News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Adiknya Jadi Korban di Tangsel, Habib Bahar bin Smith Tiba-tiba Bicara Preman Meresahkan: Kepada Kalian Semua...

Habib Bahar bin Smith membicarakan keberadaan preman dianggap hanya menyusahkan setelah kedua adiknya menjadi korban pembacokkan dan pencabulan di Tangerang Selatan.
Kamis, 26 Juni 2025 - 20:13 WIB
Habib Bahar bin Smith bicara keberadaan preman sudah meresahkan
Sumber :
  • Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Habib Bahar bin Smith membicarakan soal keberadaan preman dianggap hanya meresahkan di Indonesia.

Kekhawatiran Habib Bahar bin Smith terhadap preman terbukti, kedua adiknya korban pembacokkan dan pemerkosaan di Tangerang Selatan (Tangsel).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alhasil, Habib Bahar bin Smith muncul dan menyerahkan peristiwa pembacokkan dan pemerkosaan adiknya ditangani pihak Kepolisian.

"Ini menjadi pelajaran bagi kita semua, keadilan harus ditegakkan kepada adik-adik perempuan yang lain di luar sana," kata Habib Bahar bin Smith dikutip dari kanal YouTube Sayyid Bahar Bin Sumaith Official, Kamis (26/6/2025).

Habib Bahar bin Smith menyayangkan atas kejadian tersebut karena Habib Zein bin Smith dan S menjadi korban aksi preman.

Penceramah Habib Bahar bin Smith
Penceramah Habib Bahar bin Smith
Sumber :
  • Istimewa

 

Untuk itu, Habib Bahar menginginkan peristiwa serupa jika menimpa wanita lain harus dipublikasikan demi menghentikan aksi bejat preman.

"Apapun warna kulitnya, apapun sukunya, agamanya, rasnya di Indonesia, berapa banyak adik-adik saya di luar sana diperkosa, akan tetapi tidak diberitakan seheboh ini," jelasnya.

Sang pendakwah menduga tidak semua pelaku pemerkosaan ditahan seumur hidup, bahkan ada yang cepat dibebaskan.

Usut punya usut, peristiwa ini harus menjadi pemantik bagi pihak Kepolisian harus bersikap tegas kepada para pelaku pencabulan.

"Ini menjadi pelajaran bagi kita semua," lanjut dia.

Habib Bahar bin Smith akhirnya mengimbau kepada para preman yang tersebar di Indonesia.

"Dan ingin saya sampaikan kepada kalian para preman-preman di luar sana, preman manapun saya sampaikan yang suka malak-malak," imbau dia.

Ia menerangkan, keberadaan preman hanya menyusahkan masyarakat, apalagi mereka sering menargetkan rakyat kecil menjadi korbannya.

"Pedagang-pedagang pinggir jalan, kalian palak minta-mintain jatah, kalian yang suka malak sopir angkot yang sudah capek kepanasan cari nafkah buat anak istrinya," lanjutnya.

Ia memahami kebanyakan preman kerap kali ditakuti karena punya fisik dan tenaga yang kuat.

Walau begitu, ia tidak takut kepada para preman yang dinilai modal fisik besar dan muka sangar.

"Hei, kalian semua kumpulin jadi satu enggak bakal takut walaupun jari kelingking saya enggak bakal takut dan gemetar sama kalian," tegasnya.

Habib Bahar mengucapkan rasa terima kasih kepada banyak pihak telah mendukung dan memberikan semangat untuk kedua adiknya.

"Ini juga menjadi pelajaran bagi Kepolisian bahwasanya jangan hanya adiknya Bahar bin Smith, InsyaAllah ke depan, kami apresiasi Polri," tuturnya.

Sebelumnya, polisi menceritakan peristiwa menimpa dua adik Habib Bahar terjadi di Gang Sate, Kelurahan Pondok Benda, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (16/6/2025).

Hal ini bermula ketika adik perempuan Habib Bahar bin Smith, berinisial S menjadi korban pelecehan seksual.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, S berteriak karena diperkosa EK.

Teriakan S menarik perhatian sang kakak berinisial Z, sehingga adik laki-laki Habib Bahar itu terlibat cekcok dengan pelaku.

"EKK diduga mencabuli korban S dengan menutup mulut korban menggunakan tangan," ujar Kombes Pol Ade Ary.

Kuasa hukum keluarga korban, Ichwan Tuankotta sempat menyampaikan ketika EK kabur, sudah ada tiga orang yang menunggu di kediamannya.

tvonenews

Namun dalam versi pihak Kepolisian, pelaku hanya dua orang. Ichwan menegaskan kalau mereka sebenarnya ada empat orang.

Ichwan melanjutkan, EK sudah terdesak namun Z terpancing sehingga YL sebagai teman pelaku menodong pisau ke leher dan menusuk tangan korban.

"Ditusuklah Habib Zain di tangan kanan. Ternyata kemudian ada temannya 3 orang lagi si pelaku, dan enggak lama kemudian datang polisi, yang 3 ditangkap yang satu lari. Informasi semalam dia sudah ditangkap di Polda Metro jadi semuanya sudah ditangkap," tukas Ichwan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, Polda Metro Jaya langsung meringkus EK dan YL dalam hari yang sama ketika mereka menganiaya dan memperkosa korban.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Respons Kepala BGN Usai Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi

Ini Respons Kepala BGN Usai Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kembali terjadinya kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Febrie Adriansyah Dicecar 20 Pertanyaan oleh Penyidik Terkait TPPU

Febrie Adriansyah Dicecar 20 Pertanyaan oleh Penyidik Terkait TPPU

Mantan Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah rampung diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung), Jumat (7/8/2026) malam.
Update Mutilasi Depok: Polisi Ungkap Alasan Mengapa Potongan Tubuh Korban Belum Juga Ditemukan

Update Mutilasi Depok: Polisi Ungkap Alasan Mengapa Potongan Tubuh Korban Belum Juga Ditemukan

Polisi masih mencari kaki milik K (51) yang menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi oleh Saepullah (26) di kawasan Tanah Merah, Jalan Kapling Depkes, Pancoran Mas, Kota Depok, pada Selasa (4/8).
80 Ribu Air Bersih Disalurkan AHY di Madura

80 Ribu Air Bersih Disalurkan AHY di Madura

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) salurkan 80.000 liter air bersih untuk masyarakat dan pondok pesantren di Madura.
Kepala Bakom Ungak Kiprah Bahlil Lahadalia Gambaran 'Indonesia Dream'

Kepala Bakom Ungak Kiprah Bahlil Lahadalia Gambaran 'Indonesia Dream'

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari menilai perjalanan hidup dan kiprah Bahlil Lahadalia merupakan gambaran nyata tentang 'Indonesian Dream' yakni terbukanya kesempatan bagi setiap anak Indonesia untuk menggapai prestasi, meraih cita-cita, dan menjadi tokoh di tingkat nasional.
Genjot Kualitas SDM, Puluhan Mahasiswa Ikut Program di Switzerland

Genjot Kualitas SDM, Puluhan Mahasiswa Ikut Program di Switzerland

Perguruan tinggi terus berperan dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dengan berbagai program yang direalisasikannya.

Trending

Krisis Air dan Sampah Makin Mendesak, 23 Negara Berkumpul di Jakarta Bawa Solusi

Krisis Air dan Sampah Makin Mendesak, 23 Negara Berkumpul di Jakarta Bawa Solusi

Upaya memperkuat ketahanan air, sanitasi, pengelolaan sampah, energi bersih, hingga transformasi kota cerdas menjadi salah satu fokus utama yang mengemuka.
Update Mutilasi Depok: Polisi Ungkap Alasan Mengapa Potongan Tubuh Korban Belum Juga Ditemukan

Update Mutilasi Depok: Polisi Ungkap Alasan Mengapa Potongan Tubuh Korban Belum Juga Ditemukan

Polisi masih mencari kaki milik K (51) yang menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi oleh Saepullah (26) di kawasan Tanah Merah, Jalan Kapling Depkes, Pancoran Mas, Kota Depok, pada Selasa (4/8).
80 Ribu Air Bersih Disalurkan AHY di Madura

80 Ribu Air Bersih Disalurkan AHY di Madura

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) salurkan 80.000 liter air bersih untuk masyarakat dan pondok pesantren di Madura.
Febrie Adriansyah Dicecar 20 Pertanyaan oleh Penyidik Terkait TPPU

Febrie Adriansyah Dicecar 20 Pertanyaan oleh Penyidik Terkait TPPU

Mantan Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah rampung diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung), Jumat (7/8/2026) malam.
Kepala Bakom Ungak Kiprah Bahlil Lahadalia Gambaran 'Indonesia Dream'

Kepala Bakom Ungak Kiprah Bahlil Lahadalia Gambaran 'Indonesia Dream'

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari menilai perjalanan hidup dan kiprah Bahlil Lahadalia merupakan gambaran nyata tentang 'Indonesian Dream' yakni terbukanya kesempatan bagi setiap anak Indonesia untuk menggapai prestasi, meraih cita-cita, dan menjadi tokoh di tingkat nasional.
Genjot Kualitas SDM, Puluhan Mahasiswa Ikut Program di Switzerland

Genjot Kualitas SDM, Puluhan Mahasiswa Ikut Program di Switzerland

Perguruan tinggi terus berperan dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dengan berbagai program yang direalisasikannya.
Duel Timnas Indonesia vs Singapura Awalnya Bukan di Stadion Jalan Besar

Duel Timnas Indonesia vs Singapura Awalnya Bukan di Stadion Jalan Besar

Timnas Indonesia melawan Singapura pada Jumat malam ini, 7 Agustus 2026 di Stadion Jalan Besar. Namun, tahukah kamu kalau awalnya dijadwalkan berlangsung di Stadion Nasional Kallang?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT