Tips Atasi Akun ASN Digital yang Gagal Masuk
- bkpsdm.pasangkayukab.
Jakarta, tvonenews.com- Pemerintah terus melakukan transformasi pelayanan kepagawaian di indonesia. Salah satu yang diupayakan yaitu sistem ASN Digital.
- ist
Pelayanan kepegawaian ASN Digital ini dibuat untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan aparatur sipil negara atau ASN.
Transformasi ini dibuat Pemerintah sebagai langkah penting yang diterapkan. Kegiatan yang melakukan aktivasi Multi-Factor Authentication (MFA) pada sistem ASN Digital BKN.
Sebagaimana diketahui, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mewajibkan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk mengaktifkan fitur Multi-Factor Authentication (MFA) pada akun masing-masing di platform ASN Digital.
- bkpsdm.pasangkayukab.
"Kebijakan yang diterapkan sebagai langkah penguatan keamanan guna melindungi data dan sistem informasi, terutama karena BKN mengelola berbagai data kepegawaian yang bersifat penting dan sensitif," dikutip dari antara.
Lantas, bagaimana cara mengatasi akun ASN Digital yang gagal masuk atau tidak bisa masuk?
Ada beberapa catatan yang disampaikan untuk penggunaan ASN Digital ini, mengutip dari laman resmi bkpsdm.pasangkayukab pada Kamis (8/1). Seluruh ASN saat mulai dari saat MFA aktif, setiap kali login ke ASN Digital, Anda harus memasukkan username + password + kode OTP dari aplikasi autentikator.
Kemudian, jika kode OTP muncul “invalid” atau tidak bisa login, periksa zona waktu HP, atau coba logout dan login ulang anda.
Perlu diketahui juga, saat semua langkah gagal atau tidak muncul QR code. Maka Anda perlu bisa menghubungi BKPSDM untuk reset MFA atau bantuan pemulihan.
Sebagai tambahan informasi, anda perlu tahu setelah MFA berhasil diaktifkan, setiap kali PNS mengakses layanan di Portal ASN Digital, seperti MyASN atau Layanan Kinerja, langkah login yang harus dilakukan adalah:
• Memasukkan username dan password
• Membuka aplikasi Google Authenticator di ponsel
• Memasukkan kode OTP terbaru yang muncul ke kolom One-time code saat login
Saat MFA aktif, akses akun menjadi lebih aman dan risiko penyalahgunaan data dapat diminimalkan.(klw)
Load more