News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditanya Ruben Onsu soal Kisah Mualaf, Ustaz Felix Siauw Ceritakan Perjalanan Peluk Agama Islam: Sempat Jadi Ateis

Setelah mendapat pertanyaan dari Ruben Onsu, Ustaz Felix Siauw menjelaskan kisah perjalanan mualaf dirinya, mulai dari menjadi ateis hingga peluk agama Islam.
Sabtu, 22 November 2025 - 15:24 WIB
Ustaz Felix Siauw & Ruben Onsu
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Felix Siauw & Instagram/@ruben_onsu

tvOnenews.com - Ustaz Felix Siauw menceritakan kisah perjalanan mualaf dirinya. Hal itu terjadi saat ditanya oleh Ruben Onsu.

Ruben Onsu ingin mengetahui seberapa berat Ustaz Felix Siauw bisa memeluk agama Islam. Bukan tanpa alasan, mantan suami Sarwendah itu juga sebagai seorang mualaf.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pak Ustaz, mengingat setiap orang ketika kita mualaf itu sudah caranya masing-masing. Kalau waktu Pak Ustaz sendiri memutuskan menjadi mualaf itu kapan dan usia berapa?," tanya Ruben Onsu dikutip dari kanal YouTube Just Ruben, Sabtu (22/11/2025).

Setelah ditanya Ruben Onsu, Ustaz Felix Siauw mengatakan dirinya resmi mualaf pada 2002. Kala itu, ia masih berusia 18 tahun, tepatnya masih menjadi mahasiswa di Institute Pertanian Bogor (IPB).

Ustaz Felix Siauw menuturkan bahwa proses mualaf dirinya tidak mudah. Ia harus melalui perjalanan panjang menemukan titik cahaya agama Islam.

Ruben Onsu dan Ustaz Felix Siauw berbincang tentang kisah mualaf
Ruben Onsu dan Ustaz Felix Siauw berbincang tentang kisah mualaf
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Just Ruben

 

"Prosesnya sih menurutku cukup panjang. Kayaknya jalanku itu adalah termasuk jalan yang mungkin kebagian logikanya. Prosesnya itu cukup panjang lima tahun sebelum aku masuk Islam di umur 18 tahun," tuturnya.

Sang ustaz menuturkan ketika duduk di bangku SMP masih memeluk agama Katolik. Perjalanan mualaf berlangsung saat dirinya sering main game.

"Di game itu kan ngajak berpikir tentang konsep kehidupan, ada nggak sih Tuhan itu dan seterusnya. Di titik itu aku menjadi nggak percaya sama agamaku," jelasnya.

Ustaz Felix Siauw kebetulan memiliki keturunan Tionghoa. Dalam tradisi Tionghoa, agama tidak terlalu menjadi hal utama di kehidupan.

Sejak itulah Ustaz Felix Siauw memilih sebagai seorang ateis. Pasalnya masih terpengaruh dengan tradisi dari keturunan Tionghoa.

"Artinya, kita juga merasa aku nggak perlu agama untuk berbuat baik, akhirnya aku menjadi seorang ateis saat itu karena merasa agama tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan di hidupku," bebernya.

Felix Siauw selalu menyimpan pertanyaan, "Kayak dari mana aku berasal? Setelah meninggal apa sih kejadiannya? Lalu di dunia ini, aku harus ngapain? Akhirnya aku menjadi seorang ateis."

Ketika menjadi ateis, Felix Siauw mulai mempelajari tentang sains. Hal ini menjadi awal titik mula dirinya terus berpikir bahwa, kehidupan memerlukan Tuhan.

"Jadi, dari ateis aku percaya nggak mungkin nggak ada Tuhan. Cuma kayaknya Tuhan ini bukan yang dimaksud agama. Jadi naik ke agnostik," terangnya.

Seiring berjalannya waktu, ia menemukan kebutuhan spiritual hidupnya. Ia menemukan Islam sebagai agama yang tepat berlangsung ketika masih menjadi mahasiswa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Aku sudah sadari ketika aku belajar sains, akhirnya cocoklah dengan Islam yang aku dapat," pungkasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peruri Buka Pendaftaran Chip Hackathon 2026 untuk Mahasiswa

Peruri Buka Pendaftaran Chip Hackathon 2026 untuk Mahasiswa

Peruri membuka pendaftaran Peruri Chip Hackathon 2026 bagi mahasiswa di seluruh Indonesia.
Gudang Bulog Tak Muat Tampung Stok Beras Nasional yang Capai 4,8 Juta Ton, Cukup untuk Pangan hingga Akhir Tahun

Gudang Bulog Tak Muat Tampung Stok Beras Nasional yang Capai 4,8 Juta Ton, Cukup untuk Pangan hingga Akhir Tahun

Gudang-gudang milik Perum Bulog sudah tidak mampu lagi menampung stok beras nasional yang kini mencapai 4,8 juta ton. Bulog harus menyewa gudang swasta untuk menampung cadangan beras tersebut.
Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, peraih medali emas angkat besi putra kelas 75 kilogram di Asian Games 2026 dan pemecah rekor dunia.
18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

Sebanyak 18 kasus influenza tipe A ditemukan di wilayah DI Yogyakarta. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menyebut influenza yang ditemukan itu merupakan bagian dari flu musiman.
Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

AirNav Indonesia mendorong penguatan ekonomi lokal melalui program revitalisasi Pasar Ngasem, Yogyakarta.
Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Lifter Indonesia yakni Rahmat Erwin Abdullah, berhasil meraih medali emas pada cabor angkat besi kelas 75kg Asian Games 2026 pada hari ini, Sabtu 26 September.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT