GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Cinta Mati pada Inggit Garnasih, Soekarno Melamar Walau Inggit Sudah Bersuami, Begini Kisahnya...

Kisah cinta Presiden RI pertama Soekarno dengan Inggit Garnasih menjadi salah satu bagian menarik dalam perjalanan asmara sang proklamator kemerdekaan. Inggit -
Senin, 15 September 2025 - 16:02 WIB
Inggit Garnasih dan Soekarno
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com – Kisah cinta Presiden RI pertama Soekarno dengan Inggit Garnasih menjadi salah satu bagian menarik dalam perjalanan asmara sang proklamator kemerdekaan.

Inggit Garnasih dinikahi Soekarno pada tahun 1923 dan menjadi istri keduanya. Pernikahan itu tercatat dalam surat keterangan kawin bernomor 1138, bertanggal 24 Maret 1923, ditulis dalam bahasa Sunda serta bermaterai 15 sen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum bersama Inggit, Soekarno lebih dulu menikah pada 1921 dengan Oetari, putri dari HOS Tjokroaminoto di Surabaya yang juga merupakan leluhur dari musisi Maia Estianty.

Soekarno Izin menikahi Inggit Garnasih
Soekarno Izin menikahi Inggit Garnasih
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Namun pernikahan tersebut disebut hanya untuk meringankan beban keluarga Tjokroaminoto.

Di sisi lain, Inggit saat itu masih berstatus istri Haji Sanusi, seorang pengusaha sekaligus tokoh Sarekat Islam.

Nama Inggit dikenal luas sebagai ibu kos Soekarno semasa kuliah di Technische Hoogeschool te Bandoeng (cikal bakal ITB). Dari hubungan kos inilah, keduanya mulai dekat.

Dalam buku Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia (1965), digambarkan bagaimana Soekarno merasa nyaman dengan perhatian Inggit mulai dari mendengarkan gagasannya, menyiapkan makanan, hingga mengurus pakaian.

Berbeda dengan Oetari yang lebih dianggap sebagai adik, Inggit justru menghadirkan kehangatan seorang pasangan hidup.

Presiden RI Pertama Soekarno dan Inggit Garnasih
Presiden RI Pertama Soekarno dan Inggit Garnasih
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

 

Kedekatan ini akhirnya membuat Soekarno meminta izin langsung kepada Haji Sanusi untuk menikahi Inggit. Menyadari rumah tangganya sudah sulit dipertahankan, Haji Sanusi tak menghalangi.

Begitu pula Oetari, yang akhirnya dipulangkan secara baik-baik.

Kala itu usia Soekarno baru 21 tahun, sedangkan Inggit berusia 33 tahun. Meski terpaut 12 tahun, Inggit terbukti menjadi pendamping setia Soekarno di masa-masa sulit.

Dalam buku Bung Karno Panglima Revolusi karya Peter Kasenda (2014), Inggit digambarkan sebagai sosok yang selalu mendukung, baik secara moral maupun materi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia bahkan menjadi perantara komunikasi Soekarno dengan tokoh pergerakan lain saat Bung Karno mendekam di Penjara Banceuy dan Sukamiskin, hingga kemudian ikut mendampingi masa pengasingan di Ende (1933) dan Bengkulu (1938).

Namun pernikahan yang tidak dikaruniai anak itu akhirnya kandas. Saat di Bengkulu Soekarno bertemu Fatmawati.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi meluncurkan program preventif untuk mengatasi banjir di wilayah dataran tinggi Cianjur. 
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT