News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Melihat Kejanggalan Besar, Putra Freddy Budiman Tegas Pertanyakan Kemana Barang Sitaan Narkoba Bapaknya?

Ditinggal oleh ayahnya sejak berumur belasan tahun, Freddy Budiman diketahui divonis hukuman mati oleh Majelis Hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Barat 2012.
Minggu, 1 Juni 2025 - 17:40 WIB
Fikri Budiman, anak Freddy Budiman menceritakan janji kepada ayahnya sebelum dieksekusi mati.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Melihat ada kejanggalan, Fikri Fernanda Budiman, putra mendiang sang gembong narkoba kelas kakap Freddy Budiman tegas pertanyakan kemana barang sitaan narkoba milik ayahnya?

Fikri menegaskan bahwa sampai kapanpun peredaran barang haram narkoba di Indonesia tak akan hilang, penyebabnya gegara hal ini, apa itu? scoll untuk baca selengkapnya di bawah ini,

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditinggal oleh ayahnya sejak berumur belasan tahun, Freddy Budiman diketahui divonis hukuman mati oleh Majelis Hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Barat pda 2012.

Mantan Gembong Narkoba, Freddy Budiman
Mantan Gembong Narkoba, Freddy Budiman
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Setelah proses persidangan yang panjang dan bukti yang cukup Freddy Budiman divonis mati pada juli 2013 atas kasus kepemilikan 1,4 juta pil ekstasi yang diselundupkan dari China pada setahun sebelumnya yakni pada Mei tahun 2012 silam. 

Dalam acara bincang, putra Freddy Budiman berbicara soal kasus mendiang ayahnya yang terjerat kasus narkoba.

Dirinya tegas mempertanyakan kemana barang sitaan bapaknya, karena tidak pernah diperlihatkan bahwa sudah dimusnahkan.

Atas hal tersebut, Fikri mengatakan bahwa sampai kapan pun narkoba di Indonesia tidak akan pernah hilang.

"Narkoba sampai kapan pun tidak akan pernah hilang di Indonesia, nggak akan pernah hilang, kalau ini berani gua sebutin," ujar Fikri dilansir dari youtube Macan Idealis yang diunggah pada 18 Oktober 2022.

Fikri menyatakan bahwa siapapun Presidennya, narkoba tidak akan pernah hilang dari Indonesia.

"Karena narkoba ini bukan hal yang sulit dicari menurutku, sampai saat ini juga," ujarnya.

Fikri Budiman berpandangan bahwa salah satu untuk membersihkan narkoba adalah dengan membersihkan juga orang-orang bertugas untuk memberantas narkoba.

"Karena ketika orang-orang yang harusnya membersihkan narkoba masih terlibat di dalam narkoba, negara ini tak akan bilang hilang narkobanya," ujarnya.

Dia mengatakan bahwa salah satu contohnya seperti barang-barang sitaan yang masih bisa dijual.

Lalu Fikri membahas kasus ayahnya yakni Freddy Budiman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bokap gua kasus terbesarnya tuh karena mengimpor 1,2 juta pil ekstasi dari China, dan itu baru ketangkap sekali," ujarnya.

"Tapi jujur ya sampai sekarang nih, gua belum pernah menemukan artikel tentang pemusnahan barang narkoba milik Freddy Budiman," ucapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Adik Bacok Kakak di Cakung Jakarta Timur, Pelaku Emosi Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi

Kronologi Adik Bacok Kakak di Cakung Jakarta Timur, Pelaku Emosi Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi

Kronologi seorang pria di Cakung, Jakarta Timur membacok kakak kandung usai ditegur mengintip adik ipar mandi.
KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Ketum Kesthuri, Asrul Azis Taba setelah tiba di Indonesia.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) secara resmi melaporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya pada Kamis (9/4/2026)
Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam soroti tuntasnya kontroversi yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, setelah KNVB akhirnya mengambil keputusan final.
Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Format resmi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan mentas pada periode FIFA Matchday September dan Oktober 2026 telah dibocorkan oleh salah satu media Vietnam.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT