GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shin Tae-yong Makin Kaya Raya Usai Tinggalkan Timnas Indonesia? Terungkap, Segini Nominalnya: Ada yang Harus Disimpan di Brankas

Segini harta kekayaan Shin Tae-yong usai tinggalkan Timnas Indonesia. Mulai koleksi penghargaan, sepatu langka berlapis emas, hingga pajangan kuda perak mahal.
Minggu, 17 Agustus 2025 - 16:55 WIB
Harta kekayaan Shin Tae-yong usai tinggalkan Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @shintaeyong7777

tvOnenews.com - Segini harta kekayaan Shin Tae-yong setelah tidak lagi menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia sejak awal tahun 2025 ini.

Tidak tanggung-tanggung, harta kekayaan Shin Tae-yong bahkan sampai harus disimpan di brankas bank gara-gara nominalnya yang sangat berharga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia memang sudah berakhir, namun suporter masih tetap mengikuti jejak langkah sang pelatih.

Belum lama ini, kiprah kepelatihan Shin Tae-yong kembali disorot setelah dia ditunjuk sebagai juru taktik juara bertahan K-League 1, Ulsan HD.

Bukan karena rekam jejak STY, melainkan ada rumor yang mengatakan jika Shin Tae-yong dinobatkan sebagai pelatih dengan gaji tertinggi di liga Korea.

“Klub tersebut telah menawarkan gaji tertinggi di K-League dan kedua belah pihak dikatakan telah mencapai tingkat kesepakatan yang signifikan, meskipun mereka belum menandatangani kontrak,“ kata Yonhap.

Bukan cuma itu, baru-baru ini Shin Tae-yong terlihat memamerkan sejumlah barang koleksi di ruang kerjanya yang nilainya ditaksir miliaran rupiah.

Bahkan, ada satu barang yang menurut Shin Tae-yong nilainya tak tergantikan. Gara-gara hal itu, STY sampai menyimpan aset tersebut di brankas bank.

Lantas, berapa harta kekayaan yang dimiliki oleh Shin Tae-yong?

Harta kekayaan Shin Tae-yong usai tinggalkan Timnas Indonesia
Harta kekayaan Shin Tae-yong usai tinggalkan Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @shintaeyong7777

 

Melansir dari YouTube JekPot milik eks penerjemah Timnas Indonesia Jeong Seok-seo, ia berkunjung ke rumah Shin Tae-yong di Korea Selatan.

Jeje sapaan Jeong Seok-seo kemudian meminta izin kepada Shin Tae-yong untuk berkeliling di rumahnya. Saat sampai di ruang kerja, tampak sejumlah barang koleksi STY.

Mulai dari penghargaan yang dia terima semasa aktif sebagai pesepakbola seperti Golden Ball tahunan hingga sepatu bola langka yang diberikan kepadanya.

Kemudian beragam medali emas, perak, serta perunggu ketika melatih Korea Selatan dan Timnas Indonesia juga dia simpan rapi di lemari ruang kerjanya.

Namun, ada satu barang yang menurut Shin Tae-yong cukup berharga yakni sepatu bola berlapis emas yang sebetulnya tidak ada di kamarnya itu.

“Ada sepatu bola yang terbuat dari 200 don (750 gr) emas,” kata Shin Tae-yong dikutip dari YouTube JekPot.

Meski tidak menyebutkan nominalnya, namun nilai dari sepatu emas tersebut ditaksir mencapai puluhan juta apabila dikonversikan ke dalam mata uang rupiah.

“Soalnya 20 nyang (setara 200 don = 750 gr), sekarang ada di brankas bank (barangnya), nanti (takut) rusak,“ ungkap STY.

“Intinya yang itu ada di brankas bank ,“ paparnya.

Shin Tae-yong lagi-lagi menunjukkan barang mahal koleksinya. Kali ini, koleksi pajangan kereta kuda berlapis perak yang menurutnya sangat mahal.

“Katanya auranya jadi bagus kalau ada kuda di rumah. Jadi saya beli ini mahal banget,“ ujar eks Timnas Indonesia.

“Lumayan mahal pokoknya,” tegas Shin Tae-yong.

Selain itu, Shin Tae-yong juga masih menyimpan penghargaan pemain terbaik Korea Selatan yang sampai sekarang belum dipecahkan siapapun.

“Dapat best 11 sembilan kali bukan berturut-turut, saya satu-satu yang dapat sembilan kali, orang berikutnya enam kali,” cerita Shin Tae-yong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Semua penghargaan Best 11. Saya masih memegang rekor yang belum terpecahkan,“ pungkasnya.

Di luar aset pribadinya, Shin Tae-yong juga memegang pelatih termahal di Timnas Indonesia dengan gaji 2,8 miliar Won atau setara dengan Rp32,9 miliar per tahun. (han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

DPD PDIP Provinsi Banten terus melakukan konsolidasi internal dalam agenda politiknya hingga kerja-kerja partai yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.
OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

Sejumlah tokoh menyoroti serius soal wacana kenaikan ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) yang kini mulai ramai di kalangan partai parlemen.
Jorge Martin Tak Percaya Bisa Menang di MotoGP Prancis 2026, Pembalap Aprilia Racing Akui Sangat Emosional

Jorge Martin Tak Percaya Bisa Menang di MotoGP Prancis 2026, Pembalap Aprilia Racing Akui Sangat Emosional

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin mengaku sangat emosional usai berhasil meraih kemenangan pada MotoGP Prancis 2026, yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026).
Serangan Siber Semakin Meningkat, DPR RI Sebut RUU KKS Urgensi untuk Segera Disahkan

Serangan Siber Semakin Meningkat, DPR RI Sebut RUU KKS Urgensi untuk Segera Disahkan

Komisi I DPR RI menilai Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS) dinilai semakin mendesak untuk dapat segera disahkan.
Angka Pernikahan Dini di BUlungan Tinggi, Bupati Ingatkan Dampaknya

Angka Pernikahan Dini di BUlungan Tinggi, Bupati Ingatkan Dampaknya

Angka pernikahan dini yang masih cukup tinggi di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), membuat Bupati Bulungan, Syarwani mengingatkan dampak pada tumbuh kembang anak atau stunting.
Daftar Pemain Indonesia di Thailand Open 2026: Leo/Daniel Reuni, Bagas Punya Partner Baru

Daftar Pemain Indonesia di Thailand Open 2026: Leo/Daniel Reuni, Bagas Punya Partner Baru

Daftar pemain Indonesia di Thailand Open 2026, di mana kembalinya pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Bagas Maulana punya pasangan baru.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT