GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Orang Kepercayaan Red Sparks Pernah Bongkar Sifat Asli Megawati Hangestri Selama di Korea: Melihatnya…

Orang kepercayaan Red Sparks, ungkap sifat asli Megawati Hangestri selama di Korea. Satu-satunya pemain muslim, Mega dikenal sebagai sosok yang seperti ini.
Kamis, 17 April 2025 - 23:48 WIB
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi, namanya dikenal saat membela klub Korea Selatan Daejeon CheongKwanJang Red Sparks, kini kembali jadi perbincangan publik.

Bukan hanya karena permainannya yang apik di V League 2024/2025, tapi juga karena sifat aslinya selama berada di Korea yang belum banyak diketahui publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini dibongkar langsung oleh Solmangat atau Kim Yoon-sol, seorang mantan penerjemah Red Sparks yang sempat menjadi orang kepercayaan Megawati selama satu musim penuh tahun 2023/2024.

Dalam wawancaranya, Solmangat mengungkap sejumlah fakta menarik mengenai kepribadian sang opposite asal Indonesia itu di balik layar.

Solmangat dikenal luas oleh penggemar voli Korea dan Indonesia karena perannya sebagai penerjemah selama Megawati bergabung dengan Red Sparks.

Ia berperan penting dalam menjembatani komunikasi antara Mega dan tim pelatih serta rekan-rekan setimnya.

Salah satu hal yang sangat disoroti Solmangat adalah kemampuan Megawati untuk cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya.

“Dia beradaptasi dengan cepat, dia belajar dan beradaptasi dengan budaya Korea,” ujar Solmangat dalam salah satu wawancaranya.

Tidak hanya itu, Solmangat juga menyebutkan bahwa Megawati menunjukkan rasa hormat yang tinggi terhadap budaya Korea.

Hal ini ditunjukkan dengan kesediaannya untuk mempelajari bahasa Korea meskipun hanya dari kalimat-kalimat sederhana.

“Saya pikir Megawati mudah bergaul setelah melihatnya berkomunikasi dengan para pemain dalam bahasa Korea yang sederhana,” ucap Solmangat.

Menurutnya, hal ini bukan sesuatu yang mudah dilakukan oleh pemain asing.

Banyak pemain internasional lainnya yang datang ke Korea dan mengalami kesulitan dalam beradaptasi, baik dari sisi budaya, gaya bermain, maupun bahasa.

Namun Megawati menunjukkan bahwa ia bukan hanya pemain hebat di lapangan, tapi juga pribadi yang rendah hati dan mau belajar.

Solmangat juga mengakui bahwa peran penerjemah seperti dirinya tidak sesederhana yang banyak orang pikirkan.

“Saya pikir saya hanya akan menerjemahkan saja, tapi ternyata setelah bergabung saya tidak tahu variabel apa yang akan muncul sehingga saya harus fokus,” katanya.

Ia merasa bahwa menjadi bagian dari tim seperti Red Sparks bukan hanya soal menerjemahkan bahasa, tapi juga memahami dinamika tim, emosi para pemain, dan strategi pelatih.

Apalagi dengan pemain seperti Megawati yang punya karakter kuat, semua harus berjalan selaras.

Lebih lanjut, Solmangat mengungkapkan bahwa ia melihat betul betapa kerasnya perjuangan para pemain dan staf Red Sparks sepanjang musim.

“Saya tahu betapa kerasnya para pemain, manajer dan staf pelatih untuk bekerja di pertandingan,” ujarnya.

Menurutnya, Megawati pun tidak pernah setengah-setengah dalam berlatih maupun bertanding.

Mentalitas kerja keras itulah yang membuatnya cepat diterima oleh tim, bahkan menjadi salah satu pemain andalan Red Sparks selama dua musim.

Dalam wawancara tersebut, Solmangat juga menyiratkan kekagumannya terhadap Megawati.

Ia menyebut bahwa pemain asal Jember itu bukan hanya menjadi idola karena kemampuannya memukul bola, tetapi juga karena kepribadiannya yang hangat, disiplin, dan penuh semangat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melihat bagaimana Megawati berbaur dengan pemain lain, bahkan bercanda dalam bahasa Korea meski masih terbatas, Solmangat menyadari bahwa Mega memang bukan atlet biasa.

Ini pun menjadi bukti bahwa perjalanan Megawati di Korea Selatan tak hanya tentang prestasi, tapi juga soal karakter yang membawa nama baik Indonesia di mata dunia olahraga internasional. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan hisab, Kemenag memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah secara astronomis berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.
BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi umumkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo menyoroti perubahan besar gaya balap Marc Marquez jelang MotoGP 2026. Legenda asal Spanyol itu menilai gaya balap The Baby Alien kini lebih halus.
Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Agen Jurgen Klopp ungkap kliennya menolak tawaran Manchester United (MU) dan Chelsea. Peluang latih Timnas Inggris sempat terbuka sebelum ia gabung Red Bull.
Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Satuan Reserse Kriminal Polres Bojonegoro mencatatkan pengungkapan sejumlah perkara menonjol dalam periode kepemimpinan AKP Bayu Adjie Sudarmono sebagai Kasat Reskrim.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT