News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Top 3 Sports: Giovanna Milana Bongkar 'Aib' Red Sparks, 'Hubungan' Megawati dan KOVO Memanas? Volimania Korea Serang Balik Netizen Indonesia dan Protes Soal....

Top 3 berita voli yang menyoroti Liga Voli Korea, Megawati Hangestri, KOVO, dan kisruh Red Sparks usai laga final. Mulai dari Giovanna Milana yang ungkap 'aib' Red Sparks
Rabu, 16 April 2025 - 01:00 WIB
Megawati Hangestri
Sumber :
  • Red Sparks

tvOnenews.com - Top 3 berita voli yang menyoroti Liga Voli Korea, Megawati Hangestri, KOVO, dan kisruh Red Sparks usai laga final.

Drama di kancah Liga Voli Korea kembali mencuat ke permukaan, kali ini berpusat pada sosok Megawati Hangestri Pertiwi, opposite asal Indonesia yang musim ini sukses membawa Red Sparks ke final V-League. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, sorotan bukan hanya pada prestasinya, melainkan juga pada ketidakadilan yang ia terima dari pihak liga. 

Keputusan KOVO untuk tidak memasukkan Megawati dalam Best 7 musim 2024/2025 memicu reaksi keras dari fans, memantik perdebatan panjang di media sosial hingga ke forum-forum Korea Selatan.

Kisah ini semakin panas setelah mantan rekan setimnya, Giovanna Milana, membeberkan 'aib' internal Red Sparks. 

Ungkapan jujurnya soal perlakuan manajemen terhadap pemain menambah bara dalam api protes netizen Indonesia terhadap federasi voli Korea. 

Sementara itu, di sisi lain, fans voli Korea Selatan balik menyerang, menuduh penggemar Indonesia terlalu emosional dan tidak objektif. 

Polemik ini memperlihatkan sisi lain dari kompetisi profesional yang tak melulu soal statistik dan kemenangan, melainkan juga menyentuh isu kemanusiaan dan penghargaan terhadap perjuangan atlet voli.

Berikut ini top 3 artikel sports yang menjadi pusat perbincangan volimania di Korea Selatan dan Indonesia:

1. Giovanna Milana Ungkap Sisi Gelap Red Sparks: “Pemain Diperlakukan Seperti Aset”

Giovanna Milana, eks bintang Red Sparks dan sahabat dekat Megawati, menghebohkan publik dengan pernyataannya bahwa pemain di tim lamanya hanya dianggap aset semata. 

Megawati Hangestri dan Giovanna Milana saat musim lalu bersama Red Sparks.
Megawati Hangestri dan Giovanna Milana saat musim lalu bersama Red Sparks.
Sumber :
  • instagram/@gia_day

 

Dalam unggahan Instagram yang kemudian ia hapus, Gia menuliskan, “Para pemain diperlakukan seperti aset, bukan sebagai manusia.” 

Pengakuannya muncul di tengah kontroversi Megawati yang dicoret dari Best 7 meski mencetak dua MVP ronde dan membawa Red Sparks ke final.

Gia kini berkarier di Amerika bersama Atlanta Volleyball Club dalam LOVB, namun rumor kembalinya ia ke Red Sparks untuk menggantikan Vanja Bukilic yang cedera makin santer terdengar. 

Jika benar, reuninya dengan Megawati bisa jadi momen panas, apalagi setelah komentar kritis tersebut. Di balik pujian pada performa tim, banyak yang mulai menyoroti bagaimana sistem KOVO memperlakukan pemain asing, khususnya dari Asia Tenggara.

2. Megawati Hangestri Tak Masuk Best 7: “Udah Effort Tapi Gak Dihargai”

Kekecewaan Megawati terhadap keputusan KOVO terlihat jelas dari unggahannya di TikTok: “Udah effort tapi nggak dihargai, jadi jual mahal aja sekalipun datang ke rumah.” 

Kalimat ini diyakini netizen sebagai bentuk sindiran terhadap federasi yang tak memberi apresiasi, meski Megawati mencatat 1.020 poin, menjadi top scorer Red Sparks, serta mencatat efisiensi serangan tertinggi dengan 48,06 persen.

Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

 

Tak hanya gagal membawa pulang gelar juara, Megatron juga tak mendapat satu pun penghargaan individu, padahal ia telah dua musim berturut-turut membawa timnya ke final sesuatu yang belum pernah dilakukan pemain asing Asia Tenggara. 

Beberapa netizen menyebut KOVO hanya memanfaatkan ketenaran Megawati demi promosi liga, tanpa imbalan yang setimpal. 

“Mega cuma dijadikan alat branding, gajinya pun standar, fasilitas pun enggak maksimal,” tulis salah satu komentar viral.

3. Volimania Korea Balas Kritik Fans Indonesia: “Mega Udah Pergi, Diamlah!”

Ketidakpuasan fans Indonesia terhadap keputusan KOVO tak berhenti di media sosial. Ribuan komentar membanjiri akun KOVO dan Red Sparks, membuat subscriber menurun drastis. 

Namun aksi ini dibalas sinis oleh volimania Korea. Seorang netizen menulis, “Sekarang Mega sudah pergi, diam saja. Kalian masih saja menjelek-jelekkan orang lain di kolom komentar.”

Sebagian fans Korea mendukung pemilihan Gyselle Silva di posisi opposite terbaik, meski statistik Mega lebih unggul. “Tidak ada akal sehat yang bilang Silva kalah. Ha ha,” sindir akun Tesagitesagi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, ada juga yang merindukan sosok Megawati. “Aku tidak akan menonton Red Sparks tanpa Mega,” tulis fans bernama dolgyeogsojang. 

Pro dan kontra ini menunjukkan bahwa absennya Megatron dari V-League musim depan akan meninggalkan jejak besar, baik di panggung maupun di hati penggemar. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik Piala Dunia 2026: Iran Masih Berharap, Tinggal Tiga Tiket Tersisa

Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik Piala Dunia 2026: Iran Masih Berharap, Tinggal Tiga Tiket Tersisa

Perebutan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 kini semakin memanas. Tak hanya perebutan posisi juara dan runner-up, tapi juga jalur peringkat tiga terbaik
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Pacitan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Pacitan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Masyarakat di kawasan pesisir Jawa Timur dapat tetap tenang menyusul adanya aktivitas tektonik atau gempa pada Sabtu (27/6) siang. 
Dinilai Menguntungkan, DPR Usul 6 Negara Ini Jadi Prioritas Peroleh Kebijakan Bebas Visa

Dinilai Menguntungkan, DPR Usul 6 Negara Ini Jadi Prioritas Peroleh Kebijakan Bebas Visa

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menanggapi kebijakan Kementerian Pariwisata soal wacana pemberlakuan bebas visa kunjungan ke Indonesia.
Warga Padati Bundaran HI Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta, Sudirman-Thamrin Ditutup Sore Ini

Warga Padati Bundaran HI Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta, Sudirman-Thamrin Ditutup Sore Ini

Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, mulai dipadati warga pada Sabtu (27/6/2026) siang menjelang perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.
Pelatih Argentina Pastikan Lionel Messi Absen Kontra Yordania pada Laga Pamungkas Grup J Piala Dunia 2026, Ini Alasannya

Pelatih Argentina Pastikan Lionel Messi Absen Kontra Yordania pada Laga Pamungkas Grup J Piala Dunia 2026, Ini Alasannya

Kabar mengejutkan datang dari Timnas Argentina jelang menghadapi Yordania pada laga terakhir Grup J Piala Dunia 2026.
InJourney Konsolidasi Hotel BUMN: Langkah Besar Perkuat Pariwisata Nasional

InJourney Konsolidasi Hotel BUMN: Langkah Besar Perkuat Pariwisata Nasional

PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney terus mempercepat transformasi sektor pariwisata nasional melalui konsolidasi portofolio hotel Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT