya diincar oleh klub-klub besar lainnya, termasuk Persib Bandung. 

Bergabung dengan Persib Bandung pada musim 2011/2012, Souza berhasil menyumbangkan delapan gol dan menjadi bagian dari tim yang diingat oleh banyak penggemar.

Salah satu momen yang tak terlupakan adalah selebrasinya yang khas, meniru gaya komedian Tukul Arwana setiap kali mencetak gol.

Ini menjadi ciri khas Souza yang membuatnya semakin dikenal di kalangan suporter sepak bola Indonesia.

Kontroversi dan Skandal Pengaturan Skor

Legenda asing Persib Bandung dan Liga Indonesia, Marcio Souza
Legenda asing Persib Bandung dan Liga Indonesia, Marcio Souza
Sumber :
  • Istimewa

 

Namun, perjalanan Marcio Souza tak selalu mulus. Pada 2013, saat memperkuat Perseman Manokwari, Souza terlibat dalam skandal pengaturan skor yang sempat menggemparkan dunia sepak bola Indonesia.

Marcio Souza dituduh terlibat dalam pengaturan pertandingan melawan Persepar Palangkaraya, dengan nilai transaksi sekitar Rp50 juta.

Isu ini semakin memanas setelah kabar menyebutkan bahwa Souza menerima suap tersebut sebagai bentuk kompensasi atas gajinya yang belum dibayar oleh manajemen Perseman Manokwari, yang masih terhutang sekitar Rp800 juta.

Skandal ini memunculkan polemik dan ancaman terhadap Souza.

Dia kemudian melaporkan ancaman pembunuhan yang diterimanya kepada pihak berwajib, yang diduga berasal dari manajer Perseman Manokwari.

Kasus ini menjadi titik balik dalam kariernya, yang akhirnya memaksanya memilih untuk pensiun lebih awal dari dunia sepak bola pada tahun 2015.

Pulang Kampung ke Brasil dan Terlibat Skandal Lagi

Marcio Souza, mantan pemain asing Legendaris Liga Indonesia
Marcio Souza, mantan pemain asing Legendaris Liga Indonesia
Sumber :
  • Twitter Persib

 

Setelah meninggalkan Indonesia, Marcio Souza pulang ke kampung halamannya di Brasil.

Namun, kontroversi tidak berhenti sampai di situ. Pada 2016, Souza kembali terlibat dalam masalah hukum di Brasil, kali ini terkait dengan pengaturan skor yang melibatkan pemain, pelatih, agen, dan bahkan presiden klub.

Souza ditangkap oleh kepolisian Brasil dengan tuduhan terkait pengaturan pertandingan sepak bola, yang semakin memperburuk reputasinya.

Berpindah Agama dan Kehidupan Pribadi

Kabar terbaru Marcio Souza
Kabar terbaru Marcio Souza
Sumber :
  • Instagram @marciosouza1401

 

Di tengah segala kontroversi, Marcio Souza juga memiliki perjalanan spiritual yang menarik.

Selama bermain di Semen Padang pada tahun 2010, Souza memutuskan untuk memeluk agama Islam setelah mengucapkan dua kalimat syahadat.

Perubahan agama ini dipicu oleh pengalaman spiritual yang ia rasakan bersama rekan-rekannya, seperti Abanda Herman, yang juga memeluk Islam.

Namun, setelah beberapa tahun menjalani kehidupan sebagai seorang Muslim, Souza mengungkapkan bahwa ia kembali ke keyakinan lamanya.

Pada 2014, melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, ia menyatakan bahwa dirinya kini menganut agama Kristen, dan bahkan memamerkan kegiatan ibadah di gereja.

Selain itu, Souza juga memperlihatkan foto pernikahannya dengan wanita asal Brasil, Cassia Wood, yang menambah sorotan terhadap kehidupan pribadinya.

Kehidupan Setelah Pensiun

Setelah mengakhiri karier sepak bolanya dan menghadapi berbagai kontroversi, Marcio Souza kini menjalani kehidupan yang jauh dari sorotan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Brasil, ia sempat bekerja sebagai pelatih tim sepak bola remaja dan juga sebagai tukang las.

Meski tak lagi terlibat dalam dunia sepak bola profesional, Souza tetap bertahan di Brasil bersama keluarganya. (kmr/tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Puluhan Uang Rupiah Lama Resmi Dicabut BI, Ini Daftar dan Batas Waktu Penukarannya

Puluhan Uang Rupiah Lama Resmi Dicabut BI, Ini Daftar dan Batas Waktu Penukarannya

Bank Indonesia cabut puluhan uang rupiah lama dari peredaran. Cek daftar uang rupiah yang ditarik dan batas waktu penukarannya sebelum hangus.
Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyebut jika Persija Jakarta memiliki tekanan sangat besar jelang menghadapi skuad asuhannya.
Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

RSHS Bandung menyampaikan permohonan maafnya kepada Nina Saleha ibu yang nyaris kehilangan anaknya.
Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya percepatan pembangunan kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah (Pemda).
Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa aliran dana hasil penguasaan kembali kawasan hutan berpotensi digunakan untuk memperkuat fiskal.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Devin/Faathir gagal melewati hadangan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae di perempat final Kejuaraan Asia 2026

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT