Maia Estianty Benar-benar Jengkel pada Mulan Jameela, Sudah Dianggap Merusak Rumah Tangganya dengan Ahmad Dhani tapi Kok…
- Kolase tvOnenews.com
tvOnenews.com - Maia Estianty kembali menjadi sorotan setelah konflik lamanya dengan Mulan Jameela dan Ahmad Dhani kembali mencuat ke permukaan.
Banyak yang menilai bahwa luka lama Maia Estianty akibat keretakan rumah tangganya dengan Ahmad Dhani belum sepenuhnya pulih, apalagi jika menyangkut Mulan Jameela.
Nama Maia Estianty, Ahmad Dhani, dan Mulan Jameela kembali hangat dibicarakan setelah video kontroversial yang diunggah Ahmad Dhani kembali membuka luka lama.
![]()
Maia Estianty, Ahmad Dhani, dan Mulan Jameela. (Sumber: Kolase tvOnenews)
Video berjudul "Lagi!!! Fitnah Maia Part 2: Fitnah KDRT Ahmad Dhani" yang diunggah pada 4 Juli 2025 di kanal Ahmad Dhani Dalam Berita memicu kontroversi.
Video ini menampilkan dokumen SP3 dari Polda Metro Jaya yang menyatakan penghentian penyelidikan laporan KDRT pada tahun 2008 karena kurang bukti.
Banyak netizen menilai bahwa tindakan Dhani membuka kembali kasus tersebut justru memperkeruh suasana dan menyudutkan Maia Estianty sebagai mantan istri.
Bahkan, psikolog Dr. Lita Gading ikut angkat bicara dan meminta Dhani berhenti menyerang Maia demi menjaga kondisi psikologis anak-anak mereka, yaitu Al, El, dan Dul.
Di tengah panasnya isu tersebut, muncul kembali pembahasan soal permintaan maaf Mulan Jameela kepada Maia Estianty.
Mulan dianggap sebagai sosok yang telah merusak rumah tangga Maia dan Ahmad Dhani.
Meski peristiwa itu terjadi bertahun-tahun lalu, memori menyakitkan itu belum hilang dari benak Maia.
Mulan pernah secara terbuka meminta maaf kepada Maia dalam wawancaranya bersama Deddy Corbuzier, yang tayang di YouTube sekitar delapan tahun silam.
“Saya mencoba membuka jalan komunikasi, yang jelas saya tahu dirilah. Saya mau minta maaf, tetapi waktu itu Mbak Maia bilang tak perlu ketemu,” ungkap Mulan dalam video tersebut.
Namun, tanggapan Maia Estianty saat itu dan hingga kini menunjukkan bahwa ia belum sepenuhnya bisa menerima permintaan maaf tersebut.
Bagi Maia, permintaan maaf Mulan terasa hanya sebatas formalitas. "Buat apa minta maaf kalau nggak ngaku salah?" tegas Maia seperti dikutip dari kanal Cumicumi.
Lebih lanjut, Maia menyampaikan bahwa ia memaafkan karena nilai spiritual, bukan karena adanya pengakuan kesalahan yang tulus dari Mulan.
"Saya maafkan Mulan karena Lillahi Ta'ala, tapi buktikan dengan sikap. Jika dengan sikap saya melihat sudah ada perubahan, ya sudah saya terima. Kalau belum, cuma maaf di mulut saja, saya masih oke untuk maafin, tapi saya mau ketemu dulu," ujar Maia penuh ketegasan.
Pernyataan ini memperlihatkan bahwa meski Maia Estianty secara spiritual telah memberikan maaf, namun bukan berarti ia ingin kembali membangun hubungan sebagaimana dulu. Ia memilih menjaga jarak demi kenyamanan batinnya.
Dalam wawancaranya, Maia bahkan memberikan perumpamaan seperti seorang karyawan yang mencuri.
"Saya pikir itu belum tulus. Karena kalau orang benar-benar minta maaf, dia harus mengakui kesalahannya. Salahnya apa? 'Saya mencuri, saya berbohong, saya melakukan ini dan itu.' Oke, saya maafin, tapi saya nggak mau kenal lagi," ungkap Maia.
Keputusan Maia untuk menjaga jarak juga bisa dipahami sebagai bentuk perlindungan terhadap dirinya sendiri dari potensi luka yang sama.
"Please, kamu menghilang dulu deh," katanya, menegaskan bahwa tidak semua proses memaafkan harus diiringi dengan rekonsiliasi.
Meski hubungan mereka tampak baik-baik saja di pernikahan Al Ghazali pada Juni 2025 lalu, kenyataan di balik layar menunjukkan hal yang berbeda.
Maia tetap menjaga batasannya, tidak membiarkan masa lalu terulang dengan cara yang sama.
Sikap ini menjadi pelajaran penting bahwa memaafkan tidak berarti harus kembali membuka pintu hubungan yang dulu pernah menyakitkan.
Dengan seluruh dinamika yang terjadi, dapat disimpulkan bahwa jengkel atau tidaknya Maia Estianty kepada Mulan Jameela bukan semata karena dendam, tapi lebih kepada perlindungan diri dan bentuk kejujuran terhadap rasa sakit yang pernah dialami.
Meskipun Mulan telah mencoba meminta maaf, namun tanpa pengakuan kesalahan secara utuh, permintaan tersebut belum sepenuhnya menyentuh hati Maia.
(anf)
Load more