News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramalan Keuangan Weton 11 November 2025: Keberuntungan pada Hari Selasa Pahing akan Datang Tak Terduga 

Berdasarkan perhitungan kalender Jawa, tanggal 11 November 2025 jatuh pada hari Selasa dengan Pasaran Pahing menghasilkan weton Selasa Pahing. ini weton yang beruntung
Selasa, 11 November 2025 - 10:39 WIB
Ilustrasi Rezeki
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Ramalan keuangan weton 11 November 2025 ini akan menjadi panduan untuk mengetahui arah rezeki, peluang usaha hingga keuntungan finansial hari ini.

Berdasarkan perhitungan kalender Jawa, tanggal 11 November 2025 jatuh pada hari Selasa dengan Pasaran Pahing. Kombinasi ini menghasilkan weton Selasa Pahing dengan nilai Neptu 12 (3+9). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selasa Pahing dikenal sebagai sosok yang memiliki semangat tinggi, mudah bergaul, dan berhati-hati dalam bertindak.

Namun, energi yang dibawa oleh hari Selasa Pahing dipercaya akan memberi getaran keberuntungan ekstra (hoki) bagi beberapa weton lain. 

Berikut 5 weton yang diprediksi akan merasakan aliran rezeki dan kelancaran yang kuat pada hari ini:

1. Selasa Pahing (Weton Hari Ini: Neptu 12)

Selasa Pahing menjadi weton hari ini,  otomatis bagi yang memiliki weton ini akan menjadi yang utama merasakan energi positif. 

Keberanian serta ambisi yang dimiliki akan sangat terasah, menjadikannya waktu yang ideal untuk mengambil keputusan penting, terutama yang berkaitan dengan karir atau pengembangan usaha. 

Energi keberuntungan akan datang dari hasil kerja keras dan ketekunan yang selama ini ditanamkan. 

Keuntungan finansial mungkin tidak terduga, bisa berupa penyelesaian masalah yang membawa rezeki atau pengakuan atas kinerja yang berujung pada bonus.

2. Rabu Pahing (Neptu 16)

Pemilik weton Rabu Pahing dikenal memiliki kecerdasan di atas rata-rata dan pesona yang kuat, hal ini membuatnya mudah dipercaya. 

Pada hari Selasa Pahing, mereka diprediksi akan mendapatkan kejutan rezeki tak terduga, sering disebut 'uang kaget'. 

Intuisi mereka sangat tajam pada hari ini, sehingga disarankan untuk mendengarkan kata hati dalam mengambil langkah. 

Peluang besar di bidang investasi atau negosiasi akan terbuka lebar.

3. Kamis Pahing (Neptu 17)

Dengan nilai Neptu tertinggi di antara weton Pahing, Kamis Pahing memiliki jiwa kepemimpinan dan wibawa yang tinggi. 

Energi Selasa Pahing akan memperkuat ambisi mereka, membuat setiap langkah yang diambil terasa mantap dan berbuah kesuksesan. 

Ini adalah hari yang baik untuk berhadapan dengan atasan, mengajukan proposal, atau memulai proyek besar. 

Rezeki mengalir deras, terutama dari jalur bisnis atau kenaikan jabatan.

4. Jumat Pon (Neptu 13)

Weton Jumat Pon memiliki sifat tenang, bijaksana, dan dermawan. Meskipun tidak berpasangan dengan pasaran Pahing, energi hari ini akan menyeimbangkan ketenangan mereka dengan semangat berjuang. 

Kesabaran dan ketulusan dalam berusaha diprediksi akan berbuah manis. 

Rezeki besar diprediksi datang sebagai hasil dari jaringan sosial yang luas dan hubungan baik yang telah terjalin selama ini.

5. Minggu Wage (Neptu 9)

Pemilik weton Minggu Wage dikenal memiliki tekad yang kuat dan berada di bawah naungan yang membawa keberuntungan. 

Pada Selasa Pahing, semangat pantang menyerah mereka akan terbayar lunas. 

Rezeki diprediksi mengalir lancar dari berbagai penjuru, bahkan berpotensi mendapatkan hasil usaha yang melimpah tak terduga. 

Manfaatkan hari ini untuk menyelesaikan pekerjaan yang tertunda atau mencari peluang baru di luar zona nyaman.

Namun perlu diingat, ramalan weton ini bagian dari tradisi dan budaya Jawa yang berfungsi sebagai penyemangat dan panduan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hoki sejati berasal dari usaha, doa, dan perilaku baik yang konsisten. Gunakan ramalan ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih keras dan menjalani hari dengan penuh optimisme.

(kmr)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! FIFA Jatuhkan Sanksi Sangat Berat Kepada Sumardji, Dihukum 20 Laga Serang Wasit saat Timnas Indonesia Vs Irak

Resmi! FIFA Jatuhkan Sanksi Sangat Berat Kepada Sumardji, Dihukum 20 Laga Serang Wasit saat Timnas Indonesia Vs Irak

FIFA menjatuhkan hukuman berat kepada manajer Timnas Indonesia, Sumardji, berupa larangan 20 laga dan denda Rp324 juta setelah terbukti menyerang wasit usai laga kontra Irak.
Jutaan Dokumen hingga 18.000 Gambar terkait Kasus Jeffrey Epstein Diungkap, Wakil Jaksa Agung AS: Kami Tidak Lindungi Siapa-Siapa

Jutaan Dokumen hingga 18.000 Gambar terkait Kasus Jeffrey Epstein Diungkap, Wakil Jaksa Agung AS: Kami Tidak Lindungi Siapa-Siapa

Jutaan dokumen termasuk lebih dari 2.000 video dan 180.000 gambar terkait kasus Jeffrey Epstein diungkap. 
Fans Inter Milan yang Kehilangan 3 Jari Ternyata Bukan Pelempar Petasan ke Emil Audero, Pelaku yang Sebenarnya Sudah Ditangkap

Fans Inter Milan yang Kehilangan 3 Jari Ternyata Bukan Pelempar Petasan ke Emil Audero, Pelaku yang Sebenarnya Sudah Ditangkap

Fans Inter Milan yang melakukan pelemparan petasan kepada Emil Audero nyatanya masih remaja dan ditangkap polisi. Namun, dia bukan tersangka yang kehilangan tiga jari.
Resmi! Persija Jakarta Rekrut Mauro Zijlstra dari FC Volendam, sang Striker Timnas Indonesia Ungkap Alasannya

Resmi! Persija Jakarta Rekrut Mauro Zijlstra dari FC Volendam, sang Striker Timnas Indonesia Ungkap Alasannya

Persija Jakarta resmi merekrut Mauro Zijlstra dari FC Volendam jelang penutupan bursa transfer paruh musim Super League. Sang striker Timnas Indonesia mengungkap alasannya untuk gabung Macan Kemayoran.
Video Motor Patwal Berhentikan Bus Transjakarta Viral di Media Sosial, Polisi Tegaskan Bukan Pelanggaran

Video Motor Patwal Berhentikan Bus Transjakarta Viral di Media Sosial, Polisi Tegaskan Bukan Pelanggaran

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi motor patroli dan pengawalan (Patwal) diduga menghadang bus Transjakarta saat kondisi jalan padat merayap.
Purbaya Tegaskan Pencabutan Izin Tambang Martabe Demi Perbaiki Iklim Investasi

Purbaya Tegaskan Pencabutan Izin Tambang Martabe Demi Perbaiki Iklim Investasi

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, langkah pemerintah mencabut izin tambang emas Martabe di Tapanuli, Sumatera Utara merupakan bagian dari upaya memperbaiki iklim investasi nasional.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT