News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkeu Purbaya Singgung Pendapatannya Turun Sejak Jadi Menteri, Segini Gajinya Saat di LPS, Angkanya Capai…

Menkeu Purbaya blak-blakan soal gajinya turun setelah jadi menteri, padahal dulu di LPS bisa sentuh dua digit. Lalu berapa total gajinya kini di Kemenkeu?
Minggu, 21 September 2025 - 12:37 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

tvOnenews.com - Pengakuan jujur datang dari Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Dalam sebuah forum publik, Purbaya blak-blakan membandingkan pendapatannya saat masih menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan setelah resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan RI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Topik ini langsung menjadi sorotan publik karena jarang sekali pejabat tinggi negara berbicara terbuka mengenai pendapatan pribadinya.

Terlebih lagi menyebut gajinya sebagai menteri justru lebih kecil dibanding masa jabatan sebelumnya.

Dalam forum Great Lecture: Transformasi Ekonomi Nasional yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, Purbaya Yudhi Sadewa awalnya menekankan rasa syukurnya mendapat kepercayaan sebagai Menteri Keuangan.

Ia menyebut jabatan tersebut memberinya kesempatan berkontribusi lebih besar bagi bangsa, meski pada akhirnya mengungkap sisi lain yang cukup mengejutkan.

“Saya bersyukur ditunjuk sebagai Menteri Keuangan. Mungkin di posisi ini saya bisa berkontribusi lebih banyak dibanding di LPS,” ucap Purbaya.

Menkeu Purbaya

Namun, dengan nada santai, ia kemudian menyinggung fakta bahwa pendapatannya justru menurun drastis ketika pindah jabatan.

“Tapi, di sana (LPS) gajinya gede. Saya menikmati betul kerja di LPS 5 tahun, gaji gede, nggak ada bank gede yang bangkrut jadi nganggur,” ujarnya sambil berkelakar.

Purbaya kemudian menambahkan pengakuan blak-blakan ketika pertama kali resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan.

“Jadi, waktu dilantik jadi Menteri Keuangan saya tanya ke Sekjen, eh gaji di sini berapa? Sekian. Waduh turun gue,” ucapnya, yang langsung mengundang tawa audiens.

Ia menutup pernyataannya dengan kalimat yang kini ramai diperbincangkan di media sosial.

“Gengsinya lebih gede, tapi sepertinya gajinya lebih kecil," ungkapnya.

Pernyataan tersebut tentu membuat publik penasaran, sebenarnya berapa besar gaji seorang menteri dibandingkan dengan gaji pimpinan LPS.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2000, gaji pokok seorang menteri di Indonesia hanya Rp5.040.000 per bulan.

Namun, jumlah ini masih ditambah dengan tunjangan jabatan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 68 Tahun 2001 sebesar Rp13.608.000 per bulan.

Tidak berhenti di situ, Menteri Keuangan juga mendapat tunjangan kinerja (tukin).

Mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2017, Menkeu berhak atas 150 persen dari tukin tertinggi di Kementerian Keuangan.

Jika tukin tertinggi mencapai Rp46.950.000 (kelas jabatan 27), maka seorang Menteri Keuangan bisa memperoleh tunjangan kinerja hingga Rp70.425.000.

Jika ditotal, gaji dan tunjangan seorang Menteri Keuangan RI minimal berada di angka Rp89.373.000 per bulan.

Angka ini belum termasuk fasilitas tambahan seperti mobil dinas, rumah jabatan, tunjangan operasional, serta komponen kecil lainnya yang biasanya menyertai jabatan pejabat negara.

Sementara itu, posisi Purbaya sebelumnya sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS juga diketahui memiliki gaji yang cukup besar, yakni sekitar Rp85.000.000 per bulan.

Bedanya, menurut pengakuannya sendiri, beban kerja di LPS cenderung lebih ringan selama kondisi perbankan stabil.

Pengakuan Purbaya langsung menjadi bahan perbincangan luas di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagian netizen menyebut, meski angka gajinya terkesan kecil dibanding posisi sebelumnya, Purbaya kini memiliki tanggung jawab yang jauh lebih luas.

Bahkan, jabatan Menkeu dianggap sebagai salah satu posisi strategis dengan pengaruh besar terhadap stabilitas ekonomi nasional. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Layanan Pertanahan, Mendagri dan Menteri ATR/BPN Teken SEB tentang Layanan BPHTB

Perkuat Layanan Pertanahan, Mendagri dan Menteri ATR/BPN Teken SEB tentang Layanan BPHTB

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid meneken Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Mekanisme Penerimaan Setoran dan Penelitian Surat Setoran Pajak Daerah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
Kejagung Diminta Evaluasi Tim 9 Khusus Penanganan Perkara Eks Jampidsus

Kejagung Diminta Evaluasi Tim 9 Khusus Penanganan Perkara Eks Jampidsus

Kejaksaan Agung (Kejagung) membentuk Tim 9 yang dikhususkan untuk penanganan perkara dugaan TPPU dengan tersangka Eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Pasar Sambut Positif Supres Pencalonan Tunggal Destry Damayanti sebagai Gubernur BI

Pasar Sambut Positif Supres Pencalonan Tunggal Destry Damayanti sebagai Gubernur BI

Pelaku pasar merespons positif keputusan pemerintah yang mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) kepada DPR RI.
Siap-siap Rezeki Melimpah, Inilah Nasib Keuangan Shio Ayam pada Tanggal 11 Agustus 2026

Siap-siap Rezeki Melimpah, Inilah Nasib Keuangan Shio Ayam pada Tanggal 11 Agustus 2026

Penasaran bagaimana peta peruntungan nasib beruntung dan risiko buntung keuangan Shio Ayam esok hari pada tanggal 11 Agustus 2026? Simak ramalan berikut ini.
Pemprov Jabar Kawal Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah Agar Sejahterakan Rakyat

Pemprov Jabar Kawal Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah Agar Sejahterakan Rakyat

Pemprov Jabar menegaskan bahwa Program 3 Juta Rumah harus mampu menghadirkan kesejahteraan melalui penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan.
Skala Timnas Indonesia Lebih Besar dari Piala AFF 2026, Jakarta dan Bandung Resmi Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Skala Timnas Indonesia Lebih Besar dari Piala AFF 2026, Jakarta dan Bandung Resmi Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

FIFA ASEAN Cup 2026 akan resmi digelar di Jakarta dan Bandung dengan menunjuk Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan Stadion Si Jalak Harupat. 

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Timnas Indonesia mendapat angin segar setelah melewati Piala AFF 2026 dengan hasil yang kurang. Kini, skuad Garuda bisa tampil gagah dengan kehadiran sosok ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT