News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketan Biru Enten-Enten, Kudapan Manis Khas Ramadhan di Semarang

Jajanan manis disarankan menjadi kudapan saat berbuka puasa di bulan Ramadhan. Karena kandungan gulanya memberi energi bagi tubuh setelah sehari penuh berpuasa.
Jumat, 8 April 2022 - 12:55 WIB
Penjual ketan biru enten-enten di depan Masjid Agung Kauman Semarang, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Jajanan manis disarankan menjadi kudapan saat berbuka puasa di bulan Ramadhan. Karena kandungan gulanya bisa memberi energi bagi tubuh setelah sehari penuh tidak mengkonsumsi apapun.

Nah, bicara jajanan berbuka puasa, di Kota Semarang ada satu makanan khas yang hanya dibuat selama bulan Ramadhan. Namanya ketan biru enten-enten. Tampilannya cukup mencolok karena berwarna biru muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jajanan ini bisa didapat saat menjelang sore di depan Masjid Agung Kauman yang menjadi lokasi pasar jajanan khusus di bulan Ramadhan.

Pembuatnya adalah warga Kampung Bustaman yang memang dikenal ahlinya memasak makanan khas Semarang.

Menurut Istiqomah, salah satu pembuat ketan enten-enten, puasa kurang mantap kalau belum menikmati makanan khas yang sudah sejak dulu menjadi tradisi santap di Kota Semarang, khususnya di daerah sekitaran Kauman, Bustaman, Johar, hingga Jurnatan.

"Ketan enten-enten ini bisa biru karena diberi pewarna makanan yang aman. Tujuannya biar menarik. Mengapa tidak hijau atau coklat? Ya itulah ciri khasnya di sini. Kita tinggal neruskan tradisi saja," jelas Istiqomah.

Ketan biru cara mengudapnya dengan diberi atau dicocol enten-enten, yaitu kelapa parut yang diberi gula jawa, mirip srundeng tapi basah. 

Istiqomah membuat jajanan ini mulai siang hari di Kampung Bustaman tempat ia tinggal. Di sana tak hanya ia yang membuat ketan enten-enten. Ada tetangga juga yang membuatnya. Jadi ketika di pusat jajanan Masjid Kauman buka, ada beberapa pedagang yang menjual jajanan ini.

Foto: Ketan Biru Enten-enten (Teguh Joko)

"Saya mbuat sehari itu paling tidak ya lima kilo ketan. Dan habis itu, lha wong orang sini kalau puasa itu ya pengennya makan yang dikangeni. Ada juga warga yang penasaran dan beli," ungkapnya.

Hal itu dibenarkan Hidayat, warga yang datang khusus untuk membeli ketan enten-enten dan petis bumbon.

"Kalau rasa ketan yang hampir sama ya, cuma memang diberi warna biru biar khas. Terus yang membuat tambah nikmat itu enten-entennya. Manis agak gurih. Ini bisa membuat ketannya cepat habis gak terasa," ceritanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebungkus ketan biru enten-enten di pasar takjil Ramadhan Masjid Kauman ini dijual lima ribu rupiah. (Teguh Joko Sutrisno/Buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Tangkap Driver Taksi Online Diduga Lecehkan Penumpang di Jakpus, Modus Bawa ke Tempat Sepi

Polisi Tangkap Driver Taksi Online Diduga Lecehkan Penumpang di Jakpus, Modus Bawa ke Tempat Sepi

Polisi berhasil menangkap driver taksi online yang diduga mencabuli penumpangnya dengan membawanya ke tempat sepi di sekitar kawasan Harmoni, Jakarta Pusat.
PSSI Segera Bertindak Usai Ramainya Kasus Pasporgate Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Liga Belanda

PSSI Segera Bertindak Usai Ramainya Kasus Pasporgate Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Liga Belanda

PSSI akhirnya angkat bicara terkait kisruh pasporgate yang menyeret sejumlah pemain Timnas Indonesia di Belanda. Federasi ingin persoalan administrasi itu.
Iklan Indosat Dinilai Rendahkan Zakat, POROZ Tuntut Perusahaan Klarifikasi dan Minta Maaf

Iklan Indosat Dinilai Rendahkan Zakat, POROZ Tuntut Perusahaan Klarifikasi dan Minta Maaf

Materi iklan luar ruang salah satu operator seluler IM3 Indosat dinilai rendahkan zakat. POROZ menyampaikan protes dan keberatan terhadap materi iklan Indosat.
Final Four Proliga 2026: Bullent Karsioglu Nilai Megawati Hangestri Cs Banyak Lakukan Kesalahan Usai Kalah dari Jakarta Electric PLN

Final Four Proliga 2026: Bullent Karsioglu Nilai Megawati Hangestri Cs Banyak Lakukan Kesalahan Usai Kalah dari Jakarta Electric PLN

Juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro harus menelan kekalahan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 setelah takluk 2-3 dari Jakarta Electric PLN.
Inflasi Terkendali di Tengah Lebaran, BI Klaim Sinergi Pemerintah Jadi Kunci Harga Tetap Stabil

Inflasi Terkendali di Tengah Lebaran, BI Klaim Sinergi Pemerintah Jadi Kunci Harga Tetap Stabil

Penurunan ini menjadi sinyal kuat bahwa tekanan harga mulai mereda, bahkan di tengah lonjakan permintaan saat hari besar keagamaan nasional (HBKN) Idulfitri.
Gara-gara Ratu Voli Korea, Pengganti Megawati Hangestri Ini Lebih Pilih Rival Red Sparks Sebagai Destinasi Selanjutnya

Gara-gara Ratu Voli Korea, Pengganti Megawati Hangestri Ini Lebih Pilih Rival Red Sparks Sebagai Destinasi Selanjutnya

Pemain muda asal Mongolia pengganti Megawati Hangestri di Red Sparks, Inkushi, resmi meninggalkan tim asal Kota Daejeon itu.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT