News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Haru Korban Kebakaran Gedung Terra Drone, Merantau ke Jakarta Demi Jadi Tulang Punggung Keluarga

Kisah haru Pariyem, korban kebakaran Gedung Terra Drone yang merantau ke Jakarta demi menafkahi ibunya di kampung. Ia gugur sebagai tulang punggung keluarga.
Rabu, 10 Desember 2025 - 18:31 WIB
Kondisi dalam gedung Terra Drone setelah kebakaran
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

tvOnenews.com - Duka mendalam tengah menyelimuti keluarga korban kebakaran yang melanda gedung Terra Drone di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Hingga kini, pihak kepolisian memastikan ada 22 korban jiwa yang ditemukan terdiri dari 15 perempuan dan 7 laki-laki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu kisah paling menyayat hati datang dari seorang karyawati bernama Pariyem (25) perempuan muda asal Lampung yang menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam peristiwa tragis tersebut.

Siapa sangka, di balik kesederhanaannya, Pariyem merupakan sosok tulang punggung keluarga di kampung halamannya.

Ia merantau ke Jakarta bukan untuk bersenang-senang, melainkan demi menafkahi ibunya yang sudah lanjut usia. Sejak sang ayah meninggal dunia, beban ekonomi keluarga sepenuhnya berada di pundaknya.

“Iya, dia tulang punggung keluarga, karena bapaknya sudah enggak ada, ibunya sudah tua, sudah enggak bisa jalan jauh,” ujar Sulaiman, tetangga sekaligus pendamping kakak korban, seperti dilansir dari kanal YouTube detikcom.

Saat Gedung Terra Drone Terbakar, Teriakan Minta Tolong Tak Henti-hetinya
Saat Gedung Terra Drone Terbakar, Teriakan Minta Tolong Tak Henti-hetinya
Sumber :
  • tvOnenews - Julio

Pariyem dikenal sebagai sosok yang rajin, ramah, dan bertanggung jawab terhadap pekerjaannya. Keluarga di kampung selalu menanti kiriman uang darinya untuk kebutuhan sehari-hari.

Sebelum tragedi kebakaran yang merenggut nyawanya, Pariyem sempat memperlihatkan aktivitas terakhirnya melalui status WhatsApp.

Ia tampak sedang beristirahat dan menikmati makan siang bersama rekan kerja.

"(Status WA lagi) makan. Jam makan siang. Karena ada yang makan siang, ada yang salat. Itu pas jam makan siang,” tutur Sulaiman.

Namun, siapa sangka, unggahan sederhana itu menjadi momen terakhir yang ditinggalkan Pariyem untuk keluarga dan teman-temannya.

Tak lama setelah itu, gedung Terra Drone dilaporkan terbakar dan menimbulkan kepulan asap tebal yang membuat panik di kalangan karyawan.

Kejadian ini menyebabkan sebagian besar pekerja terjebak di lantai atas tanpa sempat menyelamatkan diri.

Jasad korban kebakaran gedung Terra Drone dibawa petugas
Jasad korban kebakaran gedung Terra Drone dibawa petugas
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

Sore harinya, saat kabar kebakaran mulai tersebar, keluarga Pariyem mencoba menghubungi ponselnya, namun tak mendapat respons.

Telepon tak diangkat, pesan tak terbaca, hingga akhirnya nomor tersebut tidak bisa dihubungi sama sekali.

Sulaiman bersama kakak Pariyem pun segera berangkat ke Jakarta dan tiba pada Rabu dini hari di RS Polri Kramat Jati, tempat para korban diidentifikasi.

"Nyampe sini subuh. Ya kondisi seperti inilah di sini. Belum ada dari pihak rumah sakit keterangan mau kapan selesainya, mau bawa pulangnya,” ujarnya.

Keluarga besar Pariyem kini hanya berharap jenazahnya bisa segera dipulangkan ke kampung halaman di Lampung untuk dimakamkan secara layak.

Namun, karena keterbatasan ekonomi, keluarga memohon bantuan dari pemerintah, khususnya Pemprov DKI Jakarta, agar dapat memfasilitasi proses pemulangan jenazah.

“Karena kami ya orang enggak punya di Lampung. Jadi kami mohon sama Gubernur DKI untuk dibantu ambulansnya lah sepenuhnya,” kata Sulaiman.

Keluarga juga menyampaikan tidak akan memperpanjang kasus ini secara hukum meski diduga ada kelalaian dalam aspek keamanan gedung.

Mereka memilih menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

“Kalau pihak keluarga itu menuntutnya cuma enggak neko-neko sih, cuma hanya ya pulangin jenazah lah, itu saja. Ya seumpamanya pihak perusahaan itu mau ngasih santunan, ya diterima dengan senang hati,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepergian Pariyem meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga di kampung halaman, tetapi juga bagi rekan-rekan kerjanya di Jakarta.

Sosok pekerja keras yang rela merantau demi menghidupi ibunya kini berpulang dalam tragedi yang menyayat hati. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri aesthetic medicine di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap perawatan berbasis teknologi yang dinilai lebih aman.
Makin Banyak Orang Tinggalkan Facelift Operasi, Ini Alasan Prosedur Minim Invasif Naik Daun

Makin Banyak Orang Tinggalkan Facelift Operasi, Ini Alasan Prosedur Minim Invasif Naik Daun

Jika sebelumnya tindakan bedah kerap menjadi pilihan utama untuk mengatasi kekenduran kulit, kini prosedur minim invasif menjadi preferensi banyak pasien.
Mulut Dilakban hingga Masih Pakai Mukena, Nenek di Cakung Datangi Kantor Polisi Ngaku Dirampok Tetangga

Mulut Dilakban hingga Masih Pakai Mukena, Nenek di Cakung Datangi Kantor Polisi Ngaku Dirampok Tetangga

Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena. 
Update! Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang: 9.200 Warga Masih Mengungsi dan 210 Posko Dibuka

Update! Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang: 9.200 Warga Masih Mengungsi dan 210 Posko Dibuka

Inilah update gempa Magnitudo 7,1 yang mengguncang Kumamoto, Jepang, pada Selasa (28/7/2026) lalu. 

Trending

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Singapura yang menjadi tim underdog membuat Vietnam wajib meraih poin penuh bagi Timnas Indonesia.
Mulut Dilakban hingga Masih Pakai Mukena, Nenek di Cakung Datangi Kantor Polisi Ngaku Dirampok Tetangga

Mulut Dilakban hingga Masih Pakai Mukena, Nenek di Cakung Datangi Kantor Polisi Ngaku Dirampok Tetangga

Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena. 
Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri aesthetic medicine di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap perawatan berbasis teknologi yang dinilai lebih aman.
Makin Banyak Orang Tinggalkan Facelift Operasi, Ini Alasan Prosedur Minim Invasif Naik Daun

Makin Banyak Orang Tinggalkan Facelift Operasi, Ini Alasan Prosedur Minim Invasif Naik Daun

Jika sebelumnya tindakan bedah kerap menjadi pilihan utama untuk mengatasi kekenduran kulit, kini prosedur minim invasif menjadi preferensi banyak pasien.
Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT