News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Niat Ingin Minta Ganti Rugi, Korban Heran Lihat Saldo Miliaran di Rekening Ayu Puspita Raib Tinggal Rp300 Ribu

Korban WO Ayu Puspita kaget lihat saldo rekening tersisa Rp300 ribu, padahal baru ada korban yang transfer jutaan rupiah tiga hari sebelumnya.
Jumat, 12 Desember 2025 - 15:02 WIB
Samuel dan Eci Korban WO Ayu Puspita
Sumber :
  • YouTube/drRichardLee

tvOnenews.com - Kasus penipuan oleh Wedding Organizer (WO) Ayu Puspita terus bergulir dan menarik perhatian publik setelah sejumlah korban kembali buka suara.

Dua di antaranya, Eci dan Samuel, menceritakan secara detail pengalaman pahit mereka di podcast dr. Richard Lee.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka bukan hanya kehilangan uang, tetapi juga mengalami trauma akibat pesta pernikahan yang berantakan tanpa catering.

Samuel, salah satu korban, menjelaskan bahwa Ayu Puspita bertanggung jawab atas dekorasi dan layanan catering dalam paket yang ia pesan.

“Kalau yang saya tahu sih dia itu pegang dekor sama cateringnya. Untuk yang lain-lainnya mungkin ambil dari luar, lempar ke vendor lain,” ujar Samuel.

Namun, sejak awal acara hingga akhir, tidak ada tanda-tanda makanan maupun dekorasi utama yang dijanjikan.

Samuel dan keluarganya mencoba mencari kejelasan dari pihak WO, tapi tidak mendapatkan jawaban pasti.

H-5 Menikah Malah Jadi Korban WO Ayu Puspita, Zahra Syok Rugi Rp 90 Juta: Lemas
H-5 Menikah Malah Jadi Korban WO Ayu Puspita, Zahra Syok Rugi Rp 90 Juta: Lemas
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/tangkapan layar yt

Ia dan istrinya hanya berharap bisa mendapatkan pengembalian dana agar persoalan cepat selesai.

"Permasalahannya, kita penginnya cepat selesai aja deh. Kalau bisa balikin uang kami, kita enggak mau perpanjang. Tapi dia enggak bisa ngomong apa-apa, berbelit doang. Dan sempat dicek juga mutasinya, ternyata tinggal Rp300 ribu. Itu kaget sih, syok juga sebenarnya,” ungkap Samuel.

Keterkejutan Samuel semakin besar karena ia mengetahui bahwa tiga hari sebelum itu masih ada korban lain yang mentransfer uang ke rekening Ayu Puspita.

“Padahal saya dapat info tiga hari sebelumnya ada korban yang sudah transfer. Enggak tahu uangnya ke mana aja,” katanya heran.

Samuel sendiri tercatat sebagai orang pertama yang melaporkan WO Ayu Puspita ke polisi. Ia mengaku mengalami kerugian sebesar Rp80 juta untuk acara pernikahannya yang gagal.

Kisah serupa juga dialami oleh Eci, korban lainnya yang mengalami kerugian lebih besar.

“Yang sudah dibayarkan Rp150 jutaan ya, karena saya ambilnya paket Rp221 juta. Jadi kecewa, trauma, karena itu momen sekali seumur hidup,” ujar Eci.

Korban WO Ayu Puspita
Korban WO Ayu Puspita
Sumber :
  • YouTube/drRichardLee

Ia menuturkan bahwa saat akad nikah, acara sempat berjalan lancar karena masih ada koordinasi dari tim WO. Namun setelah itu, situasi berubah drastis.

"Tim WO on the day-nya aja ternyata freelance, bukan orang dalam mereka. Enggak ada satupun dari pihak Ayu Puspita hadir. Padahal di perjanjian jelas, Mas Dimas, adik owner, harus standby memastikan acara berjalan lancar. Tapi dari pagi sampai malam enggak muncul sama sekali,” kata Eci dengan nada kecewa.

Selain itu, Eci juga mengungkapkan bahwa jadwal acara molor hingga setengah jam lebih, sementara makanan yang dijanjikan tidak datang juga.

“Kita akhirnya mulai aja acaranya, berharap makanannya datang. Tapi sampai selesai, catering enggak datang sama sekali,” katanya.

Kedua korban ini menjadi bagian dari ratusan pasangan pengantin yang dirugikan WO Ayu Puspita. Polisi menyebutkan bahwa total kerugian dari kasus ini mencapai Rp16 miliar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa Ayu Puspita telah ditetapkan sebagai tersangka penipuan, bersama empat orang lainnya.

“A dan satu tersangka lain berinisial D telah ditahan di Polres Metro Jakarta Utara. Tiga tersangka lainnya ditangani Polda Metro Jaya,” jelas Budi.

Ia juga menambahkan bahwa posko pengaduan korban WO Ayu Puspita telah dibuka di Polda Metro Jaya untuk menampung laporan tambahan dari para korban yang belum sempat melapor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi kini tengah memeriksa aliran dana dari rekening milik Ayu Puspita.

“Kerugian sementara mencapai Rp16 miliar, tapi kami masih sinkronkan antara jumlah yang ditransfer korban dan yang diterima tersangka,” kata Budi Hermanto. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persiapan Muktamar ke-35 NU Tembus 50 Persen, Gus Ipul: Awalnya Ragu, Kini Optimistis

Persiapan Muktamar ke-35 NU Tembus 50 Persen, Gus Ipul: Awalnya Ragu, Kini Optimistis

Persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, terus dikebut.
5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

Lima liga top Eropa atau 'Big Five' akan memulai musim 2026/2027 secara bertahap. Catat tanggal dan jam mulainya.
Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Seorang mahasiswa baru Undip Adriano Padama mendadak viral usai berani menyampaikan masalah kelangkaan beras di daerahnya kepada Mentan Andi Amran Sulaiman ...
Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Polda Metro Jaya meningkatkan kasus tewasnya Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo, dari penyelidikan ke penyidikan.
Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi maling di Pringsewu, Lampung, berinisial IM (21) yang membobol rumah kosong, mengacak-acak isinya, lalu tertidur di kamar hingga dikepung warga.
Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Pelatih Ajax Amsterdam, Michel, akhirnya buka suara soal keputusannya mencadangkan Maarten Paes. Ia memilih memberikan kesempatan kepada Marc-André ter Stegen.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT