GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Untuk Urusan ini Setuju atau Tidak? Farhat Abbas Turun Gunung Bela Yai Mim, Sahara akan Dituntut dan Diminta Cium...

Pengacara Farhat Abbas mengultimatum Nurul Sahara, pemilik rental mobil meminta maaf ke Yai Mim, mantan dosen UIN Malang atas kekisruhan yang viral di medsos.
Senin, 6 Oktober 2025 - 15:48 WIB
Farhat Abbas, Yai Mim, Nurul Sahara
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/Taufiq & YouTube/CURHAT Bang Denny Sumargo/Kang Dedi Mulyadi Channel

tvOnenews.com - Perseteruan antara Imam Muslimin alias Yai Mim, mantan dosen UIN Malang dengan tetangganya Nurul Sahara menyedot perhatian pengacara Farhat Abbas.

Farhat Abbas bereaksi terkait kekisruhan Yai Mim dengan Nurul Sahara di Perumahan Joyogran, Malang yang masih menghebohkan jagad maya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait hal ini, Farhat Abbas mendukung penuh sikap dan langkah yang diambil Yai Mim atas perseteruan dengan Sahara.

"Kalau menyangkut tetangga rumah tuh biasa, kecuali dia sendiri kekanak-kanakan, yang penting dia nggak merugikan orang, nggak korupsi," ujar Farhat Abbas dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube Intens Investigasi, Senin (6/10/2025).

Farhat telah mendengar mantan dosen UIN Malang itu difitnah sejak Sahara menuduhnya sebagai "dosen cabul".

Farhat Abbas
Farhat Abbas
Sumber :
  • tabloid Bintang

 

"Zaman Jahiliah dulu itu orang yang difitnah, orang yang benar rata-rata digituin, tapi bukan berarti dia menerima dan dia minta maaf, dan dia minta pensiun dianggap dia salah gitu," jelasnya.

Menurut Farhat Abbas, Yai Mim merupakan sosok pensiunan dosen yang sabar, sehingga banyak pendukung menuntaskan kekisruhan ini.

"Ternyata Tuhan menunjukkan kita jalan gitu. Secara nalar berpikir logika, tetangga suami istri muda ini tidak pantas memperlakukan seperti itu," terangnya.

Farhat melihat ada unsur yang disengaja oleh pemilik rental mobil itu dan sang suami, Mohammad Shofwan.

Bukan tanpa alasan, penyebab perseteruan keduanya adalah masalah parkir mobil dan berujung Yai Mim dilabeli dosen tukang cabul.

Kolase foto Sahara dan Yai Mim
Kolase foto Sahara dan Yai Mim
Sumber :
  • YouTube Cumicumi

 

"Mereka sepertinya ingin mempermalukan seperti itu, mereka sepertinya ingin mempermalukan Yai Mim, supaya Indonesia menghukumnya," imbuhnya.

"Padahal mereka yang terhukum sendiri, nggak pantas si Sahara dan suami yang berlakukan seperti itu," sambungnya.

Lebih lanjut, Farhat Abbas sebenarnya tidak melihat perkara parkir mobil, tetapi sikap anak muda kepada orang tua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena nggak etis memperlakukan orang tua gitu, ini Indonesia. Indonesia normal kesantunan, kesopanan. Kalian main di media sosial, mempermalukan aja udah pidana apalagi mengusir orang," tegasnya.

Pengacara kondang berusia 49 tahun ini tak habis pikir Yai Mim harus diusir hanya perkara parkir mobil dan dugaan pelecehan seksual.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo geleng-geleng kepala setelah sering menerima laporan bahwa orang-orang yang dipercaya dan diangkatnya menjadi pejabat ternyata mencuri uang rakyat.
John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman akhirnya buka suara soal Teja Paku Alam yang belum dipanggil Timnas Indonesia meski tampil impresif bersama Persib dan mencatat 17 clean sheet.
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Media Inggris menyebut Timnas Indonesia mengalami peningkatan pesat jelang Piala Asia 2027. Skuad Garuda bahkan jadi sorotan dalam grup neraka.
Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan sebanyak 12 calon haji asal Sumut gagal berangkat ke Tanah Suci
John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman menegaskan pemain diaspora muda tetap jadi bagian penting Timnas Indonesia, namun seleksinya akan lebih ketat dari sebelumnya demi proyek Garuda.
WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT