GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! Curahan Hati Dokter Ahli Jantung Anak Soal Pasien BPJS, Akui Terpaksa Berhenti Tangani Meski Berat: Saya Menolak…

Curhatan dokter jantung anak viral, dr. Piprim Basarah terpaksa berhenti tangani pasien BPJS. Pengakuannya bikin netizen murka dan sorotan makin ramai.
Selasa, 26 Agustus 2025 - 12:58 WIB
dr. Piprim Basarah
Sumber :
  • TikTok/dr.piprim

tvOnenews.com - Viral di media sosial curahan hati dokter ahli jantung anak, dr. Piprim Basarah Yanuarso yang mengumumkan tidak lagi bisa melayani pasien peserta BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Dokter Piprim, yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), menyebut keputusan berat ini diambil setelah dirinya menolak mutasi yang dinilai tidak prosedural dari Kementerian Kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @dr.piprim, ia menyampaikan kabar tersebut dengan penuh rasa berat hati.

“Dengan berat hati saya mengumumkan mulai hari ini tidak bisa lagi melayani putra-putri bapak ibu yang sakit jantung di RSCM, baik di PJT maupun Kiara,” tulis Piprim dalam unggahan yang kini viral.

tvonenews

Menurutnya, akun praktik BPJS miliknya di RSCM sudah ditutup, sehingga ia tidak lagi bisa menerima pasien jantung anak melalui jalur BPJS.

Padahal, sebagian besar pasien yang ditanganinya selama 28 tahun terakhir adalah peserta BPJS.

Meskipun direksi RSCM memintanya tetap melayani pasien di poli swasta RSCM Kencana, layanan tersebut hanya bisa diakses dengan biaya mandiri.

Untuk satu kali kunjungan, tarifnya bisa mencapai Rp 4 juta, termasuk pemeriksaan echocardiography.

“Artinya, bapak ibu yang putra-putrinya ingin dilayani oleh saya harus membayar dengan tarif swasta. Bisa saja biayanya mencapai ratusan juta rupiah,” kata Piprim.

Kondisi ini jelas memberatkan banyak keluarga pasien.

Selama ini, BPJS menjadi penopang utama agar masyarakat dari berbagai kalangan bisa mengakses layanan kesehatan yang layak.

Khususnya untuk penyakit berat seperti jantung bawaan pada anak.

Piprim menjelaskan bahwa masalah ini bermula dari kebijakan mutasi dirinya ke RS Fatmawati.

Menurutnya, mutasi tersebut dilakukan tanpa prosedur yang benar, tanpa mekanisme lolos butuh, serta tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

“Saya menolak dengan tegas cara-cara yang melanggar asas meritokrasi terhadap seorang ASN. Akibatnya, akun saya dibekukan untuk melayani BPJS,” ungkapnya.

Sebagai seorang ASN dan dokter yang telah mengabdi hampir tiga dekade di RSCM, keputusan ini membuatnya terpukul.

Terlebih, ia dikenal sebagai salah satu dokter yang berdedikasi tinggi dalam menangani pasien anak dengan kelainan jantung.

Kabar ini langsung menyedot perhatian publik dan memicu beragam reaksi di media sosial.

Banyak netizen memberikan dukungan kepada Piprim sekaligus melontarkan kritik pedas terhadap sistem kesehatan di Indonesia.

“Gw bersaksi beliau memang dokter yang tulus dan informatif dalam menangani pasiennya. Dokter yang baik dalam profesinya, tapi dihalangi sistem yang bobrok," tulis akun @futurium.

“Orang Indonesia yang bener itu banyak. Termasuk dokter ini. Tapi negara ini dikelola oleh banyak orang gak bener," kata Priyo_Muham

Sementara itu, ada juga yang membandingkan layanan kesehatan di luar negeri.

“Sudahlah, pasien jantung atau penyakit apapun lebih baik berobat ke Pulau Penang - Malaysia aja. Terjangkau, dokternya sangat baik, dan pasien diperlakukan sangat manusiawi," kata GoodRe

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus yang menimpa dr. Piprim menambah panjang daftar keluhan masyarakat terkait sistem kesehatan di Indonesia, khususnya soal akses layanan BPJS di rumah sakit rujukan.

Banyak yang menilai bahwa kebijakan mutasi dan penutupan akun BPJS untuk dokter berpengalaman justru merugikan masyarakat luas. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Tjiam Si, Ritual Mengintip Nasib Masa Depan Bagi Warga Tionghoa

Mengenal Tjiam Si, Ritual Mengintip Nasib Masa Depan Bagi Warga Tionghoa

Tjiam Si namanya, ritual tradisional untuk mengintip nasib masa depan. Ritual ini dilakukan warga Tionghoa ketika bersembahyang di kelenteng atau vihara.
Kagum Lihat Perubahan Marc Marquez di Ducati, Jorge Lorenzo: Ini Versi Paling Berbahaya

Kagum Lihat Perubahan Marc Marquez di Ducati, Jorge Lorenzo: Ini Versi Paling Berbahaya

Perubahan gaya balap Marc Marquez bersama Ducati tak luput dari sorotan mantan rival sengitnya, Jorge Lorenzo. 
Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 19 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan hari ini.
Akui Terima Ancaman Kematian Gegara Drama Derby d'Italia, Bastoni Langsung Minta Maaf

Akui Terima Ancaman Kematian Gegara Drama Derby d'Italia, Bastoni Langsung Minta Maaf

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, akhirnya buka suara terkait kontroversi kartu merah Pierre Kalulu dalam Derby d’Italia melawan Juventus akhir pekan lalu.
Fenomena Warga Nunggu Angpao di Petak Sembilan Glodok Warnai Imlek 2026

Fenomena Warga Nunggu Angpao di Petak Sembilan Glodok Warnai Imlek 2026

Puluhan warga dari berbagai usia duduk berjejer di sepanjang Jalan Kemenangan, kawasan Petak Sembilan Pecinan Glodok, Jakarta Barat, Selasa (17/2/2026).
Badan Ideal Setelah Sebulan Berpuasa, Lakukan Satu Hal Ini: Tips dari dr Zaidul Akbar

Badan Ideal Setelah Sebulan Berpuasa, Lakukan Satu Hal Ini: Tips dari dr Zaidul Akbar

Lakukan tips ini agar berat badan jadi ideal setelah sebulan puasa Ramadhan, tips dari dr Zaidul Akbar.

Trending

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, tidak termasuk dalam daftar perwakilan klub yang dijatuhi sanksi setelah Derby d’Italia kontra Inter Milan akhir pekan lalu
Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengungkapkan Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menghadapi Como dalam lanjutan Liga Italia, Rabu (18/2/2026).
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT