News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

7 Napi Terkenal Nusakambangan, Dari Freddy Budiman hingga Anak Presiden

Ammar Zoni resmi mendekam di Lapas Nusakambangan, penjara berkeamanan ketat yang sebelumnya juga dihuni sejumlah narapidana terkenal. Inilah deretan nama besar.
Jumat, 21 November 2025 - 08:35 WIB
Ammar Zoni mendekam di Lapas Nusakambangan.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Mendekamnya Ammar Zoni ke Lapas Nusakambangan mengingatkan publik pada para tokoh terkenal yang pernah ditahan di penjara paling ketat di Indonesia tersebut. Inilah daftar tujuh narapidana kondang yang pernah menghuninya.

Kasus Ammar Zoni yang harus mendekam di Lapas Nusakambangan membuat publik penasaran dengan siapa saja sosok terkenal yang pernah merasakan penjara paling ketat di Indonesia tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikenal sebagai “Pulau Neraka” bagi para narapidana kelas berat, Nusakambangan menjadi tempat hukuman bagi pelaku kejahatan besar, mulai dari bandar narkoba, preman legendaris, teroris, hingga anak presiden.

Berikut tujuh narapidana terkenal yang pernah mendekam di Lapas Nusakambangan, sama seperti Ammar Zoni:

1. Trio Bom Bali (Imam Samudera, Amrozi, dan Mukhlas)

Terpidana mati kasus Bom Bali 1, Imam Samudra
Terpidana mati kasus Bom Bali 1, Imam Samudra
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Reuters

 

Tiga teroris pelaku pengeboman Bali tahun 2002 yang menewaskan lebih dari 200 orang. Ketiganya dieksekusi mati di Nusakambangan pada 2008.

2. John Kei

John Kei Bercerita
John Kei Bercerita
Sumber :
  • tangkapan layar youtube kick andy

 

Sosok preman terkenal dari Pulau di Maluku bernama Kepulauan Kei yang terlibat dalam kasus pembunuhan dan kekerasan. John Kei sempat menjalani masa hukuman di Nusakambangan sebelum akhirnya mendapat pembebasan bersyarat.

3. Bob Hasan

Bob Hasan, pengusaha dan Menteri di era Presiden Soeharto.
Bob Hasan, pengusaha dan Menteri di era Presiden Soeharto.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

 

Pengusaha sekaligus mantan Menteri yang terseret kasus korupsi pengelolaan hutan pada era Orde Baru Presiden Soeharto. Ia menjalani hukuman di Nusakambangan sebelum akhirnya bebas pada 2004.

4. Freddy Budiman

Detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman.
Detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman.
Sumber :
  • Tangkapan layar

 

Gembong narkoba yang dikenal sebagai salah satu bandar besar di Indonesia. Freddy dieksekusi mati pada 2016 setelah terbukti mengendalikan jaringan narkotika internasional dari balik penjara.

5. Johny Indo

Mendiang Johny Indo
Mendiang Johny Indo
Sumber :
  • YouTube & Antara

 

Perampok legendaris era 1980-an yang kemudian bertobat dan menjadi artis. Ia sempat mendekam di Nusakambangan sebelum bebas dan beralih menjadi tokoh masyarakat.

6. Tommy Soeharto

Putra dari Presiden ke-2 RI, Soeharto. Tommy Soeharto
Putra dari Presiden ke-2 RI, Soeharto. Tommy Soeharto
Sumber :
  • ANTARA

 

Anak mantan Presiden Soeharto yang pernah divonis karena kasus pembunuhan hakim agung Syafiuddin Kartasasmita pada tahun 2001. Tommy sempat menjalani masa hukumannya di Nusakambangan sebelum bebas bersyarat.

7. Duo Bali Nine

Andrew Chan dan Myuran Sukumaran
Andrew Chan dan Myuran Sukumaran
Sumber :
  • dok ist

 

Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, dua warga negara Australia yang merupakan anggota kelompok Bali Nine, juga pernah menjalani hukuman di Lapas Nusakambangan. Keduanya terlibat dalam kasus penyelundupan 8,2 kilogram heroin dari Indonesia ke Australia.

Sebelumnya, mereka sempat ditahan di Lapas Kerobokan, Bali, sebelum akhirnya dipindahkan ke Nusakambangan untuk menjalani eksekusi mati pada tahun 2015.

Kasus Ammar Zoni yang kini mendekam di Lapas Nusakambangan menarik perhatian publik. Ternyata, sebelum dirinya, sudah ada sejumlah nama besar yang pernah merasakan kerasnya penjara paling ketat di Indonesia itu. (ind)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Timnas Indonesia mendapat angin segar setelah melewati Piala AFF 2026 dengan hasil yang kurang. Kini, skuad Garuda bisa tampil gagah dengan kehadiran sosok ini.
Kim Yeon-koung Idola Megawati Hangestri Raih Penghargaan Prestisius di AVC Gala Awards 2025, Tetap Jadi Ikon Voli Asia

Kim Yeon-koung Idola Megawati Hangestri Raih Penghargaan Prestisius di AVC Gala Awards 2025, Tetap Jadi Ikon Voli Asia

Legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-koung belum lama ini berhasil meraih penghargaan bergengsi di AVC Gala Awards 2025. Bahkan meski telah pensiun, namun idola Megawati Hangestri tersebut masih dinobatkan sebagai ikon bola voli Asia.
Mensesneg Prasetyo Hadi Rapat Bareng DPR, Bahas Finalisasi Perpres Ojol

Mensesneg Prasetyo Hadi Rapat Bareng DPR, Bahas Finalisasi Perpres Ojol

Prasetyo mengatakan pembahasan tersebut dilakukan untuk memastikan regulasi yang mengatur keberadaan dan tata kelola ojol dapat segera difinalisasi. 
Motif Asmara Segitiga, Ibu Rumah Tangga di Banyuwangi Tewas Ditikam Suami Siri

Motif Asmara Segitiga, Ibu Rumah Tangga di Banyuwangi Tewas Ditikam Suami Siri

Menduga berselingkuh, seorang pria di Kabupaten Banyuwangi tega menusuk istri sirinya dengan menggunakan pisau dapur.
Makam Sutrimo Diduga Karumga Febrie Adriansyah Bakal Dibongkar Polisi

Makam Sutrimo Diduga Karumga Febrie Adriansyah Bakal Dibongkar Polisi

Langkah ini menjadi bagian dari penyelidikan polisi untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo yang sebelumnya dipersoalkan keluarganya.
Persiapan Muktamar ke-35 NU Tembus 50 Persen, Gus Ipul: Awalnya Ragu, Kini Optimistis

Persiapan Muktamar ke-35 NU Tembus 50 Persen, Gus Ipul: Awalnya Ragu, Kini Optimistis

Persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, terus dikebut.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT