News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejujuran Zulfiandi soal Pelatih Timnas Indonesia di Era-nya, Sempat Bicarakan soal Shin Tae-yong juga, Ngomongnya Begini

Masihkah Anda mengingat Zulfiandi? Mantan pemain Timnas Indonesia ini membicarakan pelatih yang pernah menukanginya, termasuk sosok Shin Tae-yong (STY).
Rabu, 24 September 2025 - 20:17 WIB
Mantan pemain Timnas Indonesia, Zulfiandi
Sumber :
  • Antara/Akbar Nugroho Gumay

tvOnenews.com - Masihkah Anda mengingat Zulfiandi? Mantan pemain Timnas Indonesia ini membicarakan pelatih yang pernah menukanginya, termasuk sosok Shin Tae-yong.

Sebagaimana diketahui, Zulfiandi merupakan salah satu sosok pemain yang dinobatkan sebagai gelandang terbaik Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zulfiandi dikenal menerapkan teknik permainan simpel, namun visinya membawa dirinya kejayaan, terutama ketika membela Timnas Indonesia.

Bukan tanpa alasan, nama Zulfiandi mulai mencuat ketika bercokol bersama Timnas Indonesia U-19 di era pelatih Indra Sjafri.

Pada masa kejayaannya, Zulfiandi berhasil masuk trio terbaik dari Timnas Indonesia U-19, yakni bersama Muhammad Hargianto dan Evan Dimas.

Zulfiandi
Zulfiandi
Sumber :
  • PSSI

 

Berkat aksi solidnya bersama Evan Dimas dan Hargianto di lini tengah, Zulfiandi cs membawa Timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF U-19 2013.

Menariknya, Zulfiandi juga pernah merasakan ditangani oleh sejumlah mantan pelatih Timnas Indonesia, di antaranya Luis Milla dan Simon McMenemy.

Dalam hal ini, Zulfiandi berbagi pengalamannya saat menjadi anak asuh Indra Sjafri, Luis Milla, hingga Simon McMenemy.

Zulfiandi mulanya membagikan pengalaman ketika ditukangi langsung oleh coach Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-19.

Indra Sjafri
Indra Sjafri
Sumber :
  • ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA

 

Saat ditanya mengenai sosok Indra Sjafri, Zulfiandi menganggap coach yang dikenal sangat tegas khususnya kepada para pemain muda.

"Itu dia layak untuk menangani pemain muda. Kalau dilatih dia, kita merasa takut. Ibaratnya kita ditangani orang lebih takut jadi lebih serius lagi," ungkap Zulfiandi dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube Ichsan Maulana, Rabu (24/9/2025).

Namun begitu, setegas-tegasnya Indra Sjafri masih bisa tertawa dan humor kepada para anak asuhnya di skuad Garuda Nusantara.

"Anak-anak juga merasa nggak tegang, tapi secara tegas iya. Kalau kita salah pastinya marah-marah dia, contohnya 'kamu nggak bisa main bola, kamu pulang aja'," bebernya.

Zulfiandi menambahkan, ketegangan dan ketegasan dari Indra Sjafri hanya berlangsung di dalam kegiatan timnas.

"Kalau di luar sangat dekat sama pemain, jadi dia kesempatan bertanya keluhan pemain," katanya.

Kemudian, ia berbicara tentang sosok Luis Milla. Tak ayal, ia menjadi figur tak tergantikan di Timnas Indonesia U-23.

Saat ditanya mengenai Luis Milla, pemain kelahiran asal Bireuen, Aceh ini tidak pernah melupakan pujian dari pelatih asal Spanyol tersebut.

"Pernah dikasih tahu sama coach Bima Sakti, sebelum masuk ke media itu sudah dibilang ke saya," kata Zulfiandi.

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla
Sumber :
  • Instagram/@luismillacoach

 

Sebagaimana diketahui, Luis Milla pernah menjadi pelatih Timnas Indonesia baik senior maupun U-23 pada 2017-2018.

Saat menukangi Timnas Indonesia, Luis Milla mencatatkan prestasi medali perunggu SEA Games 2017 dan membawa Timnas Indonesia U-23 lolos 16 besar Asian Games 2018.

Saat inilah, Luis Milla mengatakan melalui Bima Sakti, bahwa Zulfiandi sebagai pemain memiliki prospek bagus dan wajib ke Eropa.

Zulfiandi mengabarkan, pemain pertama kali yang menjadi favorit Luis Milla sebenarnya bukan dirinya, melainkan sosok Saddil Ramdani.

"(Tiba-tiba berubah) tapi kan kita nggak tahu selera orang berbeda-beda," ucapnya.

Zulfiandi mengaku sangat rindu terhadap Luis Milla karena dianggap pelatih yang detail memberikan instruksi kepada para pemain.

"Dengan prestasi dia itu lebih dari cukup. Contoh lawan Asian Games ini lawan Asia kayak Uzbekistan, Palestina. Tim yang sebelumnya itu kalah, tapi saat dia melatih bisa imbangi," bebernya.

Kenangannya sangat melekat sehingga Zulfiandi ingin kembali dilatih oleh Luis Milla.

"Kita nggak tahu kapan, selama berkarier dan dipanggil di timnas. Mungkin dia bisa melatih dimanapun dia ada berharap bisa dilatih karena banyak ilmu bisa diambil dari dia," paparnya.

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

 

Setelah Luis Milla keluar, Timnas Indonesia berada di tangan Simon McMenemy. Zulfiandi juga menceritakan sosok kepribadiannya.

"Coach Simon dia orangnya di luar itu sangat fair sekali. Pernah Andi sebelumnya dilatih sama dia di Bhayangkara," tuturnya.

Ia menceritakan ketika dirinya membela Bhayangkara FC, ketika menjalani latihan maksimal, Simon melihat Zulfiandi layak main.

"Saat Andi merasa nggak maksimal, wajar dia nggak masang Andi. Untuk melatih dia bagus. Kalau di timnas, dia ngelihat kalau ada kesalahan, ya sudah nggak bisa tolerir," tegasnya.

Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • PSSI

 

Lantas, bagaimana soal Shin Tae-yong?

Zulfiandi pernah dipanggil oleh STY ketika pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia pada Juli 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, Zulfiandi tidak memenuhi panggilan tersebut karena masih masa pemulihan cedera, sehingga ia belum punya banyak pengalaman dengan Shin Tae-yong.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT