GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Paksu dan Bunda, Simak Tips Pentingnya Asupan Gizi Seimbang untuk Anak Berkebutuhan Khusus dan Cara Mengatasinya

Tips pentingnya asupan gizi seimbang untuk anak berkebutuhan khusus dan cara mengatasinya. Anak berkebutuhan khusus sering kali memiliki kondisi kesehatan yang
Jumat, 28 Maret 2025 - 22:58 WIB
Ilustrasi Makanan Bergizi
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Kesehatan dan tumbuh kembang anak sangat dipengaruhi oleh asupan gizi yang mereka terima setiap hari. 

Hal ini menjadi lebih krusial bagi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) yang sering kali menghadapi tantangan lebih besar dalam memenuhi kebutuhan gizi yang sesuai dengan kondisi mereka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anak berkebutuhan khusus memiliki kebutuhan nutrisi yang beragam tergantung pada kondisi kesehatan fisik dan mental mereka. 

Oleh karena itu, memastikan mereka mendapatkan gizi yang seimbang adalah salah satu kunci utama untuk membantu mereka tumbuh optimal dan meningkatkan kualitas hidup mereka.  

Kondisi Anak Berkebutuhan Khusus di Indonesia

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2024, jumlah populasi anak berkebutuhan khusus di Indonesia mencapai 1,6 juta anak. 

Sayangnya, banyak dari mereka masih menghadapi berbagai tantangan dalam mendapatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan gizi yang memadai.

Anak-anak penyandang disabilitas juga lebih rentan mengalami perundungan (bullying) baik di lingkungan tempat tinggal maupun di sekolah, yang semakin memperburuk kondisi mental dan fisik mereka.  

Selain itu, status gizi anak-anak Indonesia secara umum masih menjadi perhatian serius. 

Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, prevalensi stunting di Indonesia mengalami penurunan dari 24,4% pada tahun 2021 menjadi 21,6% pada tahun 2022. 

Meskipun terjadi penurunan, angka ini masih cukup tinggi dan memerlukan upaya lebih lanjut untuk mencapai target penurunan stunting sebesar 14% pada tahun 2024.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pemenuhan gizi yang baik tidak hanya penting untuk anak-anak pada umumnya.

Akan tetapi juga sangat berpengaruh bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang memiliki risiko kesehatan lebih tinggi.

Mengapa Gizi Seimbang Penting untuk Anak Berkebutuhan Khusus?

Anak berkebutuhan khusus sering kali memiliki kondisi kesehatan yang lebih kompleks, seperti:  
- Gangguan metabolisme  
- Gangguan perkembangan saraf  
- Masalah pencernaan  
- Keterbatasan gerak yang mempengaruhi kemampuan makan sendiri  
- Gangguan makan selektif atau penolakan terhadap makanan tertentu  

Gizi yang cukup dan seimbang membantu meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki fungsi otak, memperkuat sistem saraf, dan mendukung perkembangan fisik dan kognitif anak. 

Nutrisi yang tepat juga membantu mengurangi masalah perilaku dan meningkatkan kemampuan anak dalam belajar dan bersosialisasi.  

Berikut adalah nutrisi penting yang dibutuhkan anak berkebutuhan khusus:  
- Karbohidrat kompleks, Sumber energi utama untuk aktivitas sehari-hari.  
- Protein, Mendukung pertumbuhan jaringan tubuh dan memperbaiki sel yang rusak.  
- Lemak sehat, Penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf.  
- Vitamin dan mineral, Membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mendukung proses metabolisme.  
- Serat, Meningkatkan kesehatan pencernaan dan membantu menghindari sembelit.  

Tips Memberikan Asupan Gizi Seimbang untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Untuk mengatasi tantangan tersebut, orang tua dan pengasuh perlu menerapkan strategi khusus agar anak berkebutuhan khusus tetap mendapatkan nutrisi yang cukup dan seimbang. Berikut adalah beberapa tips yang dapat diterapkan:  

1. Kenali Kebutuhan Khusus Anak
2. Sediakan Makanan yang Mudah Dicerna dan Disukai Anak
3. Buat Pola Makan Teratur dan Konsisten
4. Libatkan Anak dalam Proses Menyiapkan Makanan  
5. Berikan Makanan Bernutrisi dalam Porsi Kecil tapi Sering
6. Pantau Asupan Gizi dengan Cermat
7. Hindari Paksaan saat Makan

Dengan asupan gizi yang cukup dan seimbang, anak berkebutuhan khusus memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang secara optimal, meningkatkan kemampuan belajar, memperbaiki kualitas hidup, dan berkontribusi positif dalam masyarakat.

Yayasan Inklusi Pelita Bangsa menyediakan makanan bergizi bagi Sekolah Khusus (SKH) di Wilayah Tangerang Raya.

Salah satu fokus utama program ini adalah menjangkau sekolah-sekolah luar biasa (SLB) atau Sekolah Khusus (SKH) di berbagai daerah, mulai dari Tangerang Raya.

“Anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi luar biasa yang perlu kita dukung bersama. Gizi yang baik adalah pondasi utama bagi mereka untuk bisa belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik,” kata Maya Miranda Ambarsari, Ketua Pembina Yayasan Inklusi Pelita Bangsa, Kamis (27/3/2025).

Inisiatif tersebut tentu saja tidak bisa dilakukan sendiri sehingga dibutuhkan kerja sama lintas sektor dalam mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi anak-anak berkebutuhan khusus, kami membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Kami berharap inisiatif ini bisa menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam gerakan inklusi,” ujar Ketua Harian Yayasan Inklusi Pelita Bangsa Cahaya Manthovani.

"Program ini tidak hanya mendukung anak-anak SLB, tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal dengan memberdayakan UMKM sekitar," ujar Neneng Goenadi. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Saingi Klub Inggris, AC Milan Siap Gelontorkan Dana Demi Dapatkan Starlet Timnas Spanyol yang Bersinar di LaLiga

Saingi Klub Inggris, AC Milan Siap Gelontorkan Dana Demi Dapatkan Starlet Timnas Spanyol yang Bersinar di LaLiga

Nama Victor Munoz kembali mencuat ke permukaan bursa transfer Eropa setelah dikaitkan dengan rencana perombakan lini serang AC Milan musim depan.
Bukan Siswa Sekolah, Ternyata Ini Kelompok yang Paling Berhak Dapat MBG Duluan

Bukan Siswa Sekolah, Ternyata Ini Kelompok yang Paling Berhak Dapat MBG Duluan

Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi penting terkait sasaran utama Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ternyata, program ini tidak hanya menyasar anak sekolah, melainkan kepada kelompok "3B", yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
PBSI Umumkan 2 Pasangan Baru untuk China Masters Super 100: Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari Main Rangkap Ganda Campuran

PBSI Umumkan 2 Pasangan Baru untuk China Masters Super 100: Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari Main Rangkap Ganda Campuran

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), mengumumkan sejumlah pasangan baru yang akan diturunkan pada turnamen Maret mendatang.
Sambut Ramadan & Idulfitri, bank bjb Hadirkan Layanan Penukaran Uang Melalui SERAMBI 2026

Sambut Ramadan & Idulfitri, bank bjb Hadirkan Layanan Penukaran Uang Melalui SERAMBI 2026

Kick Off Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri atau SERAMBI 2026 menjadi momentum penting dalam mempersiapkan layanan perbankan yang optimal selama periode peningkatan transaksi.
‎Usung Misi Bangkit, Ricky Nelson Sebut Persija Jakarta Siap Curi Poin Penuh dari Markas Bali United

‎Usung Misi Bangkit, Ricky Nelson Sebut Persija Jakarta Siap Curi Poin Penuh dari Markas Bali United

Persija Jakarta bertekad bangkit saat bertandang ke Bali United meski tanpa Mauricio Souza. Ricky Nelson optimistis skuad lengkap bisa mencuri poin dan putus tren buruk.
Polisi Ungkap Alasan Pria Brutal Aniaya Balita 2,5 Tahun di Kamar Hotel Karawang

Polisi Ungkap Alasan Pria Brutal Aniaya Balita 2,5 Tahun di Kamar Hotel Karawang

Polisi meringkus IP (30), seorang pria yang diduga kuat melakukan penganiayaan brutal terhadap balita berusia 2,5 tahun berinisial NA.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Ruby juga menegaskan hal tersebut terjadi dipicu juga oleh fakta bahwa regulasi belum selaras dengan teknologi yang ada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT