News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Tegas Manajer Rais atas Tantangan Ayah Farel Prayoga: Kalau Dia Jual, Saya Akan Beli

​​​​​​​Perseteruan ayah Farel Prayoga dan manajer Rais memanas. Rais beri reaksi tegas atas tantangan soal keuangan, sementara Farel memilih jalur kekeluargaan.
Selasa, 6 Januari 2026 - 12:03 WIB
Manajer Rais dan Ayah Farel Prayoga
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube Reyben Entertainment / TikTok @fareluniverse

tvOnenews.com - Perseteruan antara ayah Farel Prayoga dan sang manajer, Muhammad Rais, terus menyita perhatian publik. 

Konflik yang awalnya mencuat dari polemik pengelolaan keuangan itu kini berkembang menjadi perdebatan terbuka di ruang publik, termasuk melalui podcast dan media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Farel Prayoga pun kembali menjadi sorotan luas di tengah memanasnya konflik tersebut.

ayah farel
Ayah Farel, Farel Prayoga, dan Manajer Rais. (Sumber: Kolase tvOnenews.com / TikTok @fareluniverse / Instagram @rais_simpson)

Ayah Farel Prayoga secara terbuka melontarkan tantangan kepada manajer Rais melalui akun TikTok @fareluniverse. 

Ia menilai selama ini hanya sisi buruk dirinya yang disampaikan ke publik, sementara hal-hal lain tidak diungkapkan secara utuh. Ayah Farel pun meminta agar seluruh data keuangan dibuka secara jelas.

“Jangan kamu spill yang sekiranya kamu baik saja, keburukan saya saja yang kamu spill. Itu kan sudah kamu spill semua. Terus jawabannya ada di ATM file itu print, karena kamu bisa bilang begitu ya,” ujar ayah Farel.

Tak berhenti di situ, ayah Farel Prayoga juga menantang manajer Rais untuk membuktikan pernyataannya terkait penghasilan Farel yang disebut mencapai angka fantastis. 

Ia menegaskan bahwa jika klaim tersebut tidak dapat dibuktikan, maka pernyataan itu dianggap tidak berdasar.

“Buktikan omongan kamu. Berarti kalau kamu nggak bisa buktikan omongan kamu kurang lebih dari 10 M, berarti ngomong kosong itu omongan kamu. Omong tok berarti,” tegasnya.

Menurut ayah Farel, inti persoalan terletak pada pernyataan mengenai penghasilan yang disebut-sebut mencapai sekitar Rp10 miliar. 

Ia meminta agar manajer Rais menjelaskan secara rinci sumber angka tersebut.

“Sekarang ini ya, yang jadi titik poinnya itu buktikan dululah. Buktikan yang awal dari masalah, ya akar masalah ini semua. Akarnya itu dari perkataanmu soal penghasilan yang kurang lebih 10 M dan juga banyaklah yang demi keluarga,” lanjutnya.

Ayah Farel kembali menekankan agar seluruh penghasilan Farel Prayoga dibuka secara transparan ke publik. 

Ia menilai klaim angka Rp10 miliar terlalu jauh dari kenyataan jika tidak disertai bukti yang jelas.

“Sekarang intinya itu, tolonglah kamu buktikan. Kan sudah kamu spill semua keburukan saya, sudah pada tahu kan. Sekarang ini buktikan. Saya minta tolong sama kamu, beritahu semua penghasilan Farel, juga kamu spill dari mana itu 10 M. Kalau miliaran ada miliaran, tapi kalau 10 M, eh jauh sekali nominalnya. Itu saja kamu buktikan. Sebetulnya itu akar masalahnya dari omongan kamu yang kamu bilang kurang lebih 10 M,” tuturnya.

ayah farel
Ayah Farel Prayoga. (Sumber: Kolase tvOnenews.com / TikTok @fareluniverse)

Situasi yang semakin memanas tersebut akhirnya mendapat perhatian dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA). 

Pada 4 Januari 2026, Farel Prayoga dan manajernya memberikan keterangan khusus terkait huru-hara tersebut dengan pendampingan Hagistio Pradika, S.Pd., Wakil Ketua Komnas PA DKI Jakarta. Video pernyataan itu diunggah melalui kanal YouTube Reyben Entertainment.

Dalam kesempatan itu, awak media menanyakan langsung kepada Farel Prayoga terkait kemungkinan membawa persoalan ini ke ranah hukum.

 Menanggapi hal tersebut, Farel dengan tegas menyatakan tidak ingin konflik tersebut berujung pada proses hukum.

“Pastinya enggak sih ya. Aku sebagai anaknya pasti ingin diselesaikan secara keluarga cuma enggak tahu mereka gimana,” kata Farel Prayoga.

Sementara itu, manajer Rais juga memberikan pernyataan tegas menanggapi tantangan dan tekanan yang ia terima. 

Ia mengaku mulai merasa risih dengan situasi yang terus berkembang dan menyebut siap menghadapi langkah apa pun jika konflik ini terus berlanjut.

manajer rais
Manajer Rais, Farel Prayoga, dan Hagistio Pradika, S.Pd., Wakil Ketua Komnas PA DKI Jakarta. (Sumber: YouTube Reyben Entertainment)

“Tapi saya sudah mulai risih juga kalau dia cara dia seperti itu. kalau memang saya harus kasih dia pelajaran, kalau mungkin kemarin dia masuk penjara kemarin enggak jera mungkin kali ini mungkin bisa buatefek jera mungkin, saya akan layani. Kalau dia jual saya akan beli,” tegas Rais.

Rais juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menyampaikan situasi tersebut kepada Farel Prayoga dan meminta izin sebelum memberikan respons ke publik.

“Saya sudah ngomong ke Farel. Farel Om Rais minta izin karena dia sudah mulai duluan dan Farel sudah izin karena mereka yang duluan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rais menegaskan bahwa konflik ini telah mengganggu kehidupan pribadinya. Ia menyebut dampak yang dirasakan tidak hanya pada dirinya, tetapi juga keluarga dan lingkaran sosialnya.

“Jadi kalau dia enggak berhenti, saya terganggu. saya punya keluarga, saya punya teman-teman ya di situ menjadi corotan ya gitu ya. Karena selama ini saya enggak pernah sama orang,” katanya.

Rais bahkan menyinggung soal nomor telepon pribadinya yang tidak pernah berubah sejak lama sebagai bukti bahwa dirinya tidak pernah memiliki masalah dengan siapa pun sebelumnya.

“Bayangin ya saya nomor HP saya ini itu dari SMP saya enggak pernah ganti. Otomatis saya enggak pernah punya masalah dengan orang ya. Ayah Farel sudah 47 nomornya,” ucapnya.

Hingga kini, polemik antara ayah Farel Prayoga dan manajer Rais masih terus bergulir dan menyedot perhatian publik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keterlibatan Komnas PA menegaskan bahwa konflik ini tidak hanya dipandang sebagai persoalan internal semata, tetapi juga menyangkut perlindungan hak dan masa depan Farel Prayoga sebagai anak yang tengah meniti karier di industri hiburan.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menpora Erick Thohir Buka Peluang Naturalisasi Atlet Cabor Selain Sepak Bola

Menpora Erick Thohir Buka Peluang Naturalisasi Atlet Cabor Selain Sepak Bola

Erick Thohir menyebut pemerintah membuka peluang naturalisasi bagi atlet dari seluruh cabang olahraga demi meningkatkan prestasi Indonesia di level internasional.
ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

Sebanyak 786 personel Polri disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung di Kabupaten Gorontalo pada 20-25 Juni 2026.
Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Adalah Riko Simanjuntak, Alfriyanto Nico Saputro dan Hansamu Yama yang hengkang setelah kontrak dengan Persija selesai. 
Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan rencana penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi diantaranya jenis Pertamax.
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Gorontalo Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk 20 Anak

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Gorontalo Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk 20 Anak

Menyambut momentum bersejarah Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo bergerak nyata dalam memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat.
Penelitian Ungkap Hubungan Penampilan dan Kepercayaan Diri

Penelitian Ungkap Hubungan Penampilan dan Kepercayaan Diri

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa cara seseorang memandang dirinya melalui pakaian yang dikenakan memiliki hubungan erat dengan tingkat kepercayaan diri.

Trending

ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

Sebanyak 786 personel Polri disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung di Kabupaten Gorontalo pada 20-25 Juni 2026.
Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan rencana penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi diantaranya jenis Pertamax.
Menpora Erick Thohir Buka Peluang Naturalisasi Atlet Cabor Selain Sepak Bola

Menpora Erick Thohir Buka Peluang Naturalisasi Atlet Cabor Selain Sepak Bola

Erick Thohir menyebut pemerintah membuka peluang naturalisasi bagi atlet dari seluruh cabang olahraga demi meningkatkan prestasi Indonesia di level internasional.
Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Adalah Riko Simanjuntak, Alfriyanto Nico Saputro dan Hansamu Yama yang hengkang setelah kontrak dengan Persija selesai. 
Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR RI menggelar Rapat RDPU bersama para kepala desa dan perangkat desa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kemuning, Indragiri Hilir, Riau.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT