Habib Bahar bin Smith Sebut Jadi Istri Pendakwah Tak Mudah, Harus Punya Mental Baja: Memang Harus Sabar!
- Kolase tangkapan layar YouTube Uya Kuya TV & Instagram/@helwabachmid_
Bahar juga menyinggung bahwa seorang istri tidak boleh berharap bisa memiliki suaminya secara utuh, terutama bila suaminya adalah seorang pendakwah.
Sebab, menurutnya, peran pendakwah adalah untuk umat, bukan hanya untuk keluarganya sendiri.
“Seorang istri itu gak boleh mau memiliki suami seutuhnya. Kalau suaminya pedagang atau punya pekerjaan lain sih gak masalah. Ini kan suaminya pendakwah, keliling ke sana ke sini, jadi memang harus sabar. Mentalnya harus mental baja, batinnya harus kuat. Kalau gak kuat mental, bahaya,” tegasnya.
Pernyataan ini menuai berbagai tanggapan publik. Beberapa menilai ucapan itu seolah menjadi pembenaran atas sikap Habib Bahar terhadap Helwa Bachmid, yang merasa kurang mendapat perhatian dari sang suami.
Helwa sendiri dalam wawancaranya bersama dr. Richard Lee sempat menyinggung hal serupa.
Ia mengaku sering merasa dibiarkan sendirian dan hanya ditemui Habib Bahar sesekali. Bahkan saat melahirkan, Bahar hanya datang untuk mengazankan bayi mereka lalu pergi.
"Aku juga heran kok aku nikah seperti ini kayak jadi istri simpanan datang cuman seenak maunya dia doang. Terus sampai nangis-nangis ke mama aku kayak berpikir aku kayak janda gitu loh," kata Helwa lirih.
Sementara itu, dalam kesempatan berbeda, Fadlun Balghoits sempat membela sang suami dengan menyindir Helwa yang dianggap terlalu manja karena sering meminta untuk ditemani.
Fadlun mengatakan bahwa dirinya pun melahirkan tiga anak tanpa pernah didampingi Habib Bahar dan tetap bisa kuat karena tahu suaminya adalah seorang pendakwah. (adk)
Load more