News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Keras Netizen ke Immanuel Ebenezer yang Dulunya Driver Ojol Bisa Jadi Wakil Menteri: Rakyatnya Ngelamar Kerja…

Sindiran pedas netizen, karier Immanuel Ebenezer dari driver ojol jadi wakil menteri dinilai kontras dengan rakyat yang dibebani banyak syarat kerja.
Minggu, 24 Agustus 2025 - 23:02 WIB
Immanuel Ebenezer
Sumber :
  • YouTube/drRichardLee

tvOnenews.com - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer atau yang akrab disapa Noel, tengah menjadi sorotan publik usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pemerasan terhadap sejumlah perusahaan.

Kasus ini terkait dengan proses pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang menyeret nama Noel bersama 10 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu, 20 Agustus 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengungkapkan bahwa praktik pemerasan ini diduga sudah berlangsung sejak tahun 2019.

Meski begitu, KPK masih merahasiakan nilai nominal maupun identitas pihak lain yang terlibat.

tvonenews

Kasus ini sontak membuat nama Noel semakin menjadi bahan pembicaraan di jagat maya.

Publik pun kembali mengungkit perjalanan hidupnya yang penuh lika-liku, mulai dari pernah menjadi pengemudi ojek online hingga akhirnya menduduki kursi Wakil Menteri Ketenagakerjaan.

Immanuel Ebenezer sempat menceritakan kisah masa lalunya saat berkunjung ke salah satu perusahaan transportasi online di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan pada November 2024.

Dalam kesempatan itu, ia melakukan dialog dengan para pengemudi Ojol.

"Saya pernah menjadi driver Ojol pada tahun 2016 dan anak saya pun jadi driver Ojol," ujar Noel saat itu.

Lebih lanjut, Noel mengisahkan bahwa ketika mendaftar sebagai mitra Ojol, ia harus menjaminkan surat nikah, sementara sang anak menggunakan ijazah.

"Saat daftar Ojol, surat nikah saya jadi jaminan. Sedangkan anak saya, ijazah jadi jaminan ke perusahaan," tambahnya.

Tak hanya itu, Noel juga mengaku sangat memahami titik-titik "gacor" atau lokasi yang ramai order di Jakarta.

"Saya dulu biasa main di Tanjung Barat, tapi kalau mau gacor, saya main ke Tengah, ke Grand Indonesia," kenangnya.

Kisah tersebut sempat membuat banyak orang menilai bahwa perjalanan hidup Noel penuh perjuangan.

Dari seorang driver Ojol, kini bisa duduk di kursi strategis pemerintahan.

Namun, dengan kasus hukum yang menjeratnya, perjalanan karier itu kini kembali dipertanyakan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak butuh waktu lama, kabar penangkapan Noel langsung ramai diperbincangkan di media sosial.

Banyak netizen yang menyindir pedas latar belakang serta perjalanan karier Noel. Salah satunya lewat platform X.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah

Trending

Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen tenaga kerja di lingkungan pemerintah daerah.
Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT