News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penolakan Indonesia terhadap Israel Bukan 'Fomo', RI Sudah Berulang Kali Enggan Libatkan Zionis di Event Olahraga, Diawali Sikap Presiden Soekarno

Sikap tegas Indonesia yang enggan ajak Israel dalam ajang olahraga apapun yang dihelat di tanah air bukan kali pertama. Di awali ketegasan Presiden Soekarno.
Kamis, 30 Oktober 2025 - 17:23 WIB
Atlet senam artistik Israel Artem Dolgopyat batal tampil di Indonesia
Sumber :
  • Instagram @dolgopyat_artem

tvOnenews.com - Belakangan ini, Indonesia tengah mendapat perhatian dunia setelah visa atlet Israel Artem Dolgopyat ditolak masuk.

Padahal, status atlet Israel Artem Dolgopyat merupakan juara bertahan Kejuaraan Dunia Senam Artistik edisi sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal inilah yang membuat Indonesia menjadi sorotan dunia hingga mendapat sanksi secara tidak tertulis dari Komite Olimpiade Internasional.

Kondisi ini sebetulnya bukan yang pertama. Sejak RI dipimpin Presiden Soekarno, ternyata Indonesia sudah berulang kali menolak masuk atlet Israel.

Bahkan yang paling menjadi perbincangan ialah ketika Indonesia rela melepaskan status sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2023 silam.

Dalam artikel ini kita akan membahas event olahraga apa saja yang pernah melibatkan penolakan Indonesia terhadap Israel.

Atlet senam artistik Israel Artem Dolgopyat batal tampil di Indonesia
Atlet senam artistik Israel Artem Dolgopyat batal tampil di Indonesia
Sumber :
  • Instagram @dolgopyat_artem

 

Kasus Terbaru

Pemerintah Indonesia resmi menolak visa dari atlet Israel Artem Dolgopyat yang hendak ikut Kejuaraan Dunia Senam Artistik ke-53 di Jakarta.

Menurut Menpora Erick Thohir, keputusan ini merupakan amanat konstitusi serta diambil untuk menjaga kedaulatan negara.

“Langkah ini diambil sesuai dengan hukum internasional dan amanat UUD 1945,“ tegas Erick Thohir, Sabtu (25/10).

“Pemerintah tentu sadar akan konsekuensinya, tetapi keputusan ini tetap dalam kerangka menjaga kedaulatan dan keamanan nasional,” tambahnya.

Konsekuensi langsung didapat Indonesia. Komite Olimpiade Internasional (IOC) langsung menghentikan seluruh komunikasi dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia).

Ini membuat peluang Indonesia jadi tuan rumah berbagai ajang olahraga akan tertutup untuk sementara waktu sampai pemerintah RI memberikan jaminan tanpa kecuali.

Presiden Soekarno menggagas GANEFO.
Presiden Soekarno menggagas GANEFO.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / istimewa / antara / perpustakaanonline

 

Kasus Ini Bukan yang Pertama

Bermula ketika Timnas Indonesia tampil di Kualifikasi Piala Dunia 1958, di mana FIFA berencana mempertemukan Garuda dengan Israel.

Saat itu, Indonesia sangat keras menentang pendudukan Israel atas Palestina yang terjadi 10 tahun sebelumnya hingga isu politik tersebut masuk ke ranah sepak bola.

Presiden RI Soekarno dalam peringatan Sumpah Pemuda di Istora Senayan pada 1956 tegas menyatakan bahwa Timnas Indonesia tidak akan bertanding lawan Israel.

Padahal, saat itu peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 1958 Swedia cukup besar. Apabila Garuda menang atas Israel, maka mereka hanya akan menghadapi Wales yang akhirnya lolos.

“Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada rakyat Palestina, maka selama itu pula bangsa Indonesia melawan penjajahan Israel,“ kata Soekarno di forum PBB. 

Timnas Indonesia di Olimpiade 1956
Timnas Indonesia di Olimpiade 1956
Sumber :
  • YouTube Lensa Olahraga

 

Mundurnya Timnas Indonesia dari Kualifikasi Piala Dunia 1958 gara-gara keterlibatan Israel menjadi kasus pertama dari serangkaian peristiwa yang muncul berikutnya. 

Pada 1962, Presiden RI Soekarno tidak mengajak Israel dalam gelaran Asian Games. Saat itu, negara Zionis tersebut masih terdaftar di konfederasi Asia.

Sampai kemudian, sikap Indonesia terhadap Israel masih konsisten dijaga. Salah satunya jelang gelaran Piala Dunia U-20 2023 silam, Zionis dilarang tampil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alhasil, status Timnas Indonesia sebagai tuan rumah dibatalkan. Belakangan, FIFA malah memberikan kompensasi menjadi kesempatan RI untuk menggelar Piala Dunia U-17.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Rumah Kades Hoho Alkaf Diteror Bom Molotov OTK, Aksi Pelemparan Buat Mobil Terbakar dan Rusak

Kronologi Rumah Kades Hoho Alkaf Diteror Bom Molotov OTK, Aksi Pelemparan Buat Mobil Terbakar dan Rusak

Rumah Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Hoho Alkaf (Kades Hoho) dilempar bom molotov akibatkan 1 mobil Civic Turbo terbakar.
Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Keberanian klub Serie A Sassuolo dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes membuat keuangan klub
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Keberanian klub Serie A Sassuolo dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes membuat keuangan klub
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT