News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Deretan Fakta Terbaru Kasus Pengeroyokan Mata Elang di Kalibata yang Sempat Viral di Media Sosial

Heboh kasus pengeroyokan mata elang di Kalibata. Kepolisian masih mendalaminya, dan dua orang Matel meninggal dunia.
Sabtu, 13 Desember 2025 - 08:34 WIB
3 Deretan Fakta Terbaru Kasus Pengeroyokan Mata Elang di Kalibata yang Sempat Viral di Media Sosial
Sumber :
  • tvOnenews/Wildan Mustofa

Jakarta, tvOnenews.com- Kasus pengeroyokan mata elang atau Matel di Kalibata yang berjumlah dua orang terus mencuri perhatian publik. Sampai-sampai kabar ini viral di media sosial.

Aksi pembakaran di kawasan TMP Kalibata, Kamis, 11 Desember 2025 akibat kasus pengeroyokan dua mata elang hingga tewas
Aksi pembakaran di kawasan TMP Kalibata, Kamis, 11 Desember 2025 akibat kasus pengeroyokan dua mata elang hingga tewas
Sumber :
  • tvOneNews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantaran, salah satu mata elang yang dikeroyok diduga awalnya masih selamat. Namun, satunya tewas di tempat.

Sejauh ini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus pengeroyokan mata elang hingga menyampaikan kabar terbarunya.

Berikut 3 Deretan Fakta Terbaru Kasus Pengeroyokan mata elang di Kalibata, antara lain: 

1. Dua Mata Elang Meninggal Dunia

Kabar terbaru yang disampaikan Polisi atas kasus pengeroyokan mata elang di Kalibata, kalau keduanya telah dinyatakan meninggal dunia.

Penagih hutang atau mata elang (matel) terjadi di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis malam, 11 Desember 2025. 

3 Deretan Fakta Terbaru Kasus Pengeroyokan Mata Elang di Kalibata yang Sempat Viral di Media Sosial
3 Deretan Fakta Terbaru Kasus Pengeroyokan Mata Elang di Kalibata yang Sempat Viral di Media Sosial
Sumber :
  • tvOnenews/Wildan Mustofa

Pihak kepolisian menyebut utang sepeda motor menjadi penyebabnya. Tak disangka satu orang yang dibawa ke Rumah Sakit pun meninggal dunia.

"Kedua orang yang bertugas sebagai mata elang ini dianiaya dan dikeroyok sampai satu meninggal di tempat dan satu lagi meninggal di rumah sakit," ujar Nicolas, dikutip dari Antara, Sabtu (13/12).

2. Dikeroyok 100 Orang 

Kasus pengeroyokan dua matel di Kalibata tersebut tidak dilakukan hanya sekelompok orang. Namun dikatakan jumlahnya sudah puluhan lebih.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, saat meninjau tempat kejadian perkara (TKP) malam hari.

"Kami sampaikan bahwa hari ini ada kejadian pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan luka berat, karena dilakukan oleh yang masih dalam lidik ya. Akibat dari itu yang korban ini mempunyai teman-teman kurang lebih 80 sampai 100 orang tiba-tiba datang,” ungkap Nicolas kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. 6 Orang Tersangka 

Atas kasus ini, Nicolas menegaskan pihaknya bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih melakukan pengembangan untuk menelusuri peran tiap pelaku. Polisi memastikan kasus ini akan diproses secara hukum.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai sekarang belajar mengamalkan amalan rezeki ini. Sangat mudah dan dianjurkan langsung Ustaz Khalid Basalamah.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT