News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sakit Hati Rumahnya Hancur hingga Diusir, Nenek Elina Tolak Santunan Beras dan Uang dari Ormas Madas Viral

Sebuah rekaman video memperlihatkan perwakilan dari Ormas Madas menawarkan santunan kebutuhan pokok kepada nenek Elina Wijayanti (80) viral di media sosial.
Minggu, 28 Desember 2025 - 08:12 WIB
Ilustrasi anggota Ormas Madas & Potret nenek Elina Wijayanti
Sumber :
  • Kolase Istimewa & Instagram/@dpp_madasnusantara

Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah rekaman video memperlihatkan anggota Ormas Madas menemui nenek Elina Wijayanti (80) viral di media sosial.

Dalam video tersebut terlihat anggota Ormas Madas menawarkan bantuan berupa santunan beras kepada nenek Elina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Santunan tersebut sebagai kepedulian dari Ormas Madas kepada nenek Elina. Sebab aksi diduga oknum puluhan anggota Ormas Madas bersama penguasa lahan rumah, Samuel menuai kecaman publik.

"Ini kan ada santunan dari Ketua Madas DPC Balongpanggang. Alhamdulillah ada beras satu kintal," kata salah satu perwakilan dari Ormas Madas dalam video viral diunggah Instagram @heysoerabaya dikutip tvOnenews.com, Minggu (28/12/2025).

Selain beras, DPC Ormas Madas Balongpanggang, Gresik, akan memberikan santunan berupa kebutuhan pokok lainnya. Bahkan siap menggelontorkan bantuan uang untuk nenek Elina.

"Terus ada gula, ada telur, ada uangnya juga nanti saya ikut (kasih). Untuk santunan aja bukan apa-apa, untuk santunan dari Madas DPC Balongpanggang," lanjutnya.

Reaksi Nenek Elina Ditawari Santunan dari Ormas Madas

Nenek Elina Wijayanti menjadi korban oknum anggota Ormas Madas dan penguasa sengketa lahan rumah di Surabaya
Nenek Elina Wijayanti menjadi korban oknum anggota Ormas Madas dan penguasa sengketa lahan rumah di Surabaya
Sumber :
  • Istimewa

Dalam rekaman video tersebut, nenek Elina langsung menolak mentah-mentah santunan dari Ormas Madas. Hal ini mengingat rumahnya telah rata dengan tanah hingga diusir oleh oknum anggota ormas itu.

"Nggak bisa saya terima," tegas nenek Elina.

Ia terang-terangan menyampaikan alasan menolak tawaran menerima santunan tersebut. Hal ini berkaitan dengan urusan pribadi akibat rumahnya diratakan dengan tanah hingga diusir paksa oleh mereka.

Nenek Elina juga mengalami insiden diusir secara paksa oleh segerombolan mengenakan seragam Ormas Madas dan penguasa sengketa lahan rumah, Samuel.

Ketua DPP Ormas Madura Asli (Madas) Moh Taufik membenarkan ada pihaknya yang menjadi perwakilan menemui nenek Elina. Saat itu mereka turut menawarkan santunan kepada lansia tersebut.

Kata Taufik, alih-alih menerima santunan, nenek Elina menolaknya dengan alasan lebih baik diberikan kepada orang lain yang sekiranya membutuhkan bantuan beras hingga uang itu.

"Kami berikan kepada orang-orang tidak mampu karena kami bertanggung jawab secara moral," ujar Moh Taufik dikutip, Minggu.

Elina juga menyarankan agar santunan untuk orang lain diserahkan kepada Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. Sebab Cak Armuji sangat getol mengawal kasus dan membela dirinya.

Kronologi Kasus Ormas Madas Usir Paksa hingga Hancurkan Rumah Nenek Elina di Surabaya

Potret oknum anggota Ormas Madas usir paksa nenek Elina dari rumahnya di Surabaya
Potret oknum anggota Ormas Madas usir paksa nenek Elina dari rumahnya di Surabaya
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews & Istimewa

Sebelumnya sebuah video menunjukkan aksi brutal dan premanisme diduga dari Ormas Madas viral di media sosial. Segerombolan orang berseragam ormas itu mengintimidasi nenek Elina.

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji menceritakan kronologi kasus sengketa lahan rumah nenek Elina dengan penguasa lahan, Samuel diduga melibatkan oknum anggota Ormas Madas.

Armuji menjelaskan cikal kasus ini bermula saat puluhan orang diduga oknum anggota Madas bersama Samuel datang ke rumah nenek Elina di Dukuh Kuwukan, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya pada 4 Agustus 2025.

Ia menduga segerombolan orang dibawa Samuel sebagai tim eksekusi. Tujuannya agar penghuni rumah yakni nenek Elina segera meninggalkan lahan tersebut.

"Rumah nenek didatangi Samuel dan gerombolan orang yang mengaku sebagai eksekutor," kata Armuji melalui saluran Program Apa Kabar Indonesia Malam tvOne.

Pada saat itu, nenek Elina sebenarnya sudah mendapat peringatan. Samuel dan rombongan kembali mendatangi kediaman lansia tersebut pada 6 Agustus 2025.

Di momen inilah, nenek Elina mendapat aksi pengusiran secara paksa dari rombongan Samuel. Kata Armuji, lansia itu sempat melakukan perlawanan namun terbentur dengan umur telah berusia 80 tahun.

"Maka nenek dipaksa keluar rumah," tambah dia.

Samuel Cs bahkan kembali mendatangi rumah nenek Elina. Mereka terekam menyegel hingga menghancurkan rumah tersebut rata dengan tanah.

Kata Armuji, rumah di Kecamatan Sambikerep, Surabaya itu merupakan rumah warisan. Elina sendiri mendapat hak waris lahan tersebut sejak 2011.

Nenek Elina pun resmi melaporkan aksi pengusiran hingga perobohan rumah oleh Samuel Cs ke Polda Jawa Timur. Saat ini Satreskrim Polresta Surabaya tengah melakukan penyelidikan kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Ketua DPP Ormas Madas Taufik membantah anggotanya terlibat dalam kasus tersebut. Insiden pengusiran hingga merobohkan rumah nenek Elina bukan instruksi dari pihaknya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo minta doa dan bimbingan para ulama bagi seluruh personel Polri yang menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan,
Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Kedua putusan tersebut menyentuh dua aspek fundamental dalam hubungan antara perusahaan asuransi dan pemegang polis
Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Skateboarder muda Indonesia, Ni Wayan malana sukses mengunci satu tempat di babak final nomor Street Putri Asian Games 2026.
Kalapas hingga Kasi Keamanan Lapas Cibinong Dicopot Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Bakal Diperiksa

Kalapas hingga Kasi Keamanan Lapas Cibinong Dicopot Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Bakal Diperiksa

Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rudi Setiawan mengatakan, pejabat yang dinonaktifkan merupakan yang bertanggung jawab dalam lapas.
Kapolri Ajak Jaga Persatuan: Perbedaan Jangan Jadi Jarak Keberagaman Kekuatan Indonesia Tantangan Global Kompleks

Kapolri Ajak Jaga Persatuan: Perbedaan Jangan Jadi Jarak Keberagaman Kekuatan Indonesia Tantangan Global Kompleks

Persatuan bukan hanya fondasi kehidupan berbangsa, tetapi juga modal penting agar pembangunan dapat terus berjalan. Di tengah berbagai tantangan global, Kapolri
FIFA Buka Peluang FIFA ASEAN Cup Digelar Lagi 4 Tahun Mendatang, Begini Syaratnya

FIFA Buka Peluang FIFA ASEAN Cup Digelar Lagi 4 Tahun Mendatang, Begini Syaratnya

FIFA membuka peluang FIFA ASEAN Cup kembali digelar empat tahun lagi, tetapi masa depan turnamen masih menunggu pembahasan soal kalender bersama AFC.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT