GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kue Sagon, Cemilan Tradisional yang Banyak Diburu Saat Ramadhan

Usaha kue kering tradisional di Kebumen, Jawa Tengah mulai menggeliat menyambut Ramadhan. Salah satu kue tradisional yang kebanjiran order adalah kue sagon.
Selasa, 29 Maret 2022 - 16:48 WIB
Produksi cemilan tradisional kue sagon kebanjiran order saat puasa dan lebaran, Selasa (29/3/2022)
Sumber :
  • Tim tvOne - Wahyu Kurniawan

Kebumen, Jawa Tengah - Sejumlah pengusaha kue kering tradisional di Kebumen, Jawa Tengah menyambut bahagia datangnya bulan Ramadhan. Setelah hampir dua tahun lebih stop produksi akibat dihantam pandemi Covid-19, tahun ini mereka akhirnya mulai produksi kembali. Banjir order pun terjadi. Salah satu kue tradisional yang kebanjiran order jelang ramadhan ini adalah kue sagon.

Meski sekarang sudah banyak kue-kue modern, tapi kue sagon tetap saja tidak bisa dilupakan. Bagi warga Kebumen, kue sagon seolah menjadi salah satu kue yang wajib ada saat puasa dan lebaran nanti. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kue kering berbahan dasar tepung ketan, kelapa, dan gula pasir ini, saat Ramadhan sampai menjelang lebaran, selalu diburu pembeli.

Salah satunya Sri Riyanti (47) warga RT 03 RW 03 Dukuh Karangputat, Desa Pekuwon, Kecamatan Adimulyo. Usaha yang merupakan warisan turun temurun dari keluarganya sejak tahun 1980 lalu.

Khusus jelang ramadhan tahun ini pesanannya meningkat. Berbeda dengan tahun sebelumnya saat pandemi pandemi covid-19, justru sempat berhenti produksi lantaran sepinya pesanan.

Kue sagon miliknya ini mulai ramai dibanjiri pesanan. Bahkan pesanan banyak datang dari luar daerah hingga Sumatera. Usaha yang dirintis sejak tahun 2006 ini mampu menopang penghasilan ekonomi keluarga.

"Waktu pandemi pertama di tahun 2020, saya satu setengah bulan bener-bener gak bisa produksi. Alhamdulilah kini menjelang Ramadhan hampir setiap hari kita bisa produksi,"jelas Riyanti saat ditemui di dapur rumahnya, Selasa (29/3/2022).

Untuk proses pembuatan kue sagon tergolong tidak mudah, setidaknya ini memakan waktu hingga dua hari. Dimulai dari pengupasan buah kelapa, pengolahan ampas kelapa, dicetak hingga pemanggangan secara manual dan terakhir pengemasan atau packing. 

Kini, dibantu tujuh orang pegawai, dalam setiap produksi ia mampu membuat 700 bungkus kue sagon.

"Alhamdulillah sekarang produksi meningkat, sekali produksi kue sagon menghabiskan bahan 160 kilogram ketan, 80 kilogram gula pasir dan 180 kelapa. Sedangkan untuk harga kue sagon saya patok harga Rp9.200 per bungkusnya,"pungkasnya.

Meski sekarang banyak sekali kue-kue lebaran modern, ia berharap, kue sagon, sebagai salah satu kue khas di saat puasa dan lebaran tetap eksis dari masa ke masa. (Wahyu Kurniawan/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Ungkap Sarang Peredaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Didesak Cabut Izin THM B Fashion Hotel

Bareskrim Polri Ungkap Sarang Peredaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Didesak Cabut Izin THM B Fashion Hotel

Bareskrim Polri menggerebek lokasi tempat hiburan malam (THM) B Fashion Hotel dan The Seven di Jakarta Barat (Jakbar) yang disinyalir jadi lokasi aktivitas peredaran narkoba ekstasi dan vape mengandung etomidate.
AVC Champions League 2026: Amankan Satu Tempat di Babak Semifinal, Pemain Jtekt Stings Aichi Keluhkan Jadwal Padat

AVC Champions League 2026: Amankan Satu Tempat di Babak Semifinal, Pemain Jtekt Stings Aichi Keluhkan Jadwal Padat

Wakil Jepang di AVC Champions League 2026, Jtekt Stings Aichi, berhasil mengamankan satu tempat di babak semifinal setelah sukses taklukan Nakhonratchasima VC.
DPR RI Desak Guru Honorer Tak Digantung Statusnya: Kalau Dibutuhkan, Angkat Jadi ASN

DPR RI Desak Guru Honorer Tak Digantung Statusnya: Kalau Dibutuhkan, Angkat Jadi ASN

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati menyoroti nasib guru honorer usai terbitnya Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026.
Rekrut Megawati Hangestri Memang Menjanjikan, Hyundai Hillstate Justru Dapat Peringatan Keras dari Media Korea

Rekrut Megawati Hangestri Memang Menjanjikan, Hyundai Hillstate Justru Dapat Peringatan Keras dari Media Korea

Kepastian Megawati Hangestri kembali ke V-League langsung menjadi perhatian besar media Negeri Ginseng. Hyundai Hillstate dapat peringatan dari media Korea.
Marc Klok Tegaskan Persib Harus Pulang Bawa Poin Penuh dari PSM

Marc Klok Tegaskan Persib Harus Pulang Bawa Poin Penuh dari PSM

Kemenangan diperlukan Persib untuk mengukuhkan posisi di peringkat pertama klasemen sementara.
Puluhan Warga Surabaya Ikut Donor Darah, Terkumpul 58 Kantong untuk PMI

Puluhan Warga Surabaya Ikut Donor Darah, Terkumpul 58 Kantong untuk PMI

Perkumpulan Harmoni Abadi Sejati Surabaya menggelar kegiatan donor darah di Klinik Lina Lica, Jalan Taman Gapura Barat E2 Nomor 8, kawasan Citraland, Surabaya

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar namun tak juga kunjung mendapatkan gaji.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT