News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mencekam, Ahli Forensik Sumy Hastry Ceritakan Eksekusi Freddy Budiman: Diikat, Mata Ditutup, Menuju Titik Tembak

Freddy Budiman, gembong narkoba kelas kakap yang dieksekusi mati di Lapas Nusakambangan pada 29 Juli 2016 setelah terlibat kasus penyelundupan 1,4 juta pil.
Jumat, 31 Oktober 2025 - 18:46 WIB
Freddy Budiman.
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Publik Tanah Air kembali dikejutkan dengan kabar penangkapan artis sekaligus musisi Onadio Leonardo, atau yang akrab disapa Onad, terkait dugaan penyalahgunaan narkoba pada Jumat (31/10/2025).

Kepastian penangkapan Onad dikonfirmasi langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ahmad David.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ā€œYa benar (Onadio ditangkap),ā€ ujar Ahmad David.

Penangkapan dilakukan di sebuah perumahan kawasan Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Polisi menemukan beberapa barang bukti berupa satu lembar papir, satu plastik klip kecil berisi batang ganja, satu boks kecil, serta tiga ponsel.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, hasil pendalaman di lapangan juga menunjukkan adanya sisa ekstasi yang diduga telah dikonsumsi.

ā€œYang ditemukan hanya ada beberapa sisa ganja di dalam plastik. Ini masih terus dikembangkan,ā€ ujarnya.

Onadio Leonardo
Onadio Leonardo
Sumber :
  • Instagram @onadioleonardo_official

Ā 

Kasus Onadio Leonardo kembali mengingatkan publik pada salah satu nama besar di dunia kriminal narkoba di Indonesia, Freddy Budiman. Freddy, yang dieksekusi mati pada 29 Juli 2016 di Lapas Nusakambangan, pernah menjadi gembong narkoba kelas kakap dengan terlibat penyelundupan pil ekstasi dari China sebanyak 1,4 juta butir.

Seorang ahli forensik, dr Sumy Hastry Purwanti, yang menjadi bagian tim dokter menjelang eksekusi Freddy Budiman, mengungkapkan detail proses tersebut dalam kanal Youtube Denny Darko. Ia menjelaskan bahwa persiapan eksekusi dilakukan dengan sangat matang.

ā€œLatihannya dengan Tim Brimob juga, jadi bagaimana mereka mau dieksekusi,ā€ kata dr SumyĀ Hastry.

Salah satu prosedur yang dilakukan adalah mengikat tubuh Freddy di tiang dan melakukan pengecekan kondisi kesehatan sehari sebelum eksekusi.

ā€œKita laporan, saya sebagai tim dokternya, tempel titik tembaknya biar jelas. Karena kan dilakukan di malam hari,ā€ tambahnya.

Setiap narapidana pidana mati diberikan baju putih dan titik hitam sebagai sasaran tembak untuk meminimalkan rasa sakit.

ā€œMemang dipersiapkan seperti itu dan ditutup kepalanya,ā€ jelas dr Hastry.

Dalam proses itu, narapidana juga mendapat pendampingan sesuai agamanya.

ā€œBagi umat Islam akan didampingi ustaz, sementara yang beragama Nasrani didampingi pendeta. Ada pendekatan supaya mereka siap,ā€ tambahnya.

dr Sumy Hastry ceritakan saat terakhir Freddy Budiman sebelum dieksekusi
dr Sumy Hastry ceritakan saat terakhir Freddy Budiman sebelum dieksekusi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Ā 

Sebelum terjun ke bisnis narkoba, Freddy Budiman diketahui sebagai bos pencopet di Surabaya sejak 1990-an.

Aksi kriminalnya kemudian merambah ke Jakarta, hingga ia akhirnya terjun ke dunia narkoba pada awal 2000-an.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Freddy BudimanĀ pertama kali ditangkap atas kasus pengedaran narkoba pada 2009 dan divonis tiga tahun penjara karena memiliki 500 gram sabu. Namun, pada 2011, ia kembali ditangkap dengan barang bukti 27 gram sabu, 300 gram heroin, dan 450 gram bahan untuk membuat pil ekstasi, yang membuatnya divonis 18 tahun penjara sebelum akhirnya dieksekusi.Ā 

Ā 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemuda Lecehkan Gadis Bawah Umur di Pantai Caringin Garut, Modus Ajak ke Semak-Semak dengan Alasan Berteduh

Pemuda Lecehkan Gadis Bawah Umur di Pantai Caringin Garut, Modus Ajak ke Semak-Semak dengan Alasan Berteduh

Seorang laki-laki berinisial A (20) ditangkap karena diduga melakukan kekerasan seksual kepada gadis bawah umur (15) di Pantai Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Respons Tegas Gibran soal Usulan Kenaikan Harga BBM dari Jusuf Kalla: Pemerintah Pilih Jaga Stabilitas dan Lindungi Rakyat

Respons Tegas Gibran soal Usulan Kenaikan Harga BBM dari Jusuf Kalla: Pemerintah Pilih Jaga Stabilitas dan Lindungi Rakyat

Gibran tanggapi usulan Jusuf Kalla soal kenaikan BBM. Pemerintah tegaskan harga subsidi tetap dijaga demi lindungi masyarakat kecil.
Ajukan 150 Ribu Peserta Magang 2026, Menaker Tunggu Anggaran

Ajukan 150 Ribu Peserta Magang 2026, Menaker Tunggu Anggaran

Kementerian Ketenagakerjaan RI mengusulkan lonjakan besar program magang nasional pada 2026.Ā Target peserta diajukan mencapai 150 ribu orang.
Istri Selundupkan Sabu dalam Bumbu Mi Instan, Hendak Diberikan ke Suaminya yang Dipenjara di Lapas Banceuy

Istri Selundupkan Sabu dalam Bumbu Mi Instan, Hendak Diberikan ke Suaminya yang Dipenjara di Lapas Banceuy

Petugas Lapas Banceuy Bandung menggagalkan upaya penyelundupan sabu seberat 11,1 gram dalam bungkus bumbu mi instan oleh seorang wanita berinisial NRA.
Penyandang Disabilitas Tak Bisa Sebutkan Pelakunya, Kasus Rudapaksa Diungkap Lewat Tes DNA, Ternyata Pelaku Iparnya Sendiri

Penyandang Disabilitas Tak Bisa Sebutkan Pelakunya, Kasus Rudapaksa Diungkap Lewat Tes DNA, Ternyata Pelaku Iparnya Sendiri

Pelaku rudapaksa terhadap seorang wanita disabilitas di Pamekasan akhirnya terungkap lewat tes DNA.Ā 
Dari Toko Kosmetik Mencurigakan, Pengedar Obat Keras Ilegal ke Nelayan hingga ABK di Muara Angke Akhirnya Ditangkap

Dari Toko Kosmetik Mencurigakan, Pengedar Obat Keras Ilegal ke Nelayan hingga ABK di Muara Angke Akhirnya Ditangkap

Pria berinisial A (35) berhasil ditangkap usai diduga mengedarkan obat keras ilegal jenis tramadol, hexymer, alprazolam, merlopam, atarax dan trihexy ke nelayan dan ABK di Dermaga Muara Angke, Jakarta Utara.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT