News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terpopuler Timnas Indonesia: Pamit dari Timnas Indonesia Marteen Paes Berpeluang Satu Grup Messi, Banyak Negara Timur Protes AFC Hanya PSSI yang Belum, Santer Isu Patrick Kluivert Mundur

Mulai dari adanya dugaan soal Kiper andalan Timnas Indonesia yang bergabung dengan klub ternama, dan Patrick Kluivert diisukan dipecat usai pertandingan Jepang.
Sabtu, 14 Juni 2025 - 09:02 WIB
Terpopuler Timnas Indonesia: Pamit dari Timnas Indonesia Marteen Paes Berpeluang Satu Grup Messi, Banyak Negara Timur Protes AFC Hanya PSSI yang Belum, Santer Isu Pemecatan Patrick Kluivert
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com- Kabar terpopuler Timnas Indonesia hari ini begitu beragam, yang adanya dugaan-dugaan seputar sepak bola Indonesia.  

Terpopuler Timnas Indonesia: Pamit dari Timnas Indonesia Marteen Paes Berpeluang Satu Grup Messi, Banyak Negara Timur Protes AFC Hanya PSSI yang Belum, Santer Isu Pemecatan Patrick Kluivert
Terpopuler Timnas Indonesia: Pamit dari Timnas Indonesia Marteen Paes Berpeluang Satu Grup Messi, Banyak Negara Timur Protes AFC Hanya PSSI yang Belum, Santer Isu Pemecatan Patrick Kluivert
Sumber :
  • Antara

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Mulai dari adanya dugaan soal Kiper andalan Timnas Indonesia yang bergabung dengan Klub ternama, dan Patrick Kluivert diisukan dipecat usai pertandingan melawan Jepang lalu. 

Bahkan juga adanya, berita terkini banyak negara Timur Protes ke AFC. Hal ini dapat diketahui lebih lengkap cek kabarnya di bawah ini. 

Berikut 3 berita Terpopuler Timnas Indonesia, dirangkum tvOnenews.com antara lain: 

1. Kiper Andalan Timnas Indonesia, Marteen Paes 

Meski Maarten Paes, salah satu kiper andalan Timnas Indonesia, pada dua laga terakhir ia tidak dimainkan Patrick Kluivert. Tentu itu hak preogatif seorang Pelatih.

Resmi meninggalkan Timnas Indonesia untuk kembali ke klubnya di Amerika Serikat, kiper Maarten Paes, diketahui berpeluang besar meraih penghargaan bergengsi dari Major League Soccer (MLS).

Seperti diketahui, Timnas Indonesia baru saja menyelesaikam dua laga terakhir putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China dan Jepang. 

Meski hasil akhir melawan Jepang cukup menampar ada gap kualitas bermain. Namun, kabar baiknya Timnas Indonesia tetap berhasil lolos ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Di sisi lain, menariknya, meski tidak tampil di dua laga Timnas terakhir, Maarten Paes justru berpeluang besar menjadi rekan satu tim Lionel Messi di ajang MLS All-Star.

Dilansir dari laman resmi MLS, nama kiper berusia 27 tahun ini masuk dalam daftar kandidat skuad MLS All-Star musim 2025.

Bagi Maarten Paes, jika kembali terpilih ke dalam skuad MLS All-Star musim ini, maka ia akan mengulang pencapaian musim lalu, yang juga pernah masuk dalam daftar pemain pilihan.

2. Negara Timur Berbondong-bondong Protes ke AFC 

kabarnya setelah pertandingan memalukan kemarin, Timnas Indonesia dikalahkan 6-0 oleh Jepang di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang merupakan laga terakhir itu menjadi tamparan keras. 

Namun, Timnas Indonesia bakal siap menghadapi negara-negara kuat lainnya. Tak disangka jelang putaran atau babak keempat ada sedikit permasalahan.

Diketahui, negara Timur Tengah berbondong-bondong protes kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) soal tuan rumah putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, PSSI adalah satu-satunya yang belum layangkan protes.

AFC kabarnya menunjuk Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah, padahal mereka juga mengikuti ajang ini. 

Ternyata negara Irak telah menjadi negara pertama yang melancarkan protes pada Minggu (8/6/2025) kemarin. 

Sebab diketahui, pilihan jatuh pada 2 negara yaitu Arab Saudi dan Qatar. 

"Asosiasi Sepak Bola Irak mengirim surat resmi kepada FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), yang memperbarui seruannya untuk menggelar babak final Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, termasuk playoff kontinental, di tempat netral,” tulis Asosiasi Sepak Bola Irak dalam seruan terbarunya," katanya.

3. Isu Patrick Kluivert Dipecat PSSI, Apakah Benar?

Tengqh santer dugaan Patrick Kluivert dipecat oleh PSSI seusai Timnas Indonesia dikalahkan Jepang 6-0 kemarin (10/6). 

Hal ini tentu memicu ragam komentar ditengah masyarakat, yang mengingatkan kita pada kabar pemecatan pelatih sebelumnya yaitu Shin Tae-yong atau STY. 

Setelah ditelusuri, isu atau kabar pemecatan Patrick Kluivert ramai di medsos Facebook, yang mana narasinya berbunyi:

"Patrick Kluivert, pelatih timnas Indonesia, telah membuat pernyataan yang mengejutkan setelah timnas Indonesia kalah telak dalam pertandingan terakhir melawan raksasa Jepang... Ia telah memutuskan untuk meninggalkan posisinya sebagai pelatih timnas Indonesia.”    

Melansir dari Antara kalau Patrick Kluivert sebelumnya justru menyebutkan kalau pihaknya segera melakukan evaluasi. 

Hal tersebut juga seirama dengan Erick Thohir, sebagai Ketua Umum PSSI. Ia bahkan juga mengatakan makasih atas dukungan selama ini dan berfokus pada laga selanjutnya yaitu babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Lantas, apakah benar informasi Patrick Kluivert dipecat oleh PSSI dari Timnas Indonesia?

Mengutip dari laporan resmi kantor berita ANTARA, tidak ditemukan adanya pernyataan dari Patrick Kluivert yang menyatakan dirinya mundur sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Meski sebelumnya, Pelatih Timnas Indonesia dalam jumpa pers pasca pertandingan usai kekalahan 0-6 dari Jepang pada Selasa, 10 Juni 2025, Kluivert mengakui bahwa Jepang tampil jauh lebih tangguh.

"Jepang terlalu besar bagi kami malam ini. Kita harus mengakuinya dan terus maju," ujar Kluivert dalam keterangan pers yang dikutip dari rekaman audio yang diterima di Jakarta beberapa waktu lalu, dikutip Jumat (13/6/2025).

Sehubungan dengan Timnas Indonesia, Pelatih asal Belanda itu pun mengaku akan memastikan ada evaluasi.

Hal tersebut bentuk upaya lebih baik, melanjutkan laga selanjutnya bahwa kekalahan dari Jepang akan menjadi bahan evaluasi penting bagi Pemain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita akan belajar dari kekalahan ini dan bersiap untuk putaran selanjutnya di bulan Oktober," tegas pelatih asal Belanda tersebut.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini Selasa (29/9/2026). Timnas Voli Indonesia akan berhadapan dengan Iran untuk memperebutkan tiket menuju babak perempat final.
Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana ada dua wakil Indonesia yang akan berebut medali emas yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Media Vietnam, The Thao 247 menyindir kepiawaian 11 pemain diaspora dari hasil laga Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia skor 0-0 pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Sebuah video memperlihatkan suasana para penumpang histeris saat ada seekor hewan serangga kecoa terbang dalam gerbong wanita KRL rute Bogor viral di medsos.
Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (29/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan posisi karena belum berhasil menambah koleksi medali emas.
Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Pihak yang mengatasnamakan KPK NU mendatangi gedung KPK Merah Putih, Jumat (25/9/2026) untuk melaporkan dugaan politik uang dalam serta transaksi dana dalam proses Muktamar ke-35 NU.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT